Layanan dan Biaya Rawat Inap di Rumah Sakit JMC

Rumah Sakit JMC

Rumah Sakit JMC (Jakarta Medical Center) termasuk salah satu rumah sakit yang memiliki layanan unggulan untuk pasien hipertensi dan hemodialisa.

Rumah Sakit JMC beralamat di Jalan Warung Buncit Raya Nomor 15, Pancoran, Jakarta Selatan dan mulai beroperasi pada tanggal 15 November 1993.

Gak hanya dikhususkan untuk merawat pasien hipertensi dan hemodialisa saja, Rumah Sakit JMC juga punya beberapa poliklinik yang cukup lengkap, mulai dari poliklinik bedah, jantung, saraf, gigi, hingga patologi.

Agar lebih lengkap, simak ulasannya berikut ini, ya!

Fasilitas dan poliklinik di Rumah Sakit JMC

Fasilitas yang dimiliki Rumah Sakit JMC pun cukup lengkap, mulai dari ambulans, instalasi rawat inap, Instalasi bersalin, hingga farmasi. Sedangkan untuk poliklinik, rumah sakit saty ini memiliki setidaknya 18 poliklinik, yaitu:

  1. Poliklinik bedah
  2. Poliklinik jantung dan pembuluh darah
  3. Poliklinik penyakit kulit dan kelamin
  4. Poliklinik Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru)
  5. Poliklinik saraf
  6. Dokter umum
  7. Poliklinik gigi umum
  8. Poliklinik gigi spesialis
  9. Poliklinik anak
  10. Poliklinik mata
  11. Poliklinik penyakit dalam
  12. Poliklinik kedokteran jiwa
  13. Poliklinik kedokteran fisik dan rehabilitasi
  14. Poliklinik THT
  15. Poliklinik Anestesiologi dan Terapi Intensif
  16. Poliklinik Kandungan dan Kebidanan (Obgyn)
  17. Poliklinik Radiologi
  18. Poliklinik Patologi

Selain poliklinik yang lengkap, Rumah Sakit JMC juga memiliki layanan laboratorium yang canggih untuk membantu mendiagnosa penyakit serta melihat risiko penyakit yang bisa dihindari sejak dini.

Rumah sakit ini juga menyediakan layanan medical check up untuk memeriksa kesehatan tubuh secara rutin. 

Harga kamar rawat inap di Rumah Sakit JMC

Selain fasilitas dan layanan poliklinik yang lengkap, Rumah Sakit JMC juga menyediakan kamar rawat inap yang lengkap untuk semua kelas, mulai dari suite room hingga kelas III.

Dilansir dari laman Sinarmas.co.id, berikut harga terbaru kamar rawat inap di Rumah Sakit JMC.

Kelas kamar Harga kamar
Suite Room Rp1,497 juta per hari
SVIP Rp1 juta per hari
VIP Rp950 ribu per hari
Kelas Utama G Rp700 ribu per hari
Kelas Utama F Rp670 ribu per hari
Kelas Utama E Rp650 ribu per hari
Kelas Utama D Rp630 ribu per hari
Kelas Utama C Rp600 ribu per hari
Kelas Utama B Rp575 ribu per hari
Kelas Utama A Rp525 ribu per hari
Kelas I Rp325 ribu per hari
Kelas II Anak Rp275 ribu per hari
Kelas II Dewasa Rp225 ribu per hari
Kelas III Rp125 ribu per hari

Untuk informasi lengkap soal harga, kamu bisa langsung menghubungi customer service di 021 7980888 atau dengan mengunjungi laman rsjmc.com.

Rekanan asuransi di Rumah Sakit JMC

Rumah Sakit JMC juga bekerja sama dengan beberapa asuransi kesehatan yang bisa kamu pilih. Berikut beberapa keunggulan dari asuransi yang bekerja sama dengan rumah sakit satu ini.

1. Asuransi kesehatan Sinar Mas

Asuransi kesehatan Sinar Mas terkenal dengan preminya yang cukup terjangkau. Bahkan, salah satu produk asuransi kesehatannya ada yang dibanderol dengan harga Rp1.200 per hari. 

Saat kamu bepergian ke luar negeri, asuransi kesehatan Sinar Mas juga tetap bisa digunakan untuk mengcover biaya pengobatanmu, lho!

Keunggulan lain dari asuransi Sinar Mas yakni terdapat manfaat mempelajari polis selama 15 hari. Jadi, jika tidak sesuai, maka dana kamu bisa tetap dikembalikan tanpa dikenai biaya apapun. 

Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa langsung mengunjungi situs resmi Sinar Mas di sinarmas.co.id, ya!

2. Asuransi Avrist

Asuransi kesehatan Avrist juga memiliki harga premi yang cukup terjangkau dengan manfaat yang banyak. 

Asuransi ini bisa memberikan penggantian biaya perawatan sesuai dengan tagihan pengobatan secara cashless atau reimbursement baik di rumah sakit dalam negeri maupun luar negeri. 

Beberapa keunggulan dari asuransi Avrist, seperti:

  1. Harga premi yang terjangkau dan bisa dibayar secara bulanan atau tahunan.
  2. Adanya pilihan penggantian biaya rawat inap hingga Rp2,5 juta per hari setelah polis diterbitkan.
  3. Penggantian biaya rumah sakit dalam negeri dan luar negeri.
  4. Adanya fasilitas pelengkap BPJS Kesehatan dengan santunan harian diberikan hingga Rp1 juta per hari.
  5. Fasilitas pembayaran klaim secara cash less dan reimbursement.
  6. Perawatan di rumah sakit tinggal menunjukan kartu Avrist Sehati saja.

3. Asuransi Cigna

Salah satu keunggulan asuransi kesehatan Cigna yaitu terdapat fasilitas speedy claim, di mana klaim bisa dilakukan maksimal 30 menit untuk rawat inap dengan nilai maksimal sebesar Rp10 juta.

Asuransi ini juga beroperasi di 30 negara, sehingga saat kamu bepergian ke luar negeri, kamu bisa menggunakannya. Salah satu manfaat dari polis Cigna EaziHealth, yaitu:

  • Memberikan jaminan biaya rawat inap dan pembedahan dengan metode cashless.
  • Manfaat yang diterima karena sakit atau kecelakaan yakni Rp300 ribu per hari.
  • Manfaat pembedahan yang diterima, yakni Rp3 juta per tindakan.
  • Klaim bisa dilakukan secara cashless atau reimbursement.

4. Asuransi Allianz 

Beberapa kelebihan jika kamu memilih asuransi kesehatan Allianz di antaranya:

  • Terdapat polis yang bisa menanggung pengidap HIV/AIDS.
  • Rumah sakit rekanan tersebar luas di dalam negeri dan beberapa negara yang sudah bekerja sama.
  • Terdapat 15 polis asuransi kesehatan yang sangat membantu berbasis konvensional maupun syariah.

Salah satu produk yang bisa kamu pilih yakni Allisya Care (Syariah). Asuransi Allianz syariah ini memiliki manfaat dasar untuk rawat inap, rawat jalan, rawat gigi, kemoterapi, hemodialisis, hingga biaya pemakaman dan semuanya dikelola secara syariah.

Ada juga produk bernama Smartmed Cancer yang memberikan proteksi dasar dari risiko terkena penyakit kanker. 

Jika tertarik, kamu bisa langsung menghubungi CS Allianz atau mengunjungi website Allianz, ya!

5. Asuransi AXA Mandiri

Salah satu keuntungan memilih asuransi kesehatan AXA Mandiri yakni produknya bisa dibeli secara online. Jadi untuk kamu yang memiliki jadwal padat, gak perlu ke kantor cabang jika ingin membeli produk AXA Mandiri. 

Manfaat yang bisa kamu peroleh dengan asuransi kesehatan AXA Mandiri yakni menanggung pre-existing condition, yakni memberikan pertanggungan untuk penyakit yang sudah ada sebelumnya. 

Kamu juga bisa langsung mendapatkan asuransi kesehatan AXA Mandiri tanpa harus melakukan medical check up terlebih dahulu. 

AXA Mandiri juga menggunakan metode penggantian berupa reimbursement dan cashless.

Pentingnya asuransi kesehatan 

Seperti yang kita bahas di atas, kita tak pernah tahu apa masalah kesehatan yang bisa saja diidap di masa mendatang. Nah di sinilah kita perlu menyediakan sebuah bantalan untuk jaga-jaga. Caranya bagaimana? Salah satunya dengan asuransi kesehatan

Cara kerja asuransi kesehatan sebenarnya sederhana, setiap nasabah mesti membayarkan premi ke pihak perusahaan asuransi. Kemudian, pihak perusahaan akan mengelola dana tersebut sehingga saat ada salah satu nasabah jatuh sakit, perusahaan dapat meng-cover biayanya.

Adapun manfaat utamanya mencakup biaya rawat inap, rawat jalan, pembedahan, dan medical check-up. Sementara manfaat tambahan (rider) meliputi melahirkan, perawatan gigi, dan mata.

Sementara premi asuransi kesehatan murah atau mahal, tergantung pada usia, pekerjaan, dan limit pertanggungan. Namun berbeda dengan BPJS Kesehatan, kita bisa lebih fleksibel memilih premi yang diinginkan, pertanggungan, dan rumah sakit. 

Lantas, apakah perlu memiliki asuransi kesehatan? 

Asuransi kesehatan penting, karena pada tahun 2018 saja, inflasi biaya rumah sakit mencapai 11 persen. Artinya, misal pada tahun sebelumnya biaya kesehatan rawat inap di rumah sakit berkisar Rp500 ribuan per hari, maka nominalnya akan naik menjadi Rp555 ribu di tahun 2018. Angka tersebut akan terus meningkat di tahun selanjutnya.

Nah, daripada menghabiskan tabungan atau investasi untuk biaya medis, asuransi akan membantu cashflow nasabah menjadi lebih aman. Lifepal akan membantu kamu menemukan keputusan yang tepat terkait asuransi.

Tips memilih asuransi kesehatan terbaik

Dengan ratusan pilihan polis dan brand, calon nasabah perlu lebih cermat memilih manfaat asuransi kesehatan yang dibeli. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli proteksi kesehatan: 

1. Metode klaim cashless

Dengan sistem klaim cashless nasabah bisa datang ke rumah sakit bermodal kartu peserta asuransi kesehatan saja. Artinya, nasabah tidak perlu mengeluarkan dana terlebih dahulu untuk mendapatkan perawatan medis. 

Contohnya adalah rekomendasi pilihan di atas yaitu Allianz, AXA Mandiri, Prudential, Manulife, BCA, BNI Life, dan Cigma semuanya memiliki manfaat asuransi cashless dan reimbursement.

2. Menanggung biaya rawat jalan

Biaya perawatan pra dan pasca rawat inap tidaklah murah. Untuk itu, sebaiknya pilih yang menanggung biaya rawat jalan tersebut. Dari rekomendasi Lifepal, Asuransi kesehatan AXA Mandiri, Cigna, dan Manulife menanggung biaya rawat jalan sebagai manfaat dasar asuransi. 

3. Manfaat pengembalian premi

Beberapa asuransi juga menawarkan pengembalian premi atau no claim bonus apabila tidak ada klaim hingga masa polis berakhir. Umumnya 20-100 persen dari total premi yang telah dibayarkan.

4. Manfaat Coordination of Benefit (CoB) 

Dengan manfaat Coordination of Benefit (CoB), jika asuransi BPJS tidak mencakup semua biaya perawatan, maka kita bisa mengajukan kekurangannya pada asuransi swasta.

Saat ini, ada 11 perusahaan asuransi swasta yang bersedia jalankan koordinasi klaim dengan BPJS, yaitu asuransi kesehatan Avrist, Arthagraha General Insurance, Astra Buana, Mega, CAR, Takaful Keluarga, Bina Dana Arta, Sinarmas MSIG, Generali Indonesia, Tugu Pratama, dan Multi Artha Guna (MAG). 

5. Manfaat Pertanggungan Pre-Existing Condition

Pre-existing condition adalah kondisi di mana calon nasabah sudah menderita penyakit tertentu saat mendaftar asuransi. Sebagian besar produk mengecualikan hal ini dalam klaim, tetapi ada yang tidak mengecualikannya dengan atau tanpa syarat. Salah satunya adalah polis Maestro Optima Care dari AXA.

6. Limit/plafon sesuai premi

Plafon yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan memang sekilas terkesan besar. Misal uang pertanggungan Rp20 juta terkesan banyak saat ini. Namun, di tahun-tahun mendatang dengan kenaikan biaya medis 7-15 persen, nilai pertanggungan tersebut akan berkurang.

Jika memungkinkan, sebaiknya pilih yang menanggung biaya medis sesuai tagihan rumah sakit (as charged), seperti Manulife, Prudential, dan BNI Life.

7. Iuran premi sesuai dengan penghasilan

Meski proteksi kesehatan sangatlah penting, calon nasabah tetap harus memastikan keuangannya tetap terjaga. Oleh karena itu, pastikan premi tidak kemahalan apalagi melebihi kemampuan. Standarnya alokasi asuransi minimal sekitar 3-5 persen dari penghasilan.

8. Beli melalui broker asuransi

Broker yang telah terdaftar resmi dapat membantu nasabah mengajukan klaim. Ingat, ketika sedang mengalami risiko medis, pengajuan klaim bisa saja sulit dilakukan sendiri.

Belum lagi jika pengajuan klaim nasabah ditolak karena alasan tertentu. Broker asuransi seperti Lifepal dapat sangat membantu dalam mengatasi masalah klaim tersebut.