Pahami Istilah dalam Asuransi Supaya Tidak Bingung Sendiri

Berpikir polis

Berencana untuk membeli polis asuransi? Ada baiknya, sebelum membeli produk asuransi, kita terlebih dahulu mengenal istilah-istilah dalam asuransi. 

Dengan mengenal dan memahami istilah asuransi, kita tidak akan merasa kebingungan sendiri dengan produk asuransi yang ditawarkan agen asuransi atau membelinya lewat broker di marketplace

Selain itu, mengenal dan memahami istilah asuransi akan membantu kita kelak dalam mengajukan klaim karena bisa memahami kejadian yang kita alami. 

Asuransi Jiwa dan Asuransi Umum

Kita harus dapat membedakan antara asuransi jiwa dan umum sebelum memutuskan akan membeli produk asuransi. Perbedaannya yang paling mendasar antara kedua jenis asuransi ini adalah jenis perlindungan yang diberikan. 

Mengutip dari Undang-Undang No 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian, jenis usaha asuransi dibedakan menjadi sembilan jenis usaha. 

  • Usaha asuransi jiwa.
  • Usaha asuransi umum. 
  • Usaha reasuransi. 
  • Usaha asuransi umum syariah. 
  • Usaha asuransi jiwa syariah. 
  • Usaha reasuransi syariah. 
  • Usaha pialang asuransi. 
  • Usaha pialang reasuransi. 
  • Usaha penilai kerugian asuransi. 

Dalam tulisan kali ini, kita akan membahas dua jenis asuransi yang umum dikenal masyarakat saat ini. 

Asuransi umum 

Asuransi umum adalah usaha jasa pertanggungan risiko yang memberikan penggantian kepada tertanggung atau pemegang polis karena kerugian, kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita tertanggung atau pemegang polis karena terjadinya suatu peristiwa yang tidak pasti.

Jenis produk yang ditawarkan asuransi umum antara lain: 

  • Asuransi Harta Benda. 
  • Asuransi Kesehatan.
  • Asuransi Rekayasa.
  • Asuransi Kecelakaan Diri. 
  • Asuransi Kendaraan.
  • Asuransi Perjalanan.
  • Asuransi Pengangkutan Barang. 
  • Asuransi Aneka.
  • Asuransi Penerbangan. 
  • Asuransi Minyak dan Gas Bumi.

Asuransi jiwa

Asuransi jiwa adalah usaha yang menyelenggarakan jasa penanggulangan risiko yang memberikan pembayaran kepada pemegang polis, tertanggung, atau pihak lain yang berhak dalam hal tertanggung meninggal dunia atau tetap hidup, atau pembayaran lain kepada pemegang polis, tertanggung, atau pihak lain yang berhak pada waktu tertentu yang diatur dalam perjanjian, yang besarnya telah ditetapkan dan/atau didasarkan pada hasil pengelolaan dana.

Secara umum, jenis produk asuransi jiwa meliputi: 

  • Asuransi jiwa berjangka 

Fungsinya untuk memberi proteksi kepada tertanggung dalam jangka waktu tertentu saja. Produk ini cocok bagi kita yang sedang mempersiapkan dana di masa depan, seperti dana pendidikan. 

  • Asuransi jiwa seumur hidup 

Fungsinya memberikan perlindungan hingga usia 100 tahun. Produk ini cocok sebagai persiapan masa pensiun. 

  • Asuransi jiwa dwiguna atau endowment insurance

Fungsinya memberikan dua manfaat sekaligus yakni sebagai perlindungan diri dan tabungan masa depan. Produk ini cocok untuk masa pensiun. 

  • Asuransi jiwa unit link.

Produk unit link memberikan manfaat perlindungan sekaligus investasi. 

Dapat disimpulkan, kedua jenis usaha asuransi tersebut memiliki perbedaan pada jenis pertanggungan risiko yang diberikan. Sederhananya, asuransi umum memberikan perlindungan terhadap sebuah objek, sedangkan asuransi jiwa memberikan perlindungan atas jiwa peserta asuransi sendiri. 

Istilah dalam Asuransi yang Sering Digunakan

Setelah memutuskan untuk membeli produk asuransi yang mana, kita biasanya akan mencari tahu bagaimana proses kontrak pembeliannya. Dalam kontrak perjanjian pembelian polis asuransi, akan ditemukan sejumlah istilah-istilah asuransi yang digunakan oleh perusahaan asuransi umum dan jiwa. 

Biasanya, istilah dalam kontrak asuransi tersebut hampir sama. Istilah asuransi yang dimuat berhubungan erat dengan isi perjanjian yang akan ditandatangani. Sebagai bukti dari persetujuan membeli produk tersebut. 

Berikut sejumlah istilah asuransi yang mesti kita pelajari, sebelum menyatakan setuju untuk membeli produk asuransi. 

Ahli waris

Nama orang yang tercantum dalam polis untuk menerima santunan apabila terjadi kematian pada Tertanggung.

Agen asuransi 

Agen asuransi adalah orang yang bekerja sendiri atau bekerja pada badan usaha, yang bertindak untuk dan atas nama Perusahaan Asuransi atau Perusahaan Asuransi Syariah dan memenuhi persyaratan untuk mewakili Perusahaan Asuransi atau Perusahaan Asuransi Syariah memasarkan produk asuransi atau produk asuransi syariah. 

Contestable period 

Dikenal dengan sebutan masa percobaan, yakni periode (dua tahun) penanggung berhak mempertanyakan atau menyelidiki kebenaran informasi/data yang diberikan Tertanggung atau Pemegang Polis. Dalam surat aplikasi untuk menentukan keputusan selanjutnya atas kontrak polis tersebut.

Investment-linked plan 

Investment-linked plan adalah program asuransi yang dikaitkan dengan investasi. Premi yang dibayarkan untuk membeli manfaat proteksi asuransi jiwa. Plus membeli unit dalam suatu portofolio dana investasi. Harga unit-unit akan tergantung pada kinerja investasi dana.

Kedaluwarsa (lapse) 

Hilangnya manfaat/jaminan perlindungan polis yang disebabkan karena pembayaran premi terhenti. 

Klaim

Klaim asuransi adalah pengajuan resmi kepada perusahaan asuransi untuk meminta pembayaran. Selanjutnya perusahaan harus membayarkan nilainya kepada pihak tertanggung. 

Lapse notification 

Pemberitahuan secara tertulis dari penanggung kepada pemegang polis jika polisnya hangus.

Maturity date (tanggal jatuh tempo)

Tanggal yang telah disetujui pada saat suatu perusahaan asuransi membayarkan sejumlah tunai uang.

Minor

Seseorang yang masih dibawah umur, yaitu di bawah 21 tahun dan belum menikah.

Objek asuransi 

Objek asuransi adalah jiwa dan raga, kesehatan manusia, tanggung jawab hukum, benda dan jasa, serta semua kepentingan lainnya yang dapat hilang, rusak, rugi, dan/atau berkurang nilainya.

Pemegang polis 

Pihak yang mengikatkan diri berdasarkan perjanjian dengan perusahaan asuransi, untuk mendapatkan pelindungan atau pengelolaan atas risiko bagi dirinya, tertanggung, atau peserta lain.

Peserta asuransi

Pihak yang menghadapi risiko sebagaimana diatur dalam perjanjian Asuransi Syariah atau perjanjian reasuransi syariah.

Pinjaman Premi Otomatis / Automatic Premium Loan (APL)

Pinjaman polis otomatis yang diambil dari Nilai Tunai Polis (selama Nilai Tunai mencukupi), untuk melunasi premi yang belum dibayar sampai akhir masa keleluasaan (tidak berlaku untuk Polis Asuransi Jiwa Unit Link).

Policy lapse (polis lewat waktu)

Penghentian penanggungan asuransi, sebagai akibat dari tidak dibayarnya premi-premi.

Polis asuransi

Polis asuransi adalah kontrak tertulis antara perusahaan asuransi dengan nasabah. Isinya adalah pengalihan risiko, jenis risiko yang ditanggung hingga jangka waktu perlindungan diberikan. 

Premi atau kontribusi

Sejumlah uang yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi atau perusahaan reasuransi dan disetujui oleh pemegang polis. Uang untuk dibayarkan berdasarkan perjanjian asuransi atau perjanjian reasuransi. Atau sejumlah uang yang ditetapkan, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mendasari program asuransi wajib untuk mendapatkan manfaat. 

Regular Premium Policy (Polis Premi Reguler)

Suatu polis yang menghendaki pembayaran premi secara berkala, sebagai contoh, bulanan, setiap empat bulan, setiap enam bulan atau tahunan.

Risk Based Capital

Rasio untuk mengukur kesehatan dan keamanan finansial perusahaan asuransi. Ukurannya berdasarkan kemampuan modal mereka untuk menutup seluruh kerugian yang ada.

Single Premium Policy (polis dengan premi sekali bayar)

Suatu polis yang hanya menghendaki sekali pembayaran premi yang dilakukan di muka.

Sum Assured (jumlah uang pertanggungan)

Jumlah uang jaminan yang dipertanggungkan kepada pemegang polis.

Surrender

Penjualan polis kepada pihak Penanggung sebesar Nilai Tunai yang telah terbentuk pada saat penjualan polis dilakukan.

Tertanggung 

Pihak yang menghadapi risiko sebagaimana diatur dalam perjanjian Asuransi atau perjanjian reasuransi.

Underwriting 

Underwriting adalah proses mengidentifikasi dan menyeleksi risiko dan mengelompokkan tingkat risiko dari calon nasabah asuransi. Underwriting dinilai penting sebagai gambaran jumlah premi yang harus dibayarkan. 

Uang pertanggungan (face amount)

Uang pertanggungan yang tercantum pada halaman polis yang akan dibayar apabila terjadi kematian atau kondisi polis lain yaitu dibayarkan pada saat masa pertanggungan berakhir sesuai dengan macam asuransi yang diambil. Tidak termasuk jumlah tambahan yang akan dibayarkan untuk ketentuan khusus lainnya.

Sekian informasi lengkap soal istilah-istilah asuransi. Semoga dapat membantu kita untuk memahami seluk-beluk dunia asuransi secara umum, ya!

Karena manfaatnya di masa depan yang besar, ada baiknya bagi kita untuk memproteksi diri dengan asuransi demi meminimalkan kerugian finansial akibat peristiwa tidak menyenangkan yang menimpa kita dan keluarga.  

Khusus dalam hal ini, Lifepal sebagai marketplace produk asuransi tepercaya menawarkan berbagai produk asuransi yang tepat untuk kita dan keluarga. Uniknya lagi, kita bisa menyesuaikan polis asuransi yang sesuai dengan bujet kita, lho!

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, jangan ragu untuk mengunjungi situs web kami di Lifepal untuk berkonsultasi secara langsung.

Yuk, langsung datang ke Lifepal!