Bingung Soal Cara Kerja Asuransi, Ya? Coba Pelajari di Sini

Women contemplating

Dalam hidup, risiko yang terjadi menimpa kita, bisa berdampak pada keberlanjutan hidup kita. Tanpa perlindungan, kita bisa mengalami kerugian dan keberlangsungan finansial kita bisa terganggu. 

Untuk itu, kita membutuhkan asuransi untuk melindungi risiko yang mungkin terjadi. Produk asuransi hanya dapat diproduksi dan dijual oleh perusahaan asuransi. 

Merujuk pada UU No 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian, usaha perasuransian adalah segala usaha menyangkut jasa pertanggungan atau pengelolaan risiko, pertanggungan ulang risiko, pemasaran dan distribusi produk asuransi atau produk asuransi syariah, konsultasi dan keperantaraan asuransi, asuransi syariah, reasuransi, atau reasuransi syariah, atau penilaian kerugian asuransi atau asuransi syariah. 

Selayaknya sistem pasar pada umumnya, kegiatan ekonomi dari perusahaan asuransi dimulai saat menciptakan produk asuransi. Kemudian, memasarkan atau menjual dan melayani pasca pembelian produk. Berikut penjelasan tentang cara kerja asuransi secara lengkap. 

Jadi Begini Cara Kerja Asuransi

Secara ringkas, cara kerja asuransi terangkai dalam sebuah rantai kerja perusahaan asuransi yang dimulai dari menciptakan produk. Menciptakan produk asuransi menjadi tahap awal. Umumnya, produk yang diciptakan bergantung pada kondisi terkini atau terdahulu. 

Biasanya untuk membaharui manfaat yang ditawarkan lewat produk baru, perusahaan asuransi melakukan sejumlah jajak pendapat, dan mendengarkan kebutuhan para pelanggan. 

Jajak pendapat dilakukan, untuk mengetahui harapan dari produk asuransi yang diinginkan. 

Apabila dirasa ada yang harus dibarui, perusahaan asuransi akan merilis produknya. Berikut cara kerja asuransi secara umum.

1. Menawarkan produk kepada nasabah

Jalur distribusi perusahaan asuransi beragam. Perusahaan asuransi umumnya menawarkan produknya dengan mengandalkan agen asuransi, telemarketing, bancassurance, hingga broker seperti Lifepal.

Mereka akan menawarkan, mengenalkan produk kepada nasabahnya yang sesuai dengan kebutuhan. Agar tidak ditolak oleh nasabah saat sedang menawarkan produk, idealnya perusahaan asuransi mengenal lebih dahulu nasabah yang disasar. 

Agar tidak ditolak nasabah saat sedang menawarkan produk, idealnya perusahaan asuransi mengenal lebih dahulu nasabah yang disasar. 

Informasi yang disampaikan kepada nasabah saat penawaran produk, antara lain: 

  • Jenis produk.
  • Premi yang harus dibayar. 
  • Masa tertanggung asuransi. 
  • Tata cara pencairan klaim. 
  • Nilai klaim yang akan didapat. 
  • Risiko yang ditanggung.

2. Membuat perjanjian 

Apabila calon nasabah tertarik dan telah memahami produk asuransi yang ditawarkan. Selanjutnya akan membuat perjanjian bersama, yakni antara dua pihak:

  • Nasabah asuransi (pihak yang mengansuransikan diri), dan
  • Pihak perusahaan asuransi (pihak yang menerima tanggungan asuransi). 

Isi dari perjanjian asuransi adalah kewajiban penanggung membayar ganti rugi dengan prasyarat tertanggung telah membayar premi. Kerugian yang diderita yang dimaksud adalah, akibat dari peristiwa yang tidak tertentu sesuai kesepakatan. 

Perjanjian asuransi juga disebut dengan polis asuransi. Polis asuransi adalah kontrak antara penanggung dan tertanggung yang mana menentukan klaim yang harus dibayar oleh penanggung secara hukum. 

Sebaiknya, kita baca detail isi kontrak polis dan memahaminya agar di lain waktu tidak terjadi masalah dalam urusan klaim. Apabila sulit untuk memahami seluruh isi kontrak, minimal empat hal di bawah ini bisa kita ketahui sebelum memutuskan membeli polis asuransi. 

1. Data polis

Terdiri atas nama pemegang polis, nama tertanggung, jumlah premi, nama penerima manfaat atau ahli waris. Jumlah pertanggungan, nama penerima manfaat atau ahli waris berikut dengan uang pertanggungan yang diterima, saat mengalami risiko.
Ini adalah informasi dasar, jadi cek kembali apakah isinya telah sesuai dengan yang kita minta atau belum. 

2. Manfaat asuransi

Dalam polis akan tercantum manfaat yang diterima, apabila terjadi risiko. Apabila produk asuransi yang dipilih termasuk jenis investasi, maka, dalam polis dasar terdapat manfaat yang diperoleh dari investasi dan meninggal. 

Apabila kita ingin menambahkan manfaat atau rider ke dalam produk asuransi, maka dalam polis asuransi akan terinci jenis penyakit kritis yang ditanggung. 

3. Pengecualian

Pasal ini penting untuk kita pahami. Pastikan kita benar-benar tahu dan memahami apa saja yang tidak termasuk dalam pertanggungan polis asuransi kita. Misalnya, adakah kondisi, penyakit, dan penyebab meninggal dunia yang tidak ditanggung.

4. Pengajuan klaim

Dalam polis asuransi akan tertulis prosedur pengajuan klaim, termasuk dengan syarat yang harus dicantumkan. Perhatikan batas waktu pengajuan klaim dalam polis asuransi tersebut.

3. Membayar kewajiban

Ini adalah tahap pemilik polis untuk membayarkan kewajibannya. Jadwal pembayaran premi akan ditentukan oleh perusahaan asuransi. 

Besaran premi ditetapkan oleh perusahaan asuransi. Salah satu faktor nilai premi yang dibayar, berkaca pada keadaan-keadaan dari tertanggung. 

Saat ini, perusahaan asuransi menawarkan pembayaran premi lewat dua mata uang yakni: dalam bentuk Rupiah atau mata uang asing seperti: Dolar. 

Dana yang dibayarkan secara reguler akan menjadi nilai yang akan diklaim pada masa depan. 

4. Pembayaran klaim  

Menerima premi dari tertanggung, berarti perusahaan asuransi wajib untuk menyelesaikan kewajibannya, apabila terjadi sebuah peristiwa. Biasanya, dalam proses pembayaran manfaat kepada nasabah, perusahaan asuransi akan melakukan pemeriksaan atas peristiwa yang terjadi. 

Pemeriksaan tersebut, dilakukan setelah administrasi tertanggung telah lengkap. Pemeriksaan atas peristiwa yang terjadi, biasanya dilakukan dengan cara melakukan verifikasi kepada pihak berwajib, keluarga atau kerabat sekitar. 

Hal itu dilakukan demi memastikan manfaat yang diterima tepat sasaran. Tertanggung yang mengajukan klaim akan mendapatkan dua jawaban, yakni klaim disetujui atau klaim ditolak. 

Demikian informasi terkait kerja asuransi. Setelah lebih jelas soal bagaimana cara kerja asuransi, pasti kita semakin yakin untuk melindungi diri dengan asuransi, ya

Apabila masih bingung dan mencari-cari produk asuransi yang tepat dengan kebutuhan kita dan keluarga, jangan ragu untuk membaca artikel-artikel produk asuransi lainnya atau 

silahkan berkonsultasi secara langsung dengan tim kami di Lifepal!