
Rumah sakit BMC merupakan rumah sakit terbaik di Kota Bogor. Memiliki layanan kesehatan yang lengkap, didukung tenaga medis terbaik, menjadi kelebihan dari Rumah Sakit BMC Mayapada Hospital Bogor.
Di awal berdiri, rumah sakit ini menggunakan nama Bogor Medical Centre atau dikenal dengan Rumah Sakit BMC. Ada 14 dokter spesialis di balik berdirinya Rumah Sakit BMC.
Berlandaskan keinginan memiliki rumah sakit megah dan lengkap di Kota Bogor, saat ini Rumah Sakit BMC memiliki 82 dokter spesialis dan dokter gigi, dari 36 bidang spesialis. Pada November 2018, Rumah Sakit BMC diubah menjadi BMC Mayapada Hospital Bogor, hingga saat ini.
Berada di bawah naungan Mayapada Healthcare Center, Rumah Sakit BMC memiliki beberapa layanan unggulan, seperti spesialis jantung dan pembuluh darah, pencernaan, ginjal dan radiologi.
Memiliki visi sebagai tempat tujuan pelayanan kesehatan yang unggul dalam kualitas pelayanan, tak salah jika rumah sakit ini ditunjang dengan fasilitas kesehatan dan teknologi terbaru yang canggih.
Seperti disebutkan sebelumnya, rumah sakit yang berlokasi di Jalan Pajajaran Indah V No. 97, Baranangsiang, Kota Bogor ini mempunyai 17 bidang spesialis, dengan spesialis unggulan seperti katerisasi jantung dan otak.
Rumah Sakit BMC juga mempunyai fasilitas endoskopi saluran cerna, cuci darah, medical check up, juga fisioterapi dan terapi wicara.
Di masa pandemi Covid-19, meski masuk era new normal, rumah sakit BMC Mayapada Hospital tetap memberlakukan layanan home service. Layanan ini dibuat untuk membantu pasien agar tetap di rumah namun tetap bisa berobat.
Layanan home service yang ada di Rumah Sakit BMC antara lain:
Selain itu, Rumah Sakit BMC juga menyediakan layanan gratis PCR Swab khusus pasien rawat inap kelas 1 ke atas dengan tindakan minimal Rp10 juta. Layanan ini berlaku sampai 31 Desember 2020.
Berikut rincian tarif kamar rawat inap per malam di Rumah Sakit BMC.
Sebagai informasi, tarif tersebut hanya untuk kamar saja. Sedangkan untuk jasa konsultasi dokter, rumah sakit ini mempunyai patokan sendiri mulai dari Rp148 ribu – Rp250 ribu per kunjungan.
Selain ruang rawat inap, Rumah Sakit BMC juga dilengkapi dengan ruang bedah, ruang bersalin dan ruang bayi, ICU, dan juga lantai khusus ruang rawat ibu dan anak.
Harga kamar di atas bisa berubah sewaktu-waktu tergantung dari kebijakan rumah sakit. Maka, agar lebih jelas lagi kamu bisa hubungi informasi Rumah Sakit BMC Mayapada Hospital.
Berikut beberapa asuransi yang bisa digunakan di Rumah Sakit BMC Bogor
Asuransi Kesehatan Prudential adalah produk asuransi dari Prudential Indonesia. Perusahaan asal Inggris yang telah berusia ratusan tahun ini populer dengan produk asuransi jiwa plus investasi (unit link).
Produk Asuransi Kesehatan Prudential memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi individu, keluarga, maupun karyawan. Tersedia manfaat pembayaran tagihan rumah sakit untuk rawat inap, rawat jalan, tindakan bedah serta beberapa manfaat lainnya.
Meski Manulife dikenal sebagai perusahaan asuransi jiwa, tapi ada juga produk asuransi kesehatan Manulife. Bahkan bisa untuk seluruh anggota keluarga.
Manfaat yang diperoleh nasabah adalah pertanggungan rawat inap rumah sakit di Indonesia dan Malaysia dengan tarif Rp500 ribu, Rp1 juta, Rp2 juta dan Rp3 juta.
Sedangkan untuk rawat inap di luar dua negara tadi sebesar Rp3 juta, Rp6 juta, dan Rp9 juta. Manulife juga memberi manfaat untuk biaya kamar ICU, kunjungan dokter, pembedahan, biaya akomodasi pendamping dan penyuluhan psikologis.
Asuransi Kesehatan Cigna adalah produk asuransi yang menjamin biaya perawatan di fasilitas kesehatan dari PT Asuransi Cigna. Perusahaan asal Amerika Serikat ini telah melayani nasabah di Indonesia sejak 1990.
Beberapa manfaat yang ditawarkan oleh Cigna mulai dari rawat inap, pembedahan, penyakit kritis, hingga manfaat tambahan seperti perawatan gigi, rawat jalan, dan jaminan persalinan untuk nasabah individu, keluarga, hingga karyawan perusahaan.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan, biaya kesehatan di Indonesia mengalami kenaikan hingga 12,6%. ANgka ini jauh lebih tinggi dari kenaikan rata-rata negara ASEAN lainnya yang berada di kisaran langka 10%. Mahalnya biaya kesehatan akan makin terasa kala pasien harus menjalani rawat inap.
Tingginya biaya kesehatan sayangnya gak dibarengi dengan kesadaran masyarakat Indonesia untuk memiliki asuransi kesehatan maupun jiwa. Padahal dengan memiliki asuransi,mahalnya biaya kesehatan bisa ditekan. Dan, pasien gak harus mengeluarkan uang dari kantong sendiri.
Beberapa manfaat yang bisa didapat dari asuransi kesehatan, antara lain:
Dengan menggunakan asuransi kesehatan, kamu gak lagi merasa was-was jika satu saat menghadapi risiko dan harus ke rumah sakit. Karena semua biaya bisa di-cover perusahaan asuransi.
Peran lain yang bisa digantikan asuransi kesehatan adalah sebagai dana darurat untuk risiko kesehatan. Jika risiko yang dihadapi bisa di-cover oleh BPJS, maka asuransi uang pertanggungan dari asuransi bisa kamu gunakan untuk hal lain di luar biaya rumah sakit.
Kalau gak punya asuransi, kamu harus membuka pos anggaran lain untuk menutupi biaya berobat ke rumah sakit. Sudah pasti hal ini membuat kebutuhan lain jadi terganggu.
Intinya memiliki asuransi adalah penting. Terlebih jika melihat lagi inflasi biaya rumah sakit yang tiap tahun persentase kenaikannya cukup tinggi.
Meski begitu, kamu juga harus cermat memilih asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan. Pastikan kamu memilih asuransi terbaik dengan manfaat banyak dan tepat dan proses klaim yang gampang.
Meski saat ini masyarakat Indonesia diwajibkan memiliki BPJS untuk proteksi kesehatan, namun untuk memiliki asuransi kesehatan di luar itu sama pentingnya. Sebab, asuransi pendamping ini bisa untuk menutup biaya yang gak dijamin oleh BPJS.
Kesadaran masyarakat yang perlahan mulai naik terhadap pentingnya asuransi, membuat banyaknya produk perlindungan kesehatan dengan kelebihannya masing-masing.
Bahkan, nilai premi pun sangat kompetitif saat ini. Nah, besar kecilnya premi ini berpengaruh langsung terhadap manfaat yang kamu terima. Kamu pun harus paham betul dalam memilih asuransi yang tepat dan sesuai kebutuhan dengan manfaat yang maksimal.
Biar gak bingung, Lifepal siapkan beberapa tips dalam memilih asuransi kesehatan terbaik di bawah ini :
Dengan sistem klaim cashless nasabah bisa datang ke rumah sakit bermodal kartu peserta asuransi kesehatan saja. Artinya, nasabah tidak perlu mengeluarkan dana terlebih dahulu untuk mendapatkan perawatan medis.
Contohnya adalah rekomendasi pilihan di atas yaitu Manulife yang memiliki manfaat asuransi cashless dan reimbursement.
Biaya perawatan pra dan pascarawat inap tidaklah murah. Untuk itu, sebaiknya pilih yang menanggung biaya rawat jalan tersebut. Dari rekomendasi Lifepal, Asuransi kesehatan Cigna dan Manulife menanggung biaya rawat jalan sebagai manfaat dasar asuransi.
Beberapa asuransi juga menawarkan pengembalian premi atau no claim bonus apabila tidak ada klaim hingga masa polis berakhir. Umumnya 20-100 persen dari total premi yang telah dibayarkan.
Dengan manfaat Coordination of Benefit (CoB), jika asuransi BPJS tidak mencakup semua biaya perawatan, maka kita bisa mengajukan kekurangannya pada asuransi swasta.
Saat ini, ada 11 perusahaan asuransi swasta yang bersedia jalankan koordinasi klaim dengan BPJS, yaitu asuransi kesehatan Avrist, Arthagraha General Insurance, Astra Buana, Mega, CAR, Takaful Keluarga, Bina Dana Arta, Sinarmas MSIG, Generali Indonesia, Tugu Pratama, dan Multi Artha Guna (MAG).
Pre-existing condition adalah kondisi di mana calon nasabah sudah menderita penyakit tertentu saat mendaftar asuransi. Sebagian besar produk mengecualikan hal ini dalam klaim, tetapi ada yang tidak mengecualikannya dengan atau tanpa syarat.
Plafon yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan memang sekilas terkesan besar. Misal uang pertanggungan Rp20 juta terkesan banyak saat ini. Namun, di tahun-tahun mendatang dengan kenaikan biaya medis 7-15 persen, nilai pertanggungan tersebut akan berkurang.
Jika memungkinkan, sebaiknya pilih yang menanggung biaya medis sesuai tagihan rumah sakit (as charged), seperti contoh di atas salah satunya adalah Manulife.
Meski proteksi kesehatan sangatlah penting, calon nasabah tetap harus memastikan keuangannya tetap terjaga. Oleh karena itu, pastikan premi tidak kemahalan apalagi melebihi kemampuan. Standarnya alokasi asuransi minimal sekitar 3-5 persen dari penghasilan.
Broker yang telah terdaftar resmi dapat membantu nasabah mengajukan klaim. Ingat, ketika sedang mengalami risiko medis, pengajuan klaim bisa saja sulit dilakukan sendiri. Belum lagi jika pengajuan klaim nasabah ditolak karena alasan tertentu.
Broker asuransi seperti Lifepal dapat sangat membantu dalam mengatasi masalah klaim tersebut.
Artikel Terkait Lainnya