Mau Tahu Cara Menghitung Premi Asuransi Jiwa, Cek di Sini!

asuransi untuk keluarga

Jika memiliki asuransi jiwa adalah sebuah kebutuhan, maka membayar premi merupakan sebuah kewajiban. Namun, pernahkah kita menghitung premi asuransi jiwa?

Jika kita dapat menghitung dan mengetahui jumlah premi yang harus kita bayarkan, maka kita bisa mengatur keuangan dengan tepat. Berapa yang harus kita sisihkan setiap bulan untuk memenuhi kewajiban dan total keseluruhan biaya yang harus kita bayarkan.

Apa Perbedaan Antara Premi dengan Uang Pertanggungan?

Selain mengetahui jumlah premi yang harus kita bayarkan, kita juga perlu tahu besaran uang pertanggungan yang akan kita dapatkan dari asuransi tersebut. Pasalnya besaran uang pertanggungan yang bakal didapat sesuai dengan jumlah premi yang kita bayarkan. Agar lebih memahaminya, tentu kita harus tahu betul apa itu premi dan uang pertanggungan.

Premi asuransi adalah sejumlah uang yang harus kita bayarkan sebagai nasabah pada waktu tertentu berdasarkan polis asuransi. Premi dibayarkan berkala, bisa per bulan, tiga bulan, enam bulan, atau setahun sekali tergantung kesepakatan awal antara pihak tertanggung dengan penanggung.

Sedangkan uang pertanggungan di asuransi jiwa adalah sejumlah uang yang akan diberikan kepada ahli waris apabila terjadi resiko meninggal terhadap diri tertanggung. Uang pertanggungan punya empat manfaat utama.

  1. Digunakan untuk membayar utang-utang, sehingga tertanggung tidak mewarisi utang kepada ahli waris.
  2. Berfungsi sebagai pemasukan atau biaya kehidupan pasangan.
  3. Dimanfaatkan untuk membayarkan pengeluaran-pengeluaran akhir, misal melunasi rumah sakit, biaya penguburan atau kremasi, membayar rumah duka, dan lain sebagainya.
  4. Bisa menjadi tabungan untuk biaya pendidikan anak.

Besaran Premi Asuransi Jiwa Dilihat dari Sisi Nasabah

Setiap jenis asuransi, memiliki ketentuan berbeda untuk menentukan besaran premi yang harus kita bayarkan. Untuk premi asuransi jiwa, besarannya dipengaruhi oleh beberapa hal.

1. Tipe asuransi

Tipe asuransi menentukan premi. Premi asuransi jiwa murni atau berjangka (life term) akan lebih murah dibandingkan asuransi jiwa jangka panjang (whole life). mengapa demikian? Asuransi jiwa murni menawarkan jangka waktu perlindungan 10, 20, dan 30 tahun. Sedangkan asuransi jiwa jangka panjang memiliki proteksi selama nasabah hidup. Sehingga premi asuransi jiwa jangka panjang lebih mahal daripada berjangka yang bersifat fleksibel.

2. Jangka waktu

Jangka waktu akan menentukan besar kecil premi. Misalnya, premi untuk perlindungan 10 tahun lebih rendah dibanding 20 tahun. Maka pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan.

3. Usia

Usia akan mempengaruhi premi yang harus kita bayarkan. Makin muda kita memiliki asuransi jiwa, maka akan makin terjangkau premi yang harus kita bayarkan.

4. Jumlah pertanggungan

Selain usia, jumlah pertanggungan juga memengaruhi premi asuransi. Makin banyak jumlah pertanggungan kita, misalnya jika kita sudah berkeluarga dan memiliki anak, maka akan lebih besar pula premi yang harus dibayarkan.

5. Kondisi kesehatan

Kondisi kesehatan merupakan faktor penting dalam perhitungan premi. Sebelum memiliki asuransi, perusahaan asuransi biasanya akan menanyakan riwayat kesehatan atau gaya hidup kita. Misalnya merokok, kerap berolahraga ekstrim, pernah sakit serius, atau menjalani operasi. Jika satu atau dua kondisi itu pernah kita alami, premi asuransi kita biasanya akan lebih tinggi.

Besaran Premi Asuransi Jiwa Dilihat dari Perusahaan Asuransi

Besaran premi asuransi jiwa juga dipengaruhi oleh faktor-faktor dari sisi perusahaan asuransi sebagai pihak penanggung. Berikut ini beberapa faktor yang memengaruhi besaran premi dari sisi penanggung.

1. Biaya-biaya yang dihitung

Biaya yang harus kita tanggung seperti pajak dan biaya-biaya administrasi lain juga memengaruhi besaran premi. Makin banyak biaya tersebut, makin besar premi yang harus dibayar.

2. Manfaat yang diberikan

Beragamnya manfaat yang diberikan satu produk asuransi membuat premi yang kita bayarkan lebih mahal. Maka bersikap bijaksanalah dan ambillah asuransi yang manfaatnya benar-benar kita butuhkan.

Bagaimana Cara Menghitung Premi Asuransi Jiwa?

Dengan banyaknya faktor yang memengaruhi premi, maka besaran premi yang harus kita bayar juga akan beragam. Tergantung jenis asuransi, faktor-faktor yang memengaruhi, dan ketentuan perusahaan yang berbeda satu dengan lainnya.

Artinya rumus untuk menghitung besaran premi masing-masing individu tidak biasa diseragamkan. Bahkan biasanya setiap perusahaan memiliki kalkulator preminya masing-masing.

Namun untuk menghitung jumlah premi asuransi jiwa secara keseluruhan, cukuplah mudah. Yaitu dengan mengalikan tarif premi yang harus kita bayarkan dengan jumlah tanggungan. Ini dia rumusnya.

Jumlah Premi: Tarif Premi x Jumlah Pertanggungan

Asuransi jiwa perorangan biasanya memiliki tarif premi lebih murah dibandingkan dengan asuransi jiwa kelompok sebab tarif premi asuransi jiwa kelompok akan dikalikan dengan jumlah tanggungan dalam satu polis.

Tentu saja, tiap perusahaan asuransi memiliki rumus dan referensi lainnya yang berbeda-beda. Jangan sungkan untuk mengonsultasikan perihal ini kepada agen asuransi atau perusahaan asuransi secara langsung supaya mendapatkan informasi yang lebih akurat.

Mau tahu ulasan-ulasan terkini mengenai perusahaan asuransi penyedia asuransi jiwa terbaik di Indonesia, jangan ragu untuk mengunjungi Lifepal, ya.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →