Masih Bingung Tentang Premi Asuransi? Ini Penjelasannya

apa itu premi

Dalam asuransi kita mengenal istilah premi asuransi. Lalu apa itu premi asuransi? Pengertian premi asuransi adalah sejumlah biaya yang harus dibayarkan dalam jangka waktu tertentu sebagai kewajiban peserta sebagai tertanggung (nasabah asuransi).

Premi asuransi umumnya dibayarkan setiap bulan tergantung dari jatuh tempo sesuai dengan yang tertera dalam perjanjian atau polis asuransi.

Teman Andalan Untuk Kebutuhan Asuransimu

  • Bandingkan lebih dari 100 polis
  • Konsultan terbaik di sisimu
  • Bantuan klaim gratis dan mudah
Rp
+62

Namun demikian, untuk premi asuransi mikro yang memberikan premi asuransi murah, bisa dibayarkan per kuartal, per semester bahkan bisa juga dalam waktu per tahun.

Contoh Premi Asuransi

Apa Itu Premi dan Contohnya

Misalnya untuk asuransi demam berdarah dari Lifepal nilainya sangat terjangkau dengan premi Rp 50 ribu dibayarkan satu kali dalam satu tahun.

Berbeda dengan premi asuransi jiwa. Umumnya masa pembayaran premi dilakukan dalam kurun waktu tertentu.

Sebagai contoh, premi asuransi jiwa untuk usia 34 tahun nominal paket paling rendah di Lifepal adalah Rp 87.500 per bulan dengan masa premi lima tahun.

Artinya Anda harus membayarkan Rp 1.050.000 per tahun selama lima tahun berturut-turut untuk mendapatkan uang pertanggungan sebesar Rp 30 juta dengan masa perlindungan selama 20 tahun.

Sebagai informasi, setelah masa pembayaran premi selesai, Anda tidak diwajibkan lagi untuk membayar premi. Tetapi, masa perlindungan tetap berjalan sampai dengan 15 tahun ke depan.

Keuntungannya, jika telah melewati masa 20 tahun perlindungan tidak ada klaim, Anda bisa mendapatkan pengembalian premi sebesar 160 persen dari premi atau senilai Rp 8,4 juta.

Faktor yang Memengaruhi Besar Kecilnya Premi

Besarnya premi asuransi yang dibayarkan tergantung pada beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut bisa berasal dari faktor internal maupun faktor eksternal.

Sebagai contoh untuk faktor internal dalam asuransi kesehatan. Salah satu yang mempengaruhi adalah usai. Semakin muda makan premi asuransi yang dibayarkan semakin murah.

Sebaliknya, semakin beranjaknya usia, premi yang dibayarkan pun akan lebih mahal. Hal ini disebabkan karena faktor usia yang semakin lanjut lebih berisiko terkena penyakit.

Sedangkan contoh faktor eksternal adalah kondisi area kerja tertanggung dalam asuransi kecelakaan. Premi yang dibayarkan oleh perusahaan terhadap karyawan yang bekerja di dalam gedung akan berbeda dengan karyawan yang bekerja di luar gedung atau di lapangan.

Lagi-lagi disebabkan karena risiko karyawan yang bekerja di lapangan lebih besar dibandingkan dengan karyawan yang bekerja di dalam gedung.

Ringkasnya nilai premi sangat dipengaruhi oleh jenis pertanggungan asuransi yang dipilih, jumlah uang pertanggungan yang akan diterima, perkiraan klaim yang akan diajukan, area tempat tinggal atau tempat kerja tertanggung, kondisi awal tertanggung atau objek tertanggung serta jumlah persaingan yang dihadapi oleh perusahaan asuransi.

Itulah sebabnya perusahaan asuransi memberikan beberapa paket kemudahan. Untuk premi yang cukup tinggi diberikan fleksibilitas dalam pembayaran premi dengan cara dicicil atau dibayar secara berjangka.

Kemudian untuk premi yang lebih rendah atau asuransi mikro biasanya dibayarkan sekaligus dalam satu tahun.

Harga premi asuransi juga bisa naik setelah masa perlindungan selesai. Disesuaikan dengan inflasi dan risiko proteksi kerugian finansial yang semakin meningkat setiap tahunnya.   

Mengapa Premi Naik dan Turun?

Apa Itu Premi dan Mengapa Naik dan Turun

Sebetulnya perusahaan asuransi tidak perlu menaikkan premi jika pada tahun yang sama mengalami profit atau untung. Sebaliknya saat mengalami kerugian, barulah perusahaan asuransi bisa menaikkan premi.

Karena ada saatnya perusahaan asuransi harus membayarkan klaim yang tidak diperkirakan sebelumnya. Pada saat itulah mereka akan melakukan review dan merestrukturisasi faktor-faktor risiko terhadap tertanggung maupun objek tertanggung. Dalam kondisi demikian harga premi bisa naik.

Ini Cara Mudah Memilih Premi Asuransi Murah

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi harga premi asuransi. Tentu, secara ekonomi Anda pun setuju akan membeli barang murah dengan kualitas yang baik.

Bisakah kita membeli premi asuransi murah tanpa mengurangi kualitas dan manfaatnya?

Jawabannya tentu saja bisa asal mampu menyesuaikan dengan beberapa faktor penentu. Lalu apa saja yang bisa dilakukan untuk mendapatkan premi murah? Berikut adalah ringkasannya.

1. Hindari membeli asuransi saat usia makin beranjak

Semakin tua artinya Anda akan semakin berisiko terkena penyakit. Sebagai konsekuensinya Anda harus membayar premi lebih mahal dibandingkan mereka yang jauh lebih mudah dibandingkan usia Anda.

Kondisi kesehatan sebelum masa tertanggung juga amat berpengaruh. Untuk itu, sebelum risiko terkena penyakit lebih besar, sebaiknya Anda sudah membeli asuransi pada usia muda sehingga bisa mendapatkan premi asuransi yang murah dengan lebih mudah.

2. Hindari asuransi unit link dan endownment

Tak banyak yang tahu perbedaan asuransi murni dengan asuransi lainnya. Padahal produk asuransi jiwa ini sangat berbeda.

Asuransi murni atau term life tetap memberikan proteksi jiwa dengan harga premi yang jauh lebih terjangkau.

Keuntungannya, dengan premi lebih murah, Anda tetap mendapatkan uang pertanggungan yang tinggi.

Berbeda dengan asuransi unit link ataupun asuransi endownment. Anda harus membayar premi lebih mahal, tapi dengan uang pertanggungan lebih rendah.

Hanya saja untuk asuransi murni tidak ada pengembalian premi karena dianggap hangus. Ini yang mungkin jadi alasan beberapa orang menilai bahwa asuransi jiwa murni tidak menguntungkan.

3. Pilih asuransi kelompok

Asuransi kelompok jauh lebih murah dibandingkan dengan asuransi individu. Asuransi kelompok ini cocok jika Anda ingin membeli asuransi untuk lebih dari satu orang.

Lihat perbandingannya pembelian asuransi kesehatan untuk 4 orang di bawah ini yang bisa Anda cek melalui situs Lifepal.

Individu (1 orang) Kelompok (4 orang)
Premi per bulan Rp 160.000 Rp 400.000
Jumlah Polis 1 Polis 1 Polis

Dengan skema tersebut jika Anda membeli polis asuransi terpisah untuk 4 orang, Anda akan memiliki 4 polis berbeda dengan jumlah premi Rp 640.000.

Bandingkan dengan asuransi untuk kelompok. Cukup dengan 1 polis saja, premi yang dibayarkan jauh lebih terjangkau.

Asuransi kelompok biasanya diperuntukkan bagi karyawan, tetapi beberapa perusahaan asuransi juga menyediakan layanan produk asuransi untuk keluarga.

4. Hindari memilih rider asuransi

Beberapa tambahan dalam pembelian asuransi inilah yang membuat premi asuransi Anda jadi lebih mahal.

Sebagai contoh Anda ditawari asuransi jiwa tapi sudah termasuk proteksi kesehatan dan kecelakaan. Artinya ada dua tambahan asuransi dalam produk utamanya.

Jika dihadapkan dengan hal seperti ini lebih baik membeli dua polis asuransi dengan manfaat yang berbeda, karena harganya jauh lebih murah dan lebih menguntungkan daripada harus menambahkan rider pada produk utamanya.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang apa itu premi asuransi. Jangan terkecoh dengan harga premi, tetapi fokus pada manfaat yang bisa Anda dapatkan.

Kecil atau besarnya premi amat tergantung dengan manfaat yang diberikan. Pastikan benefit atau manfaat itu sesuai dengan yang Anda butuhkan.