Asuransi Kesehatan Selain BPJS: Perlukah Dimiliki?

8 Menit
asuransi kesehatan selain bpjs | lifepal.co.id

Asuransi kesehatan selain BPJS dapat menjadi pelengkap perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan lebih fleksibel dan manfaat yang lebih luas. BPJS Kesehatan memberikan perlindungan dasar, sementara asuransi swasta menawarkan akses rumah sakit yang lebih luas, layanan cashless, dan manfaat tambahan sesuai kebutuhan.

Asuransi kesehatan selain BPJS dapat menjadi pelengkap perlindungan kesehatan, terutama jika kamu menginginkan akses layanan yang lebih fleksibel dan manfaat yang lebih luas. Namun, perlukah memiliki asuransi kesehatan swasta jika sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan? Jawabannya bergantung pada kebutuhan, kondisi finansial, dan tingkat perlindungan yang kamu inginkan.

BPJS Kesehatan memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat Indonesia. Namun, banyak orang tetap memilih memiliki asuransi kesehatan swasta untuk mendapatkan akses rumah sakit lebih luas, layanan cashless, serta manfaat tambahan yang tidak seluruhnya ditanggung BPJS. Artikel ini akan membahas kapan asuransi kesehatan selain BPJS perlu dimiliki, perbedaannya dengan BPJS, serta rekomendasi produk yang dapat dipertimbangkan.

Apakah BPJS Kesehatan Saja Sudah Cukup?

BPJS Kesehatan memberikan perlindungan dasar yang sangat membantu masyarakat Indonesia dalam mengakses layanan kesehatan. Namun, apakah BPJS saja sudah cukup? Jawabannya bergantung pada kebutuhan masing-masing orang.

Bagi sebagian orang, BPJS mungkin sudah memadai untuk kebutuhan medis sehari-hari. Akan tetapi, jika kamu menginginkan akses ke lebih banyak pilihan rumah sakit, layanan tanpa sistem rujukan, atau perlindungan tambahan untuk perawatan tertentu, asuransi kesehatan swasta dapat menjadi pelengkap yang layak dipertimbangkan.

Tidak sedikit masyarakat yang memilih memiliki BPJS dan asuransi swasta secara bersamaan agar mendapatkan perlindungan kesehatan yang lebih optimal dan fleksibel.

Keterbatasan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan memberikan perlindungan kesehatan dasar yang sangat membantu masyarakat Indonesia. Namun, seperti halnya layanan kesehatan lainnya, BPJS memiliki sejumlah keterbatasan yang perlu dipahami agar kamu dapat menentukan apakah membutuhkan perlindungan tambahan melalui asuransi kesehatan swasta.

1. Menggunakan sistem rujukan berjenjang

Peserta BPJS Kesehatan umumnya perlu memulai pemeriksaan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebelum dirujuk ke rumah sakit atau dokter spesialis. Meskipun sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan, sebagian orang menganggapnya kurang praktis, terutama ketika membutuhkan penanganan yang lebih cepat.

2. Pilihan rumah sakit dan kelas perawatan terbatas

BPJS Kesehatan hanya dapat digunakan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan program JKN. Selain itu, kelas rawat inap yang diterima peserta juga disesuaikan dengan ketentuan kepesertaan yang berlaku, sehingga pilihan layanan yang tersedia menjadi lebih terbatas dibandingkan asuransi kesehatan swasta.

3. Cakupan obat dan tindakan medis mengikuti ketentuan yang berlaku

Tidak semua obat, tindakan medis, atau pemeriksaan kesehatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Beberapa manfaat diberikan berdasarkan indikasi medis dan mengacu pada ketentuan serta daftar layanan yang berlaku dalam program JKN.

4. Belum mencakup seluruh kebutuhan perlindungan kesehatan

Bagi sebagian orang, perlindungan dasar dari BPJS Kesehatan mungkin sudah memadai. Namun, jika kamu membutuhkan manfaat tambahan seperti layanan cashless, perlindungan di luar negeri, atau limit pertanggungan yang lebih besar, asuransi kesehatan swasta dapat menjadi pelengkap yang patut dipertimbangkan.

Mengapa Banyak Orang Memiliki BPJS dan Asuransi Swasta Sekaligus?

BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan swasta sering kali digunakan secara bersamaan karena memiliki peran yang saling melengkapi. BPJS memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat Indonesia, sedangkan asuransi swasta menawarkan manfaat tambahan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing individu.

1. Mendapatkan perlindungan kesehatan yang lebih menyeluruh

BPJS Kesehatan membantu menanggung berbagai kebutuhan medis dasar sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, asuransi kesehatan swasta dapat memberikan perlindungan tambahan, termasuk limit yang lebih besar, manfaat rawat inap yang lebih fleksibel, serta perlindungan untuk kondisi tertentu sesuai polis.

2. Memperoleh akses rumah sakit yang lebih luas

Salah satu alasan banyak orang memiliki asuransi kesehatan selain BPJS adalah akses ke jaringan rumah sakit yang lebih luas. Beberapa produk asuransi swasta juga menawarkan manfaat perawatan di rumah sakit internasional atau fasilitas kesehatan premium yang mungkin tidak tersedia melalui BPJS. Jika kamu membutuhkan perlindungan lintas negara, pertimbangkan untuk mempelajari manfaat dan cakupan asuransi kesehatan internasional sebelum memilih polis yang sesuai.

3. Menikmati layanan yang lebih fleksibel

Asuransi kesehatan swasta umumnya menawarkan layanan yang lebih fleksibel, seperti sistem cashless, pilihan kelas perawatan yang beragam, dan kemudahan memilih dokter atau rumah sakit rekanan tanpa melalui sistem rujukan berjenjang.

4. Memanfaatkan skema Coordination of Benefit (CoB)

Dalam kondisi tertentu, BPJS Kesehatan dan asuransi swasta dapat digunakan secara bersamaan melalui skema Coordination of Benefit (CoB). Melalui skema ini, BPJS bertindak sebagai penjamin utama, sementara asuransi swasta membantu menanggung selisih biaya sesuai ketentuan polis.

Perbedaan BPJS dan Asuransi Kesehatan Swasta

BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan swasta sama-sama bertujuan memberikan perlindungan finansial terhadap risiko kesehatan. Namun, keduanya memiliki perbedaan dari sisi kepesertaan, manfaat, hingga mekanisme layanan yang ditawarkan.

Di Indonesia, terdapat berbagai perusahaan yang menawarkan produk asuransi kesehatan swasta dengan manfaat yang beragam. Kamu dapat melihat beberapa contoh asuransi kesehatan swasta untuk memahami perbedaan manfaat, premi, dan cakupan perlindungan yang ditawarkan.

Rekomendasi Asuransi Kesehatan Selain BPJS Terbaik

Lifepal bekerja sama dengan sejumlah perusahaan asuransi kesehatan swasta yang menawarkan skema Coordination of Benefit (CoB) dengan BPJS Kesehatan. Dengan begitu, kamu bisa tetap menggunakan BPJS sebagai penjamin utama, lalu memaksimalkan manfaat asuransi swasta untuk menutup selisih biaya atau layanan yang tidak dijamin BPJS.

Jika kamu menginginkan perlindungan yang lebih komprehensif, ada juga beberapa pilihan asuransi kesehatan full cover yang menawarkan manfaat lebih luas, mulai dari rawat inap, rawat jalan, hingga perlindungan di dalam dan luar negeri. Berikut beberapa pilihan asuransi kesehatan selain BPJS yang bisa kamu bandingkan sesuai kebutuhan dan anggaran.

1. Asuransi kesehatan Sinar Mas

Asuransi Kesehatan Sinar Mas menawarkan polis dengan usia masuk hingga 59 tahun dan dapat diperpanjang sampai 75 tahun. Limit tahunan mulai dari Rp100 juta hingga Rp1,9 miliar, dengan cakupan manfaat medis yang luas.

Sinar Mas mendukung skema CoB dengan BPJS Kesehatan melalui dua mekanisme. Pertama, selisih biaya kenaikan kelas rawat inap, di mana BPJS Kesehatan menanggung biaya sesuai tarif INA-CBG terlebih dahulu, lalu Sinar Mas menutup selisihnya langsung ke rumah sakit.

Mekanisme ini hanya berlaku di rumah sakit rekanan yang mendukung sistem split billing. Kedua, santunan harian yang tetap bisa diklaim meski biaya perawatan sudah sepenuhnya ditanggung BPJS Kesehatan atau asuransi lain. Santunan ini diajukan melalui reimbursement dengan melampirkan kuitansi asli dan lampiran perhitungan INA-CBG dari rumah sakit.

2. Asuransi AXA Smartcare

Asuransi AXA Smartcare menawarkan usia masuk hingga 65 tahun dengan perpanjangan sampai 80 tahun, sehingga cocok bagi kamu yang ingin melindungi orang tua, karena tidak banyak polis yang memberikan opsi perpanjangan hingga usia tersebut. Jaringannya luas dengan lebih dari 7.000 rumah sakit rekanan di seluruh Indonesia, ditambah pilihan perlindungan yang dapat digunakan di dalam maupun luar negeri.

Untuk skema CoB, Asuransi Kesehatan AXA menawarkan dua pendekatan berbeda tergantung produk yang dipilih. Produk SmartCare berbasis indemnity mendukung CoB dengan BPJS Kesehatan via reimbursement, di mana AXA menanggung selisih biaya yang tidak dibayarkan BPJS sesuai ketentuan polis.

Sementara produk Smart Medicare berbasis santunan harian tetap bisa diklaim meski biaya perawatan sudah sepenuhnya ditanggung BPJS, karena manfaatnya dihitung berdasarkan jumlah hari rawat inap, bukan biaya aktual. Pengajuan klaim reimbursement wajib dilakukan dalam waktu 30 hari sejak perawatan berlangsung.

3. Asuransi MAG

Asuransi MAG hadir dengan satu produk unggulan bernama MAGNA Sehat yang memberikan perlindungan rawat inap dan rawat jalan, termasuk biaya kamar, ICU, tindakan medis, operasi, ambulans, serta perawatan gigi akibat kecelakaan. Premi mulai Rp3 jutaan per tahun dengan pilihan klaim cashless maupun reimbursement.

Polis MAGNA Sehat mendukung skema CoB dengan BPJS Kesehatan, di mana BPJS bertindak sebagai penjamin pertama dan MAG menanggung selisih biaya yang tidak dibayarkan BPJS sesuai ketentuan polis. Klaim reimbursement wajib diajukan dalam waktu 30 hari untuk perawatan di Jabodetabek, atau 60 hari untuk perawatan di luar Jabodetabek.

Selain manfaat utama, tersedia rider Santunan Harian Rawat Inap mulai Rp125.000 hingga Rp750.000 per hari (maksimal 5 hari per perawatan) sesuai plan yang dipilih.

4. Asuransi CAR life

Asuransi CAR Life hadir dengan produk Prevensia Pro Ultimate dan Prevensia Care Ultimate yang memberikan perlindungan rawat inap dan rawat jalan, termasuk biaya kamar, ICU, kunjungan dokter spesialis, tindakan pembedahan, hingga santunan meninggal dunia. Polis dapat diperpanjang hingga usia 75 tahun dengan limit tahunan hingga Rp1,5 miliar.

CAR Life mendukung skema CoB dengan BPJS Kesehatan secara cashless maupun reimbursement. BPJS berperan sebagai penjamin pertama, sementara CAR Life menanggung selisih biaya yang tidak dibayarkan BPJS sesuai ketentuan polis. Klaim reimbursement wajib diajukan paling lambat 30 hari sejak tanggal perawatan berakhir.

5. Asuransi kesehatan Roojai

Roojai adalah platform asuransi digital yang menghadirkan produk kesehatan dengan pendekatan modular, di mana kamu bisa menyesuaikan manfaat dan premi sesuai kebutuhan secara real time. Nasabah dapat memulai dari perlindungan rawat inap sebagai dasar, lalu menambahkan manfaat rawat jalan, pilihan jaringan rumah sakit, hingga wilayah pertanggungan dalam dan luar negeri.

Roojai juga menyediakan opsi co-payment dan deductible agar premi bisa lebih terjangkau, cocok bagi kamu yang mencari asuransi kesehatan murah selain BPJS. Klaim cashless tersedia di lebih dari 2.000 rumah sakit rekanan di seluruh Indonesia. Roojai mendukung skema CoB dengan BPJS Kesehatan, sehingga kamu bisa tetap memanfaatkan BPJS sebagai penjamin pertama dan menggunakan Roojai untuk menutup selisih biaya yang tidak ditanggung BPJS sesuai ketentuan polis.

Tips Memilih Asuransi Kesehatan Selain BPJS

Memilih asuransi kesehatan selain BPJS tidak bisa dilakukan hanya dengan membandingkan premi. Pastikan kamu memahami manfaat, limit pertanggungan, hingga jaringan rumah sakit yang ditawarkan agar perlindungan yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan dan kondisi finansialmu.

1. Sesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran

Pilih produk asuransi yang sesuai dengan usia, kondisi kesehatan, serta kemampuan finansial. Hindari membeli manfaat yang tidak dibutuhkan agar premi tetap efisien dan perlindungan yang didapatkan lebih optimal.

Jika budget menjadi pertimbangan utama, ada banyak pilihan asuransi kesehatan yang murah dan bagus yang tetap menawarkan manfaat perlindungan memadai, mulai dari rawat inap hingga layanan cashless di rumah sakit rekanan.

2. Perhatikan limit dan manfaat pertanggungan

Pastikan polis mencakup manfaat yang paling kamu butuhkan, seperti rawat inap, rawat jalan, tindakan bedah, hingga perlindungan penyakit kritis jika diperlukan. Perhatikan juga limit tahunan dan batas manfaat untuk setiap jenis perawatan.

3. Cek jaringan rumah sakit rekanan

Jaringan rumah sakit yang luas akan memudahkanmu mendapatkan layanan kesehatan saat dibutuhkan. Jika kamu sering bepergian atau tinggal di kota tertentu, pastikan asuransi yang dipilih memiliki rumah sakit rekanan di wilayah tersebut.

4. Pahami sistem klaim yang ditawarkan

Setiap perusahaan asuransi memiliki mekanisme klaim yang berbeda, mulai dari cashless hingga reimbursement. Pilih sistem yang paling sesuai dengan preferensi dan kebutuhanmu agar proses klaim menjadi lebih praktis.

5. Perhatikan masa tunggu dan pengecualian polis

Sebelum membeli polis, pahami ketentuan mengenai masa tunggu, kondisi yang tidak ditanggung, serta syarat dan ketentuan lainnya. Hal ini penting untuk menghindari kendala saat mengajukan klaim di kemudian hari.

Jika kamu membutuhkan perlindungan yang dapat digunakan dalam waktu singkat, ada beberapa pilihan asuransi tanpa masa tunggu yang dapat menjadi pertimbangan. Namun, pastikan kamu tetap memahami syarat dan ketentuan yang berlaku pada masing-masing produk.

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik di Lifepal

Memilih asuransi kesehatan selain BPJS yang tepat membutuhkan perbandingan yang cermat antara premi, manfaat, dan jaringan rumah sakit yang ditawarkan. Lifepal sebagai broker asuransi kesehatan di Indonesia menyediakan platform perbandingan yang memudahkan kamu menemukan produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

Tidak perlu repot menghubungi banyak perusahaan asuransi satu per satu. Cukup isi data kebutuhanmu, dan tim Lifepal akan membantu mencarikan pilihan terbaik untukmu secara gratis.

Yuk, bandingkan pilihan asuransi kesehatan terbaik secara online di Lifepal sekarang!

Pertanyaan Seputar Asuransi Kesehatan Selain BPJS

Berapa biaya asuransi kesehatan selain BPJS?

Biaya asuransi kesehatan selain BPJS bervariasi tergantung usia, manfaat, limit pertanggungan, dan perusahaan asuransi yang dipilih. Secara umum, premi asuransi kesehatan swasta dapat dimulai dari sekitar Rp200 ribuan hingga jutaan rupiah per bulan.

Apakah ada asuransi kesehatan selain BPJS yang murah?

Ya, beberapa perusahaan asuransi menawarkan produk dengan premi yang relatif terjangkau dan manfaat perlindungan dasar. Kamu juga dapat mempertimbangkan produk dengan fitur co-payment atau deductible untuk memperoleh premi yang lebih rendah sesuai kebutuhan.

Apakah ada asuransi kesehatan untuk lansia?

Ya, sejumlah perusahaan asuransi menyediakan produk yang dapat dimiliki oleh nasabah berusia lanjut. Namun, setiap produk memiliki ketentuan yang berbeda terkait batas usia masuk, masa tunggu, serta manfaat yang diberikan. Oleh karena itu, pastikan untuk membaca ketentuan polis sebelum membeli.

Apakah BPJS termasuk asuransi kesehatan?

Ya. BPJS Kesehatan merupakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh pemerintah untuk memberikan perlindungan kesehatan dasar bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Apa perbedaan asuransi cob BPJS dan double claim?

Coordination of Benefit (CoB) adalah mekanisme penggunaan BPJS Kesehatan dan asuransi swasta secara bersamaan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, double claim mengacu pada pengajuan klaim kepada lebih dari satu penjamin dengan aturan dan mekanisme yang berbeda.

Terakhir diperbarui:

22 Juli 2026

Bagikan