Surat Rujukan BPJS: Syarat dan Cara Membuatnya 2021

surat rujukan bpjs

Surat rujukan BPJS merupakan surat pengantar tenaga medis yang bertujuan sebagai petunjuk pengobatan maupun pengobatan lanjutan dan ditujukan kepada dokter yang lebih kompeten.

Untuk mendapatkan surat rujukan BPJS Kesehatan, ada beberapa prosedur yang harus kamu lakukan. Salah satunya, mendapatkan surat dari Faskes Tingkat 1 untuk kemudian dirujuk ke Faskes Tingkat II. Jika peserta BPJS harus ditangani lebih lanjut, maka Faskes Tingkat II akan memberikan surat rujukan untuk Faskes Tingkat III. 

Tingkatan Kelas BPJS Kesehatan:

  • Faskes Tingkat I: puskesmas, klinik, atau dokter umum
  • Faskes Tingkat II: pelayanan kesehatan spesialistik yang dilakukan oleh dokter spesialis. Layanan bisa didapatkan dengan surat rujukan dari Faskes Tingkat I.
  • Faskes Tingkat III: pelayanan kesehatan subspesialistik yang dilakukan oleh dokter subspesialis. Layanan bisa didapatkan dengan surat rujukan dari Faskes Tingkat II.
🩺Dapatkan layanan rumah sakit yang lebih nyaman tanpa sistem rujukan dengan asuransi kesehatan swasta terbaik di Lifepal!

Lantas, seperti apa syarat dan cara membuat surat rujukan BPJS Kesehatan yang perlu kita persiapkan? Simak ulasannya dalam artikel berikut!

Syarat membuat surat rujukan BPJS

Sebelumnya, perlu dipahami bahwa gak semua orang bisa membuat surat rujukan BPJS. Kamu gak bisa meminta surat hanya untuk dirujuk ke rumah sakit dari klinik. Hanya dokter yang bisa menentukan apakah kamu harus dirujuk lagi atau tidak.

Nah, surat rujukan bisa dibuat jika kamu menghadapi kondisi berikut:

  • Pasien memang membutuhkan layanan dokter spesialis atau sub-spesialis.
  • Faskes yang membuat rujukan gak memiliki fasilitas memadai untuk menyembuhkan pasien.

Jadi, pengobatan memang harus diselesaikan di fasilitas kesehatan tingkat pertama apabila fasilitas dan sumber dayanya memadai. Jika pasien memaksa untuk pindah faskes, maka faskes tingkat pertama akan memberikan surat rujukan atas permintaan sendiri. Dalam kasus tersebut, pasien harus menanggung biayanya sendiri.

Cara meminta surat rujukan BPJS Kesehatan

Untuk mendapatkan surat rujukan BPJS Kesehatan, pasien tidak bisa meminta langsung atau membuatnya atas permintaan sendiri. Karena pihak dokter yang akan menentukan apakah peserta BPJS harus dirujuk ke rumah sakit atau tidak. 

Dokter biasanya akan langsung menerbitkan rujukan tanpa harus diminta. Namun, jika kondisi pasien bisa ditangani, pasien akan diminta untuk melakukan rawat jalan di Faskes Tingkat I sampai pasien sembuh.

Hal tersebut juga berlaku untuk pasien yang sebelumnya sudah mendapatkan surat rujukan dari Faskes.Jika sewaktu-waktu penyakitnya kambuh, jangan nekat langsung datang ke rumah sakit dengan membawa surat rujukan yang sebelumnya, karena kemungkinan besar akan ditolak.

Syarat dokumen yang dibutuhkan untuk mendapatkan surat rujukan:

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) 
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Fotokopi dan dokumen asli kartu BPJS Kesehatan

1. Cara mendapatkan surat rujukan BPJS offline

Berikut prosedur minta surat rujukan BPJS Kesehatan dari Faskes I:

  • Datangi faskes I seperti Puskesmas atau Klinik Umum yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan .
  • Setelah diperiksa, dokter akan mendiagnosa kondisi kesehatan pasien, apabila memerlukan tindakan medis lanjutan, maka pasien akan mendapatkan surat rujukan ke faskes tingkat II atau rumah sakit.
  • Pasien kemudian membawa persyaratan yang dibutuhkan dan surat rujukan BPJS dari faskes I.

Surat ini memiliki format yang sama di setiap Faskes, contoh surat rujukan BPJS juga sudah bisa kamu lihat secara bebas.

💡Pengingat Lifepal! Tahukah kamu, bahwa telat membayar iuran BPJS bisa berarti denda? Ingat, bayar iuran BPJS rutin setiap bulannya agar terhindar dari denda yang berlipat! Lupa jumlah tagihan BPJS Kesehatan kamu? Cek dan bayar disini! 

2. Cara membuat surat rujukan BPJS online

BPJS Kesehatan juga sudah mulai menjajaki ranah digital yaitu melalui aplikasi rujukan online BPJS bernama Primary Care BPJS Kesehatan yang juga bisa diakses di lama pcare.bpjs-kesehatan.co.id. 

Sistem rujukan online bertujuan untuk memudahkan dan memberi kepastian peserta BPJS dalam memperoleh pelayanan di rumah sakit. Layanan disesuaikan dengan kompetensi, jarak, dan kapasitas rumah sakit tujuan rujukan berdasarkan kebutuhan medis pasien.

Surat Rujukan BPJS: Syarat dan Cara Membuatnya 2021
Surat Rujukan BPJS: Syarat dan Cara Membuatnya 2021

Rujukan online ini bersifat real time dari Faskes Tingkat I ke faskes tingkat lanjutannya. Rujukan online juga sudah paperless dan data peserta pun dimuat. Jadi data peserta langsung terkoneksi sehingga memudahkan analisis data calon pasien.

Cara berobat ke rumah sakit dengan surat rujukan BPJS 

Jika kamu sudah mendapatkan surat rujukan berobat ke rumah sakit dari Faskes, ada beberapa syarat dokumen yang harus dipersiapkan untuk bisa mendapat pengobatan gratis, yaitu:

  1. Surat rujukan dari Faskes Tingkat I
  2. Fotokopi dan asli KTP
  3. Fotokopi asli Kartu KIS atau Kartu BPJS
  4. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)

Sediakan fotokopi buat tiap-tiap dokumen minimal dua lembar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Setelah itu, kamu tinggal mengikuti langkah-langkah yang diberikan petugas rumah sakit. Sedikit informasi, kamu baru bisa menikmati layanan berobat gratis jika kartu BPJS aktif.

Jika kartu kamu dalam kondisi nonaktif, ada baiknya segera lakukan semua tunggakan dan mengaktifkan kartu BPJS.

Skema layanan rujukan BPJS

Dalam sistem perujukan BPJS, ada dua jenis skema yang bisa terjadi, di antaranya:

  • Rujukan horizontal: perujukan antar fasilitas kesehatan dalam satu tingkatan. Biasanya, kondisi ini terjadi karena fasilitas dan sumber daya yang terbatas.
  • Rujukan vertikal: perujukan antara fasiltias kesehatan yang berbeda tingkatan.

Manfaat surat rujukan BPJS Kesehatan

Manfaat surat rujukan BPJS Kesehatan adalah untuk memungkinkan nasabah mendapatkan pertanggungan biaya pelayanan rumah sakit dari BPJS Kesehatan. 

Misalnya, ketika memeriksakan diri di Faskes Tingkat I sperti klinik dan puskesmas, nasabah ternyata harus mendapatkan perawatan lanjutan di rumah sakit. Artinya, Faskes Tingkat I akan mengeluarkan surat rujukan kepada BPJS di Tingkat II. 

Namun, untuk kondisi gawat darurat yang membutuhkan penanganan langsung di UGD, nasabah tidak membutuhkan surat rujukan. Jadi, bisa langsung mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit, sesuai dengan kelas BPJS Kesehatan yang dimiliki. 

Selain memiliki BPJS, pastikan kamu juga mengumpulkan dana darurat untuk mengantisipasi risiko mendadak seperti jatuh sakit. Untuk mengetahui berapa kebutuhan dana darurat kamu, manfaatkan Kalkulator Dana Darurat berikut!

Cara memperpanjang surat rujukan BPJS Kesehatan

Kamu juga harus tahu jika surat rujukan ini memiliki batas waktu. Masa berlaku surat rujukan BPJS adalah adalah 90 hari atau kurang lebih tiga bulan sejak surat rujukan tersebut diterbitkan.

Masa berlaku tersebut biasanya tertera di bagian bawah surat rujukan yang kamu terima. Selama belum jatuh tempo, kamu masih bisa menggunakannya.

Bagaimana jika habis? Ini dia cara memperpanjang surat rujukan BPJS yang harus kamu tahu.

1. Memperpanjang surat rujukan dari Faskes Tingkat 1

Jika masa berlaku surat rujukan BPJS sudah habis, kamu cukup datang ke Faskes Tingkat 1 untuk kembali menjalani pemeriksaan kesehatan.

Surat Rujukan BPJS: Syarat dan Cara Membuatnya 2021
Surat Rujukan BPJS: Syarat dan Cara Membuatnya 2021

Jika berdasarkan hasil pemeriksaan, kamu harus kembali dirujuk ke rumah sakit, maka dokter Faskes I akan menerbitkan surat rujukan yang baru. 

2. Memperpanjang surat rujuk balik dari rumah sakit

Surat rujuk balik dari rumah sakit akan diberikan kepada pasien dengan riwayat penyakit kronis yang sudah dinyatakan dalam kondisi stabil dan bisa menjalani rawat jalan di Faskes Tingkat I. 

Surat ini memiliki masa berlaku yang sama yakni 90 hari, namun jika masa berlaku sudah habis, surat tidak bisa diperpanjang. Maka, pasien wajib mendapatkan kembali surat rujuk balik terbaru dari rumah sakit. 

Dengan surat rujuk balik tersebut, pasien cukup memeriksakan diri ke Faskes Tingkat 1. Faskes Tingkat 1 akan membuatkan surat kunjungan dan salinan resep sesuai dengan catatan resep dari dokter spesialis di rumah sakit. Resep tersebut bisa ditebus secara gratis di apotek-apotek yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan 

Itu tadi beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang rujukan BPJS Kesehatan. Nah, jika memiliki anggaran lebih kamu dapat melengkapi kepesertaan BPJS Kesehatan yang dimiliki dengan pilihan asuransi swasta. Selain layanan yang diberikan lebih praktis, preminya pun beragam sehingga bisa disesuaikan dengan anggaran. Tertarik?

Pertanyaan terkait rujukan BPJS Kesehatan

Masih punya banyak pertanyaan yang belum terjawab seputar BPJS dan Asuransi? Kunjungi Tanya Lifepal sekarang dan cek jawaban dari Pakar Asuransi Indonesia, Irvan Rahardjo. Kalau belum menemukan jawabannya, langsung kirimkan pertanyaanmu, dan biarkan rekan ahli kami menjawab!