
Cara pindah faskes BPJS dapat dilakukan secara online maupun offline. Kamu bisa menggunakan aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp Pandawa, atau kunjungi kantor cabang BPJS. Pengajuan berlaku efektif mulai tanggal 1 bulan berikutnya, dan peserta harus sudah terdaftar minimal 3 bulan.
Cara pindah faskes BPJS Kesehatan bisa dilakukan kapan saja selama kamu memenuhi syarat yang berlaku, baik secara online melalui aplikasi JKN atau datang langsung ke kantor cabang. Proses pindah fasilitas kesehatan ini mengikuti sistem faskes berjenjang dari tingkat I hingga lanjutan, yang bertujuan memastikan pemerataan layanan dan mencegah penumpukan pasien di satu fasilitas.
Dalam artikel ini, Lifepal akan membahas cara memindahkan faskes BPJS secara online maupun offline, termasuk syarat dan langkah-langkahnya. Semua informasi dirancang agar kamu bisa mengurus perpindahan faskes tanpa ribet dan sesuai ketentuan BPJS Kesehatan.
Berikut ini berbagai cara mengubah Faskes BPJS Kesehatan yang bisa kamu pilih, baik secara online maupun datang langsung ke lokasi. Setiap metode memiliki kelebihan masing-masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamananmu.
Cara pindah faskes BPJS Kesehatan lewat aplikasi Mobile JKN cukup praktis dan bisa kamu lakukan langsung dari ponsel. Berikut cara lengkapnya:
Kamu juga bisa pindah faskes BPJS melalui layanan WhatsApp Pandawa yang masih aktif hingga sekarang. Cara pindah Faskes BPJS lewat WA sangat mudah, cukup simpan nomor 0811-8165-165, kirim pesan untuk memulai, lalu ikuti petunjuk dari sistem otomatis. Biasanya kamu akan diarahkan mengisi formulir perubahan faskes melalui tautan yang dikirimkan.
Selain via Mobile JKN dan WhatsApp Pandawa, kamu juga bisa mengajukan pindah faskes dengan menelepon Call Center BPJS Kesehatan di nomor 165. Layanan ini tersedia 24 jam dan memungkinkan kamu untuk berbicara langsung dengan petugas tanpa perlu datang ke kantor cabang.
Setelah tersambung, sampaikan bahwa kamu ingin pindah faskes tingkat I. Petugas akan memandu proses verifikasi dan pencatatan data kamu. Jika pengajuan disetujui, faskes baru akan berlaku mulai tanggal 1 bulan berikutnya.
Cara mengganti Faskes BPJS offline di kantor cabang cukup mudah, meskipun harus cukup bersabar dengan antriannya. Berikut langkah-langkah cara merubah rumah sakit BPJS:
Perlu diingat, jangan sampai data yang kamu masukkan keliru atau salah karena jika salah maka akan membuat proses ganti faskes BPJS menjadi lama. Akhirnya, kamu tidak akan bisa segera mendapatkan manfaat BPJS Kesehatan.
Jika ingin lebih cepat kamu bisa mengunduh formulir ganti faskes BPJS di website resmi BPJS Kesehatan. Cetak dan isi formulir tersebut di rumah dan kemudian baru dibawa ke kantor BPJS. Jadi, tak akan memakan waktu lama.
Kalau kamu kesulitan datang ke kantor BPJS, kamu bisa memanfaatkan cara pindahkan faskes BPJS via Mobile Customer Service (MCS), yaitu layanan keliling resmi dari BPJS Kesehatan. MCS hadir secara berkala di lokasi-lokasi tertentu dan melayani berbagai keperluan administrasi termasuk pindah faskes. Untuk menggunakannya, cek dulu jadwal dan lokasi MCS melalui kantor cabang atau media sosial resmi BPJS
Mal Pelayanan Publik (MPP) bisa jadi alternatif nyaman untuk kamu yang ingin mengurus pindah faskes BPJS secara offline. Di MPP biasanya tersedia loket BPJS Kesehatan yang melayani administrasi termasuk penggantian faskes tingkat I.
Cukup datang ke MPP terdekat, ambil antrean, dan isi formulir FDIP (Formulir Daftar Isian Peserta) yang tersedia. Jangan lupa bawa dokumen seperti KTP, kartu BPJS, dan KK. Prosesnya serupa dengan di kantor cabang, dan jika semua syarat lengkap serta permohonan disetujui, faskes baru akan aktif mulai tanggal 1 bulan berikutnya.
Baca juga: Apa Perbedaan Kelas BPJS Kesehatan?
Sebelum mengajukan pindah faskes BPJS Kesehatan, pastikan kamu memenuhi syarat administratif yang berlaku. Secara umum, peserta hanya bisa pindah faskes jika sudah terdaftar minimal 3 bulan di faskes sebelumnya dan tidak memiliki tunggakan iuran. Berikut syarat untuk pindah faskes.
Ada beberapa poin yang harus diperhatikan saat sedang memilih lokasi faskes BPJS Kesehatan, khususnya Faskes 1. Dengan memahami tiga poin di bawah, kita bisa lebih mudah memanfaatkan layanan BPJS.
Biaya perawatan kesehatan terus meningkat setiap tahunnya. Jika hanya mengandalkan BPJS Kesehatan, manfaat yang diterima terkadang belum mencukupi untuk kebutuhan medis tertentu, terutama perawatan lanjutan atau non-darurat.
Untuk itu, penting memiliki perlindungan ganda dengan asuransi kesehatan swasta. Kombinasi BPJS dan asuransi swasta akan memberikan cakupan yang lebih luas dan layanan medis yang lebih cepat tanpa harus antre.
Gunakan Lifepal untuk mencari dan membandingkan polis asuransi kesehatan terbaik yang paling sesuai dengan kebutuhanmu. Lewat platform perbandingan Lifepal, kamu bisa cek manfaat, premi, dan fitur perlindungan dari berbagai perusahaan asuransi terbaik di Indonesia dengan mudah dan cepat.
Tidak, faskes baru tidak bisa langsung digunakan setelah kamu mengajukan perpindahan. Berdasarkan ketentuan resmi dari BPJS Kesehatan, untuk berapa lama aktif BPJS setelah pindah faskes adalah 1 bulan berikutnya setelah proses pengajuan disetujui.
Selama masa transisi, kamu masih bisa menggunakan faskes lama untuk layanan kesehatan hingga waktu efektif berlaku. Jadi, pastikan kamu memperhitungkan waktu aktivasi ini jika memiliki kebutuhan medis mendesak.
Ya, fasilitas kesehatan tingkat pertama (Faskes 1) dalam BPJS Kesehatan bisa berupa klinik, selama klinik tersebut telah bekerja sama secara resmi dengan BPJS. Klinik yang ditunjuk sebagai Faskes 1 harus memenuhi standar pelayanan dasar dan terdaftar di sistem BPJS.
Berikut jenis dan contoh fasilitas yang bisa menjadi Faskes 1:
Untuk mengetahui klinik mana saja yang menjadi Faskes 1 di wilayah kamu, gunakan fitur pencarian faskes di aplikasi Mobile JKN atau kunjungi situs resmi BPJS Kesehatan.
Secara aturan, kamu bisa berobat di luar faskes terdaftar menggunakan BPJS karena adanya prinsip portabilitas. Artinya, peserta bisa mengakses layanan di faskes lain hingga maksimal 3 kali dalam sebulan, terutama saat berada di luar domisili.
Namun berdasarkan pengalaman penulis, beberapa faskes tingkat I bisa saja menolak peserta BPJS jika bukan dari daftar pasien terdaftar mereka. Jika ini terjadi, kamu tetap bisa mendapatkan layanan dengan membayar sebagai pasien umum. Maka dari itu, jika kamu sering berada di luar kota, sebaiknya pertimbangkan untuk mengajukan pindah faskes secara resmi.
Kamu bisa mengecek faskes yang terdaftar atas nama kamu dengan mudah melalui aplikasi Mobile JKN. Berikut langkah-langkahnya:
Selain untuk cek faskes, Mobile JKN juga lebih direkomendasikan untuk kamu yang ingin pindah faskes BPJS secara online atau tidak yang tidak bisa datang ke kantor cabang.
Ya, kamu bisa pindah faskes BPJS meskipun tidak berpindah domisili. Asalkan kamu sudah terdaftar minimal 3 bulan di faskes sebelumnya dan tidak memiliki tunggakan iuran, maka pengajuan pindah tetap bisa dilakukan. Namun, pastikan faskes baru yang kamu pilih tersedia dan berada dalam zona pelayanan yang sesuai dengan alamat kamu saat ini.
Artikel Terkait Lainnya