Denda Pajak Motor dan Cara Menghitungnya sesuai Peraturan

denda pajak motor

Denda pajak motor dibebankan saat kamu terlambat melakukan pembayaran pajak kendaraan yang wajibnya dilakukan tiap tahun.

Besarannya pun bervariasi, tergantung dari nilai jual kendaraan tersebut dan bobotnya. Jumlah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang harus dibayar sudah tertera pada STNK. Setelah membayar, STNK kamu akan diberi cap sebagai bentuk pengesahan.

Denda pajak motor dikenakan mulai dari keterlambatan 1 hari. Besar dendanya akan berbeda jika kamu terlambat 2 hari dan seterusnya hingga keterlambatan beberapa tahun.

Di sini kita bahas selengkapnya mengenai bagaimana prosedur denda pajak motor, berapa jumlahnya, dan bagaimana cara menghitung denda pajak motor.

Apa itu denda pajak motor?

Denda pajak motor adalah sanksi administratif yang dikenakan ke Wajib Pajak karena belum memenuhi kewajibannya buat membayar pajak kendaraan bermotor sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Jadi dengan kata lain jika kamu telat bayar pajak motor, maka kamu wajib melunasi biaya tambahan karena keterlambatanmu itu.

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menurut aturannya wajib dibayarkan tiap satu tahun sekali. Besaran tarif PKB sesuai dengan UU No 28 Tahun 2009, yaitu paling rendah 1 persen dan paling tinggi 2 persen buat kepemilikan kendaraan pertama.

Besarannya bakal berbeda buat kepemilikan kendaraan kedua sebab kepemilikan kendaraan lebih dari satu bakal dikenakan pajak progresif. Pajak progresif buat kepemilikan kendaraan kedua paling rendah 2 persen dan paling tinggi 10 persen.

Aturan denda pajak motor

Aturan tentang ketentuan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Pasal 95 UU No. 28 Tahun 2009 menyebutkan secara jelas kalau ketentuan pajak daerah ditetapkan berdasarkan peraturan daerah, termasuk di dalamnya aturan mengenai sanksi administratif yang diberlakukan.

Selain denda, telat bayar pajak motor atau bahkan gak membayar pajak kendaraan bermotor sama sekali bisa menyebabkan pemilik kendaraan bakal ditilang polisi lalu lintas sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam Undang-Undang tersebut, Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor berlaku selama 5 (lima) tahun, yang harus dimintakan pengesahan setiap tahun. Itu berarti pengesahan tiap tahun dilakukan saat pembayaran PKB.

Tanpa adanya pengesahan tiap tahun tersebut, STNK milik pemilik kendaraan dianggap gak sah sehingga polisi berhak melakukan penilangan sebagaimana aturan yang berlaku.

Besaran dan cara menghitung denda pajak motor

Mau kamu telat 1 atau 2 hari, namanya tetap saja telat. Sudah pasti akan ada denda telat bayar pajak motor yang dikenakan ke kamu. 

Khusus denda pajak motor untuk telat 1 hari akan diberikan kompensasi sehingga gak ada denda, melainkan hanya membayar pajak tahunan seperti biasa.

Nah lebih lama dari 1 hari, besaran denda didasarkan pada lamanya waktu keterlambatan pajak kendaraan bermotor itu sendiri. Hitungannya bukan per hari lagi, tapi per bulan.

Misalnya kamu terlambat 2 hari, maka kamu akan dikenakan denda 1 bulan. Jika kamu telat bayar pajak selama 1 bulan plus 1 hari, maka akan dihitung keterlambatan untuk 2 bulan.

Untuk keterlambatan 2 hari hingga 1 bulan, denda yang dikenakan adalah sebesar 25 persen dari total pajak yang wajib kamu bayarkan.

Tapi kalau kamu telat bayar pajak motor lebih dari 2 bulan ada biaya tambahan lagi, yaitu Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). 

SWDKLLJ telah tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 36/PMK.010/2008 tanggal 26 Februari 2008.

Besarannya untuk kendaraan roda dua adalah Rp35 ribu. Tapi, kalau kendaraan roda dua di atas 250 cc, besarannya adalah Rp83 ribu

Jadi berikut ini rumus perhitungan denda pajak motor mulai dari 1 hari hingga 3 tahun beserta tambahan denda SWDKLLJ:

  • Denda telat 1 hari: PKB sebulan.
  • Denda telat 2 hari hingga 1 bulan: PKB x 25 persen.
  • Denda telat 2 bulan: PKB x 25 persen x 2/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda telat 3 bulan: PKB x 25 persen x 3/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda telat 6 bulan: PKB x 25 persen x 6/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda telat 1 tahun: PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda telat 2 tahun: 2 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda telat 3 tahun: 3 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ

Contoh cara menghitung denda pajak motor

Supaya dapat penggambaran berapa denda akibat telat bayar pajak motor, mari kita simulasikan melalui cara dan contoh menghitung jumlahnya.

Misalnya kamu memiliki motor bebek dengan kapasitas mesin 150 cc, yang besaran PKB-nya dilihat dari STNK adalah Rp144 ribu, dan kamu telat membayar denda selama 2 bulan.

Maka berikut ini cara menghitung denda pajak motor yang kamu wajib bayar:

  • PKB x 25 persen x 2/12 + SWDKLLJ
  • Rp144 ribu x 25 persen x 2/12 + Rp35 ribu
  • Rp6.000 + Rp35 ribu= Rp41 ribu.

Denda keseluruhan yang harus kamu bayarkan adalah Rp41 ribu rupiah. Jadi, besaran biaya yang harus kamu bayarkan karena telat bayar pajak motor adalah PKB + SWDKLLJ + denda keseluruhan.

Dengan demikian didapatkan hasil akhir seperti berikut.

Rp144 ribu + Rp35 ribu + Rp41 ribu = Rp220.000.

Cara cek denda pajak motor

Denda akan diketahui bila kamu melakukan pengecekan pajak motor itu sendiri. Pengecekan pajak motor bisa dilakukan dengan cara offline maupun online

Tapi di tengah pandemi seperti ini, kamu disarankan untuk melakukan pengecekan secara online saja, jadi bisa tahu berapa pajak yang harus dibayarkan dari rumah. 

Menggunakan situs e-Samsat

e-Samsat telah ada di beberapa provinsi, seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat. Salah satu keunggulan dari aplikasi ini adalah kamu bisa mengecek pajak hanya dengan modal ponsel pintar dan jaringan internet saja. 

Langkah-langkahnya cek denda pajak motor di e-Samsat: 

  1. Buka situs e-Samsat (contoh untuk e-Samsat DKI Jakarta di http://samsat-pkb2.jakarta.go.id/).
  2. Masukkan nomor polisi berupa angka dan huruf bagian belakang dalam kolom yang disediakan.
  3. Masukkan NIK (Nomor Identitas Kependudukan).
  4. Setelah itu hasilnya bisa langsung kamu lihat sesuai dengan data-data yang terdaftar.

Melalui SMS 

Cara selanjutnya bisa menggunakan layanan SMS. Layanan ini memungkinkan kamu melakukan pengecekan meski tidak ada jaringan internet. 

Setiap wilayah memiliki nomor dan format SMS yang berbeda. Berikut ini contohnya: 

  • DKI Jakarta: ketik Metro (spasi) [Nopol motor], kirim ke 1717
  • Jawa Barat ketik: poldajbr (spasi) [Nopol motor], kirim ke 3977
  • Jawa Timur ketik: JATIM (spasi) [Nopol motor], kirim ke 7070

Cara bayar denda pajak motor

Biar gak kena denda telat bayar pajak motor, alangkah baiknya membayar tepat waktu.

Selain itu, wajib pajak merupakan salah satu pihak yang paling penting bagi pembangunan bangsa, karena dari pajak berbagai kebijakan pemerintah bisa terlaksana.

Nah, buat kamu yang masih alasan gak ada waktu karena saking sibuknya, pemerintah sendiri telah menyediakan beberapa kemudahan buat kamu membayar pajak. 

Ada beberapa layanan yang bisa dimanfaatkan, seperti e-Samsat, Samsat Keliling, Samsat Drive Thru, dan membayar di kantor kecamatan.

Untuk mendapatkan ulasan yang lebih lengkap, kamu bisa mencari tahu dalam ulasan Cara Bayar Pajak Mobil Online yang Praktis dan Mudah.

Selain denda pajak motor, penting untuk melindungi motor maupun mobil dengan asuransi

Buat kamu para pengendara motor sejati, jangan lupa untuk selalu melindungi keuanganmu dengan asuransi motor.

Jadi kalau motor kamu rusak karena mengalami benturan, maka kamu berhak mendapatkan pertanggungan biaya servis. Jika motormu hilang akibat pencurian, kamu pun akan mendapatkan ganti rugi yang pantas.

Buat kamu yang memiliki kendaraan lain, semisal mobil, sama baiknya untuk memiliki asuransi mobil. Hitung-hitung dengan memiliki asuransi mobil, biaya perbaikan mobil yang besar bisa diminimalkan.

Bahkan, untuk kerusakan parah, kamu cukup bayar Rp300 ribu tiap ke bengkel. Termasuk dengan adanya ganti rugi jika mobilmu hilang karena dicuri.

Supaya punya gambaran jelas asuransi mobil seperti apa yang cocok, cari tahu dengan mengikuti kuis memilih asuransi mobil berikut.

Kalau kamu mau tahu lebih banyak tentang perhitungan pajak dan perlindungan asuransi untuk kendaraanmu, cari tahu di pertanyaan populer seputar asuransi dan topik keuangan lainnya di Tanya Lifepal.

Pertanyaan-pertanyaan seputar denda pajak motor

Berikut ini sejumlah pertanyaan yang harus kamu ketahui seputar denda pajak motor. 

Bagaimana cara menghitung denda pajak motor?

Berikut ini tata cara menghitung denda pajak motor:

  • Denda telat 1 hari: PKB sebulan.
  • Denda telat 2 hari hingga 1 bulan: PKB x 25 persen.
  • Denda telat 2 bulan: PKB x 25 persen x 2/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda telat 3 bulan: PKB x 25 persen x 3/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda telat 6 bulan: PKB x 25 persen x 6/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda telat 1 tahun: PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda telat 2 tahun: 2 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ
  • Denda telat 3 tahun: 3 x PKB x 25 persen x 12/12 + denda SWDKLLJ

Berapa denda pajak motor 1 bulan?

Sesuai dengan peraturan, denda telat 2 hari hingga 1 bulan maka akan dikenakan denda dengan rumus PKB x 25 persen.

Jadi, jika pajak motor kamu Rp100 ribu, maka akan dikenakan denda sebesar Rp25 ribu.

Pajak motor telat 1 hari denda berapa?

Untuk keterlambatan pembayaran pajak selama 1 hari, tidak dikenakan denda pajak motor alias gratis. Artinya, kamu hanya perlu membayar pajak sesuai dengan yang tertera di STNK.

Tapi perlu diingat, bila telat lebih dari 1 hari, misalnya 2 hari saja, sudah dihitung sama dengan telat 1 bulan.

Cara cek denda pajak motor online?

Cek denda pajak motor bisa secara online bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui aplikasi e-Samsat dan SMS.

Langkah cek pajak motor melalui e-Samsat:

  1. Buka situs e-Samsat (contoh untuk e-Samsat DKI Jakarta di http://samsat-pkb2.jakarta.go.id/).
  2. Masukkan nomor polisi berupa angka dan huruf bagian belakang dalam kolom yang disediakan.
  3. Masukkan NIK (Nomor Identitas Kependudukan).
  4. Setelah itu hasilnya bisa langsung kamu lihat sesuai dengan data-data yang terdaftar.

Langkah cek denda pajak motor dengan SMS:

  • DKI Jakarta: ketik Metro (spasi) [Nopol motor], kirim ke 1717
  • Jawa Barat: ketik poldajbr (spasi) [Nopol motor], kirim ke 3977
  • Jawa Timur: ketik JATIM (spasi) [Nopol motor], kirim ke 7070
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →