14 Alasan Pentingnya Asuransi untuk Masa Depan dan Keluarga

perusahaan asuransi jiwa terbaik

Banyak orang yang berpendapat bahwa membayar premi asuransi hanya menambah beban keuangan. Tapi, pertanyaannya, apa memang benar begitu?

Seandainya dianugerahi kemampuan buat melihat masa depan, kamu bakal menyadari betapa pentingnya asuransi. Sebab, asuransi akan sangat berguna dalam menghadapi risiko yang belum terjadi di masa depan, contohnya jatuh sakit atau mengalami cacat tetap. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian asuransi dan seberapa pentingnya produk tersebut dalam mengelola keuangan.

PENTING KAMU TAHU
  • Pahami dulu apa itu asuransi dan cara kerjanya. Hal ini membantu kamu menyadari pentingnya asuransi dalam hidupmu.
  • Gak semua asuransi kita butuhkan. Akan tetapi, sesuaikan dengan profil, keluarga, dan latar belakang dan harta benda yang kamu miliki.
  • Jangan pelit sama premi asuransi. Sebaiknya, hitung baik-baik berapa uang pertanggungan yang sebenarnya kamu butuhkan. Dengan demikian, gak ada kata “merugi” di kemudian hari.

Apa itu asuransi?

Sebelum membahas lebih jauh, kamu perlu tahu dulu apa itu asuransi. Asuransi adalah produk keuangan yang bakal memberikan pertanggungan terhadap risiko yang dihadapi nasabah. Syaratnya, nasabah harus membayar premi atau iuran ke perusahaan. 

Jenis asuransi sendiri ada banyak, tergantung risiko yang ditanggung. Berikut ini adalah alasan pentingnya asuransi berdasarkan jenis asuransinya.

Pentingnya asuransi kesehatan bagi kamu dan keluarga

1. Menghindari risiko pengeluaran mendadak

Semua orang punya risiko jatuh sakit, gak terkecuali kamu dan keluarga. Jika sampai dirawat inap di rumah sakit, pengeluaran tentunya bakal membengkak karena biaya rumah sakit gak murah. Tabunganmu bisa terkuras jutaan hingga puluhan juta.

Namun kalau punya asuransi kesehatan, kamu gak perlu khawatir karena biaya rumah sakit bakal ditanggung oleh pihak asuransi.

2. Mendapatkan fasilitas terbaik di rumah sakit

Kalau punya asuransi swasta, kamu bakal dapat akses ke fasilitas kesehatan rumah sakit terbaik. Sebagai informasi, banyak asuransi yang bekerja sama dengan rumah sakit ternama dengan fasilitas terbaik. 

3. Premi jauh lebih murah daripada keluar uang buat rumah sakit

Bila dihitung secara finansial, uang yang kamu sisihkan untuk membayar premi biasanya bakal jauh lebih kecil dibandingkan dengan uang yang keluar untuk membayar biaya rawat inap secara mandiri. Gak cuma biaya obat saja, kamu juga harus membayar biaya kamar, konsultasi dokter, berbagai pemeriksaan, sampai dengan biaya pembedahan.

4. Lebih disiplin dalam budgeting

Membayar premi asuransi kesehatan secara rutin memungkinkan kamu untuk mengatur bujet dengan lebih mudah. Kamu sudah tahu harus keluar berapa untuk membayar perawatan kesehatan. Sementara itu, jika kamu gak pakai asuransi dan tiba-tiba sakit, tentu saja hal ini gak terduga dan bakal mengacaukan bujet yang sudah kamu buat.

5. Memberi rasa tenang

Bila sudah memiliki asuransi, kamu akan berasa jauh lebih tenang. Alasannya, kamu paham bahwa jika terjadi risiko yang gak diinginkan seperti jatuh sakit, asuransi bakal menanggung biaya perawatan tersebut.

Pentingnya asuransi jiwa dan asuransi pendidikan

6. Perlindungan terhadap risiko dibandingkan dengan premi

Semakin besar risiko yang dipertanggungkan, semakin besar pula premi asuransi yang harus dibayar. Maka itu, jangan berpikir bahwa kamu bisa menjadi peserta asuransi mana saja, yang penting preminya termurah.

Jika kamu adalah tulang punggung keluarga, tentunya risiko hidup kamu lebih besar. Karena itulah kita gak bisa hanya “pokoknya sudah ikut asuransi” dengan membayar premi termurah. Yang lebih penting adalah memilih program asuransi yang tepat.

Misalnya, kamu berusia 30 tahun, berkeluarga, dan memilih premi Rp500 ribu per bulan dengan uang pertanggungan Rp200 juta. Suatu ketika, katakanlah kamu mengalami cacat permanen. Ternyata setelah dihitung-hitung, Rp200 juta tersebut gak cukup buat membiayai operasi atau biaya hidup keluarga.

Padahal dulunya, kamu bisa saja menambahkan premi menjadi Rp1 juta dengan uang pertanggungan mencapai empat kali lipatnya. Sayangnya, pada saat itu, kamu gak memperhitungkan dana yang sebenarnya dibutuhkan olehmu dan keluarga.

Contoh kasus kecelakaan di atas bukan rekayasa, melainkan nyata terjadi di kehidupan sekitar kita. Gara-gara pelit bayar premi, uang pertanggungan gak cukup buat biaya hidup keluarga dan menyekolahkan anak.

Pelit premi datangnya dari mindset yang merasa asuransi itu hanya sekedar pengeluaran lebih yang dapat ‘dihemat’. Bahkan, tak jarang pula orang berasumsi, “bayar asuransi itu sama halnya dengan mengundang musibah itu sendiri.”

7. Mengantisipasi risiko gak bisa bekerja

Gak hanya memberi santunan kematian, ada juga asuransi jiwa yang memberikan santunan cacat tetap total. Bila tulang punggung keluarga mengalami hal tersebut sehingga gak lagi bisa bekerja, maka asuransi bakal memberikan sejumlah uang kepadanya.

8. Mengendalikan risiko apabila tulang punggung meninggal dunia

Kita gak tahu sampai kapan kita hidup. Padahal, ada keluarga yang secara ekonomi bergantung pada kita. Asuransi jiwa memungkinkan kamu untuk menjaga keamanan finansial keluarga apabila kamu meninggal dunia. Sehingga, mereka dapat melanjutkan hidupnya dengan layak.

9. Memastikan anak mendapatkan pendidikan yang cukup

Asuransi jiwa juga menawarkan produk yang dikhususkan untuk pendidikan anak. Jadi, produk tersebut memastikan anak menyelesaikan pendidikannya baik jika orang tuanya meninggal atau pun masih hidup selama masa pendidikan. 

Pentingnya asuransi kendaraan

10. Menghemat pengeluaran untuk perbaikan mobil

Perawatan mobil gak murah. Sekali ada kerusakan kamu bisa keluar berjuta-juta agar kendaraan bisa dipergunakan kembali. 

Namun dengan asuransi kendaraan, hanya dengan premi ratusan ribu hingga jutaan per tahun kamu dapat manfaat perbaikan kendaraan kalau-kalau mengalami kecelakaan atau bahkan hilang. Sebagai informasi saja, biasanya kamu cukup bayar Rp300 ribu saja buat perbaikan apapun di bengkel jika sudah punya asuransi.

11. Agar tanggung jawab kepada pihak ketiga dalam kecelakaan terjamin

Selain kendaraan rusak, kamu juga punya risiko mengalami tabrakan dengan pengguna jalan lain (pihak ketiga). Kejadian tersebut bisa bikin dompet jebol buat membayar tanggung jawab hukum ke pihak ketiga. Nah, asuransi kendaraan punya pertanggungan semacam ini juga, lho.

Pentingnya asuransi perjalanan

12. Berjaga-jaga dari risiko batalnya perjalanan karena force majeure

Perjalanan kamu bisa saja terpaksa batal, misalnya karena kejadian gak terduga seperti sakit atau keluarga meninggal dunia. Tapi dengan asuransi perjalanan, risiko tersebut bakal digantikan. Jadi, kamu gak rugi-rugi banget saat gak jadi berangkat.

13. Bila terjadi kehilangan dompet bisa mengklaim dana darurat

Kehilangan dompet di negara orang tentu bikin panik dong? Apalagi kamu gak punya saudara atau teman untuk dimintai pertolongan di lokasi tersebut. Asuransi perjalanan bisa bantu kamu buat ngasih dana darurat.

14. Melindungi diri dari keadaan darurat di luar negeri

Situasi di negara tujuan seringkali gak bisa diprediksi. Awalnya mungkin kamu mau liburan tenang, tapi tiba-tiba ada kerusuhan di tempat kamu liburan jadi mau gak mau kamu harus pulang lebih cepat. Nah, asuransi perjalanan bisa bantu kamu soal masalah ini.

Apakah asuransimu sudah cukup?

Dengan contoh-contoh kasus di atas, jangan lagi pelit premi atau merasa sudah cukup dengan BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan. Bahkan, kalau bisa malah tambah lagi proteksi meski sudah punya asuransi dari kantor. Tentu saja dengan catatan, asuransi tersebut memang kamu butuhkan ya.

Coba bikin simulasi seperti contoh kasus di atas. Seberapa besar risiko yang kamu miliki dan seberapa banyak risiko yang bisa kamu tanggung sendirian?

Sudah saatnya kamu menanggalkan pikiran umum bahwa asuransi berarti membayar sesuatu yang gak diperlukan. Sebab, sekali lagi, kita semua menanggung risiko yang gak bisa kita prediksi kapan datangnya. Asuransi membantu meminimalkan risiko itu, sehingga masa depan keuangan kamu dan keluarga lebih terjamin. Yang diperlukan kemudian adalah mengatur pos-pos pengeluaran biar gak jebol.

Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Daripada terbelit masalah keuangan setelah tertimpa musibah karena gak menyadari pentingnya asuransi, lebih baik kita mencegah masalah tersebut.