Cara dan Biaya Ganti Plat Motor serta Perpanjang STNK Tahunan

Apa yang kamu pikirkan jika disuruh mengurus STNK di Samsat? Prosedur yang ribet ditambah biaya ganti plat motor yang gosipnya banyak pungli?

Jika memikirkannya saja sudah membuat kamu merasa malas, percayalah prosesnya gak seribet yang kamu bayangkan.

Ucapkan selamat tinggal pada jasa calo, karena wajib pajak yang baik mengurus STNK secara mandiri. Tenang aja, prosedurnya cukup mudah dan biayanya juga murah.

Buat kamu yang belum tahu, kita pahami dulu yuk kenapa kita perlu perpanjang STNK dan ganti plat motor.

Setiap pemilik kendaraan bermotor wajib mendaftarkan kendaraannya di Samsat sebelum dioperasikan. Pendaftaran ini dilakukan untuk mendapatkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK), dan juga Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

STNK dan TNKB hanya berlaku lima tahun dan perlu dilakukan pengesahaan setiap satu tahun sekali. Setiap melakukan pengesahan tahunan ini, lembar STNK akan dibubuhi cap atau stiker pada kotak yang tersedia. Saat kotak tersebut telah penuh, artinya itu saatnya STNK dan TNKB diganti.

Yuk, simak prosedur cara ganti plat motor atau pembayaran pajak lima tahunan berikut ini.

Cara dan biaya ganti plat motor atau pajak lima tahunan

Persyaratan yang perlu kamu bawa:

  • STNK asli dan fotokopi (1 lembar)
  • KTP asli sesuai STNK dan fotokopi (1 lembar)
  • BPKB asli dan fotokopi (1 lembar)
  • Motor yang ingin dibayar pajaknya

Sedikit tips, sebaiknya kamu membawa pulpen sendiri agar tidak perlu antre lama untuk mengisi formulir. Jika persyaratannya sudah siap, saatnya menuju Samsat induk di daerahmu.

Begini prosedurnya:

1. Melakukan cek fisik motor atau gesek

biaya ganti plat motor
Cek fisik motor dulu (Bejapeh)

Saat tiba di lokasi, jangan langsung cari parkir. Pergi ke loket pendaftaran cek fisik untuk mengambil nomor antrean.

Cari lokasi cek fisik motor dan antre di sana untuk menunggu giliran. Walau ada banyak motor yang mengantre, tapi biasanya ada lebih dari dua jalur antrean, sehingga prosesnya gak lebih dari 10 menit.

Idealnya, tidak ada pemungutan biaya sepeser pun saat cek fisik. Tapi, jika kamu dimintai uang dan merasa terkena pungli, boleh kamu laporkan kok.

2. Mendaftarkan dan validasi hasil cek fisik ke loket cek fisik kendaraan

Usai cek fisik, baru deh parkirkan motormu. Lalu, serahkan hasil cek fisik dan STNK asli ke

bagian  legalisir hasil cek fisik. Biasanya, tempatnya berdekatan dengan lokasi gesek. Di sini kamu perlu menunggu sekitar 15 menit.

3. Mengisi formulir perpanjangan STNK

Ambil formulir pada loket pendaftaran pengambilan formulir STNK. Lengkapi semua bagian yang harus diisi. Jika bingung, minta bantuan petugas untuk mengarahkan kolom apa saja yang perlu dilengkapi. Mengisi formulir butuh waktu sekitar 2-5 menit.

4. Mendaftar pembayaran pajak

Siapkan berkas yang telah kamu bawa, dilengkapi dengan berkas cek fisik yang telah dilegalisir, dan formulir pendaftaran yang telah diisi. Serahkan semua berkas ke loket pendaftaran. Di sini kamu akan mendapatkan nomor antrean. Biasanya, lama menunggu sekitar 30-60 menit, tergantung tingkat keramaian.

[Baca: Bayar Pajak Mobil di Samsat Gak Usah Bingung, Ini Langkahnya]

5. Melakukan pembayaran pajak

Saat namamu dipanggil, bayarlah pajak di kasir sesuai angka tercetak di lembar pajak. Proses pembayaran pajak gak lama kok, hanya butuh 3-5 menit.

Di sini kamu akan mendapatkan dua lembar bukti bayar, lembar putih dan lembar biru. Lembar putih untuk ambil plat nomor dan lembar biru untuk ambil STNK.

6. Ambil STNK dan plat nomor baru

Ambil STNK di loket pengambilan STNK. Cek apakah data di STNK sudah sesuai dengan nama, plat nomor, dan jenis kendaraan. Waktu tunggu pengambilan STNK biasanya berkisar 5-10 menit. Selain STNK, kamu juga akan mendapatkan bukti bayar pajak baru.

Selanjutnya, ambil plat nomor di loket TNKB. Di sini kamu juga perlu menunggu sekitar 5-10 menit. STNK dan plat nomor baru pun sudah di tangan.

 

Dari enam tahapan di atas, proses perpanjangan STNK lima tahunan ini kira-kira membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam. Kamu pun tidak dikenai biaya, selain pembayaran pajaknya. Pemerintah juga mengimbau untuk tidak melakukan pembayaran apa pun tanpa kuitansi dengan cap PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).

Sementara jika menggunakan jasa calo, kamu perlu merogoh kocek dari Rp 200 ribu-Rp 500 ribu, belum termasuk biaya pajakmu. Waktu yang dibutuhkan pun bisa lebih dari sehari. Belum lagi kendaraan dan dokumen-dokumennya perlu diserahkan juga melalui calo. Yakin akan aman?

Besar biaya pajak kendaraan dapat kamu cek secara online sesuai dengan daerahmu lewat daftar situs resmi ini:

Nah, itulah prosedur dan biaya ganti plat motor yang kamu perlukan. Untuk perpanjangan STNK tahunan, caranya tentu jauh lebih mudah.

[Baca: Ngeluarin Duit buat Biaya Mengurus STNK Baru dan Balik Nama Kan? Kamu Musti Tahu 8 Hal Ini!]

Prosedur dan biaya perpanjangan STNK tahunan

Kamu bahkan dapat mengurus permbayaran pajak tanpa turun dari kendaraan, karena kamu bisa memanfaatkan sistem drive thru di Samsat daerahmu. Prosesnya hanya butuh 5-10 menit, lho.

Persyaratan yang diperlukan:

– Pembayar sesuai dengan nama di STNK (atau perwakilan dari orang yang masih 1 alamat tinggal)

– Motor yang mau dibayar pajaknya

– BPKB asli

– STNK asli

– KTP asli sesuai STNK/ KTP yang mewakili

Setibanya di lokasi Samsat Drive Thru, kamu hanya perlu menuju loket pertama untuk penyerahan berkas dan pengecekan oleh petugas.  Proses ini hanya butuh 1-2 menit. Setelah itu, tinggal bayar deh di loket berikutnya, loket kasir. Pembayaran hanya butuh 3-5 menit.

Biaya ganti plat motor
Wajib pajak gak pake calo dong (Arsip belajar berbagi)

 

[Baca: Cek Pajak Kendaraan Bermotor Secara Berkala, Ini 4 Manfaatnya Lho]

Biayanya? Tentu hanya nominal pajak kendaraanmu.

Nah, gampang kan? Setelah tahu prosedur dan biaya ganti plat motor, juga perpanjangan STNK ini, yakin masih mau pakai calo?

Tags:

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis