Menghitung Besaran Denda Telat Bayar Pajak Motor Pribadi

denda telat bayar pajak motor

Banyak dari kalian yang belum mengetahui berapa besaran denda telat bayar pajak motor. Biasanya, denda akan diterapkan bagi mereka-mereka yang telat membayar pajak.

Pajak kendaraan bermotor biasa dibayarkan setiap tahun sekali. Besarannya pun bervariasi, tergantung dari nilai jual kendaraan bermotor tersebut, serta bobotnya. Para pemilik wajib membayarkan pajak setiap tahunnya untuk dapat pengesahan STNK.

Jadi, misalnya kamu gak bayar per tahunnya, kendaraan tersebut gak sah buat  dioperasionalkan alias bodong. Kalau ketemu polisi di jalan bisa-bisa kena tilang deh.

Kesibukan yang mendera setiap harinya kadang bikin kita lupa sama kewajiban membayar pajak. Hal tersebut tentu sangat memberatkan kamu pemilik motor, karena biasanya kamu hanya membayar pajak selama satu tahun, tapi kemudian ditambah dengan jumlah denda yang dibebankan.

Padahal, kini kesibukan bukan lagi alasan gak bayar pajak, karena beberapa provinsi telah menerapkan bayar pajak secara online, seperti di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Kalau udah telat sehari saja, kamu kudu banget bayar denda. Memangnya berapa sih hitung-hitungannya denda telat bayar pajak motor?

Apa itu denda pajak motor?

Bayar denda pajak motor di Samsat
Bayar denda pajak motor di Samsat

Denda pajak motor adalah sanksi administratif yang dikenakan ke Wajib Pajak karena belum memenuhi kewajibannya buat membayar pajak kendaraan bermotor sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menurut aturannya wajib dibayarkan tiap satu tahun sekali. Besaran tarif PKB sesuai dengan UU No 28 Tahun 2009, yaitu paling rendah 1 persen dan paling tinggi 2 persen buat kepemilikan kendaraan pertama.

Besarannya bakal berbeda buat kepemilikan kendaraan kedua sebab mempunyai kendaraan lebih dari satu bakal dikenakan pajak progresif.  Besarannya buat kepemilikan kendaraan kedua, yaitu paling rendah 2 persen dan paling tinggi 10 persen.

Berapakah denda pajak motor?

denda pajak motor
Cara menghitung denda pajak motor

Mau kamu telat 1 atau 2 hari, namanya tetap saja telat. Sudah pasti akan ada denda telat bayar pajak motor yang dikenakan ke kamu. 

Untuk keterlambatan 1 hari, hal itu dikenakan kompensasi sehingga gak akan ada denda apabila telat. Namun, untuk di atas 2 hari, kamu akan dikenakan denda 1 bulan.  

Besaran denda sendiri didasarkan pada lamanya waktu keterlambatan pajak kendaraan bermotor itu sendiri. Hitungannya bukan per hari, tapi per bulan.

Misalnya kamu telat 1 hari maka sama saja dengan telat 1 bulan, misalnya kamu telat bayar pajak selama 1 bulan 1 hari, maka akan dihitung keterlambatan untuk 2 bulan.

Untuk keterlambatan 2 hari – 1 bulan, maka denda yang dikenakan adalah sebesar 25 persen dari total pajak yang wajib kamu bayarkan. Jadi biaya yang harus dibayarkan adalah jumlah pajak kendaraan bermotor (PKB) biasanya tertera di STNK + 25 persen dendanya.

Rumus Denda Pajak Motor

PKB x 25% x bulan keterlambatan/12 + denda SWDKLLJ

Berapa denda pajak motor 1 tahun, 2 tahun, atau 3 tahun?

Ketika membayar pajak motor, ternyata ada satu lagi tambahan biaya yang harus kita bayarkan, yaitu Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). 

SWDKLLJ telah tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 36/PMK.010/2008 tanggal 26 Februari 2008.

Besarannya untuk kendaraan roda dua adalah Rp35 ribu. Tapi, kalau kendaraan roda dua di atas 250 cc, besarannya adalah Rp83 ribu

Lantas berapa yang denda telat bayar pajak motor yang harus dibayarkan jika melebihi 1 tahun? Berikut ini perhitungannya.

  • Denda pajak motor atau mobil 2 hari – 1 bulan: 25 persen.
  • Denda pajak motor atau mobil 2 bulan: PKB x 25 persen x 2/12 + denda SWDKLLJ.
  • Denda pajak motor atau mobil 3 bulan: PKB x 25 persen x 3/12 + denda SWDKLLJ.
  • Denda pajak motor atau mobil 6 bulan: PKB x 25 persen x 6/12 + denda SWDKLLJ.
  • Denda pajak motor atau mobil 1 tahun: PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ.
  • Denda pajak motor atau mobil 2 tahun: 2 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ.
  • Denda pajak motor atau mobil 3 tahun: 3 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ.

Contoh perhitungan bayar denda pajak motor

Kalau begitu kita berikan salah satu contoh perhitungannya. Misalnya kamu memiliki motor bebek dengan kapasitas mesin 150 cc, yang besaran PKB-nya dilihat dari STNK adalah Rp 144 ribu, dan kamu telat membayar denda selama 2 bulan. Maka perhitungannya adalah:

Rumusnya:

  • PKB x 25 persen x 2/12 + SWDKLLJ
  • Rp 144 ribu x 25 persen x 2/12 + Rp 35 ribu
  • Rp 6.000 + Rp 35 ribu= Rp 41 ribu.

Denda keseluruhan yang harus kamu bayarkan adalah Rp 41 ribu rupiah. Jadi, besaran biaya yang harus kamu bayarkan adalah PKB + SWDKLLJ + denda keseluruhan atau Rp 144 ribu + Rp 35 ribu + Rp 41 ribu = Rp 220.000.

Aturan denda pajak motor

Aturan tentang ketentuan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Pasal 95 UU No. 28 Tahun 2009 menyebutkan secara jelas kalau ketentuan pajak daerah ditetapkan berdasarkan peraturan daerah, termasuk di dalamnya aturan mengenai sanksi administratif yang diberlakukan.

Selain denda, keterlambatan atau gak membayar pajak kendaraan bermotor bisa menyebabkan si pemilik kendaraan bakal ditilang polisi lalu lintas sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam undang-undang tersebut, Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor berlaku selama 5 (lima) tahun, yang harus dimintakan pengesahan setiap tahun. Itu berarti pengesahan tiap tahun dilakukan saat pembayaran PKB.

Tanpa adanya pengesahan tiap tahun tersebut, STNK milik pemilik kendaraan dianggap gak sah sehingga polisi berhak melakukan penilangan sebagaimana aturan yang berlaku.

Cara bayar pajak motor

denda telat bayar pajak motor
Banyak cara mudah saat membayar pajak motor yang telat (Ilustrasi/Pixabay)

Biar gak kena denda telat bayar pajak motor, alangkah baiknya membayar tepat waktu. Selain itu, wajib pajak merupakan salah satu pihak yang paling penting bagi pembangunan bangsa, karena dari pajak berbagai kebijakan pemerintah bisa terlaksana.

Nah, buat kamu yang masih alasan gak ada waktu karena saking sibuknya, pemerintah sendiri telah menyediakan beberapa kemudahan buat kamu membayar pajak. 

Ada beberapa layanan yang bisa dimanfaatkan, seperti e-Samsat, Samsat Keliling, Samsat Drive Thru, dan membayar di kantor kecamatan. Buat lebih lengkapnya, kamu bisa mencari tahu dalam ulasan Cara Bayar Pajak Mobil Online yang Praktis dan Mudah.

Cara pembayaran yang disampaikan dalam ulasan tersebut kurang lebih sama dengan cara pembayaran pajak motor.

Itu tadi hitung-hitungan denda telat bayar pajak motor, cukup besar kan? Oleh karena itu, taatilah pajak, biar uangmu gak terbuang sia-sia.