Telat Bayar Pajak Motor? Segini Besaran Denda yang Harus Kamu Bayarkan

denda telat bayar pajak motor

denda telat bayar pajak motor

Banyak dari kalian yang belum mengetahui berapa besaran denda telat bayar pajak motor. Biasanya, denda akan diterapkan bagi mereka-mereka yang telat membayar pajak.

Pajak kendaraan bermotor biasa dibayarkan setiap tahun sekali. Besarannya pun bervariasi, tergantung dari nilai jual kendaraan bermotor tersebut, serta bobotnya. Para pemilik wajib membayarkan pajak setiap tahunnya untuk dapat pengesahan STNK.

Jadi, misalnya kamu gak bayar per tahunnya, kendaraan tersebut gak sah buat  dioperasionalkan alias bodong. Kalau ketemu polisi di jalan bisa-bisa kena tilang deh.

Kesibukan yang mendera setiap harinya kadang bikin kita lupa sama kewajiban membayar pajak. Hal tersebut tentu sangat memberatkan kamu pemilik motor, karena biasanya kamu hanya membayar pajak selama satu tahun, tapi kemudian ditambah dengan jumlah denda yang dibebankan.

Padahal, kini kesibukan bukan lagi alasan gak bayar pajak, karena beberapa provinsi telah menerapkan bayar pajak secara online, seperti di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Kalau udah telat sehari saja, kamu kudu banget bayar denda. Memangnya berapa sih hitung-hitungannya denda telat bayar pajak motor?

Baca juga: Cara dan Biaya Ganti Plat Motor serta Perpanjang STNK Tahunan

Denda telat bayar pajak motor 2 hari sampai 1 bulan, sebesar 25 persen dari pajak

denda telat bayar pajak motor
Segini nih besaran saat telat bayar motor, (Ilustrasi/Pixabay).

Mau kamu telat 1 atau 2 hari, namanya tetap saja telat. Sudah pasti akan ada denda telat bayar pajak motor yang dikenakan ke kamu. Tapi dikutip dari Tribun untuk keterlambatan 1 hari hal itu dikenakan kompensasi, sehingga gak akan ada denda apabila telat. Namun, untuk di atas 2 hari, kamu akan dikenakan denda 1 bulan.  

Besaran denda sendiri didasarkan pada lamanya waktu keterlambatan pajak kendaraan bermotor itu sendiri. Hitungannya bukan per hari, tapi per bulan.

Misalnya kamu telat 1 hari maka sama saja dengan telat 1 bulan, misalnya kamu telat bayar pajak selama 1 bulan 1 hari, maka akan dihitung keterlambatan untuk 2 bulan.

Untuk keterlambatan 2 hari – 1 bulan, maka denda yang dikenakan adalah sebesar 25 persen dari total pajak yang wajib kamu bayarkan. Jadi biaya yang harus dibayarkan adalah jumlah pajak kendaraan bermotor (PKB) biasanya tertera di STNK + 25 persen dendanya.

Baca juga: Mirip Istana dan Berlapis Emas, Begini Rumah Bos Dnars Skincare di Kelantan

Besaran biaya untuk bulan berikutnya

denda telat bayar pajak motor
Perhitungkan nih besaran biaya berikutnya, (Ilustrasi/Pixabay).

Ketika membayar pajak motor, ternyata ada satu lagi tambahan biaya yang harus kita bayarkan, yaitu Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). SWDKLLJ telah tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 36/PMK.010/2008 tanggal 26 Februari 2008.

Besarannya untuk kendaraan roda dua adalah Rp 35 ribu. Tapi, kalau kendaraan roda dua di atas 250 cc, besarannya adalah Rp 83 ribu

Lantas berapa yang denda telat bayar pajak motor yang harus dibayarkan jika melebihi 1 tahun? Berikut ini perhitungannya dikutip dari online-pajak.com

  • Untuk keterlambatan 2 hari – 1 bulan= 25 persen
  • Keterlambatan 2 bulan= PKB x 25 persen x 2/12 + denda SWDKLLJ (Rp 35 ribu/85 ribu)
  • Keterlambatan 3 bulan= PKB x 25 persen x 3/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 6 bulan= PKB x 25 persen x 6/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 1 tahun= PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 2 tahun= 2 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 4 tahun= 4 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ

Contoh perhitungan bayar denda pajak motor

denda telat bayar pajak motor
Begini cara menghitung denda pajak motor kamu, (Ilustrasi/Pixabay).

Kalau begitu kita berikan salah satu contoh perhitungannya. Misalnya kamu memiliki motor bebek dengan kapasitas mesin 150 cc, yang besaran PKB-nya dilihat dari STNK adalah Rp 144 ribu, dan kamu telat membayar denda selama 2 bulan. Maka perhitungannya adalah:

Rumusnya:

PKB x 25 persen x 2/12 + SWDKLLJ

Rp 144 ribu x 25 persen x 2/12 + Rp 35 ribu

Rp 6.000 + Rp 35 ribu= Rp 41 ribu.

Denda keseluruhan yang harus kamu bayarkan adalah Rp 41 ribu rupiah. Jadi besaran biaya yang harus kamu bayarkan adalah PKB + SWDKLLJ + denda keseluruhan, Rp 144 ribu + Rp 35 ribu + Rp 41 ribu= Rp 220.000.

Baca juga: Blue Bird Pamerkan Armada Baru, Mobil Listrik Tesla Seharga Rp 2 M

Bayar pajak motor makin praktis

denda telat bayar pajak motor
Banyak cara mudah saat membayar pajak motor yang telat, (Ilustrasi/Pixabay).

Biar gak kena denda telat bayar pajak motor, alangkah baiknya membayar tepat waktu. Selain itu, wajib pajak merupakan salah satu pihak yang paling penting bagi pembangunan bangsa, karena dari pajak berbagai kebijakan pemerintah bisa terlaksana.

Nah, buat kamu yang masih alasan gak ada waktu karena saking sibuknya, pemerintah sendiri telah menyediakan beberapa kemudahan buat kamu membayar pajak. Ada beberapa layanan yang bisa dimanfaatkan, seperti e-Samsat, Samsat Keliling, Samsat Drive Thru, dan membayar di kantor kecamatan.

Itu tadi hitung-hitungan denda telat bayar pajak motor, cukup besar kan? Oleh karena itu, taatilah pajak, biar duitmu gak terbuang sia-sia. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)