Asuransi Kecelakaan

HEMAT 30%
Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
 

Daftar Asuransi Kecelakaan Terbaik di Indonesia 

Mendapatkan perusahaan asuransi kecelakaan yang cocok memang bukan hal mudah. Sebagai bahan referensi, berikut ini beberapa pilihan terbaik yang direkomendasikan Lifepal.

Asuransi dengan pertanggungan kecelakaan terbaik

Setiap polis asuransi kecelakaan tentu memiliki keunggulannya masing-masing. Supaya tidak bingung, berikut adalah polis asuransi kecelakaan terbaik rekomendasi Lifepal.

1. Simas Personal Accident (Asuransi Sinarmas)

  • Jaminan pemberian santunan tunai terhadap ahli waris apabila terjadi risiko kematian atau cacat tetap akibat kecelakaan.
  • Dibayarkannya biaya perawatan di rumah sakit akibat kecelakaan.
  • Adanya perluasan risiko sepeda motor.

2. Asuransi Kecelakaan Diri Gratis (Asuransi Cigna)

  • Tersedianya asuransi kecelakaan gratis untuk perlindungan atas musibah kecelakaan dengan premi Rp0. 
  • Asuransi ini memberikan manfaat sebesar Rp20 juta untuk risiko meninggal dunia akibat kecelakaan dengan masa perlindungan selama 30 hari sejak bukti kepesertaan diterima.

3. Zurich Accident Solution (Asuransi Zurich)

  • Tersedianya jaminan  perlindungan atas kematian akibat sebab alami.
  • Dengan syarat batas usia 16-65 tahun.

4. Asuransi Kecelakaan (Asuransi Jasa Raharja)

  • Tersedianya dua program asuransi, yaitu Asuransi Kecelakaan Alat Angkutan Umum dan Asuransi Tanggung Jawab Menurut Hukum Terhadap Pihak Ketiga.
  • Tidak dipungut premi kembali sebab premi sudah otomatis terbayarkan ketika melakukan pendaftaran atau perpanjangan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) maupun pada saat menggunakan transportasi umum.

Asuransi kecelakaan terbaik berdasarkan layanan nasabah

Fasilitas dan layanan cepat tentu menjadi salah satu pertimbangan penting saat memilih asuransi kecelakaan. Mulai dari tersedianya hotline 24 jam, aplikasi untuk nasabah, dan metode pembayaran yang beragam. Berikut ini tiga perusahaan asuransi kecelakaan dengan layanan terbaik rekomendasi Lifepal.

1. Asuransi Tugu Mandiri

  • Tersedianya layanan digital TMLife
  • Tersedianya hotline 24 jam Halo Tugu Mandiri: 021-27886600

2. Lippo Insurance

  • Tersedia layanan ePolicy dan e-benefit Lippoinsurance
  • Layanan call center Lippo Insurance Call Center: (021) 525 6161

3. FPG Insurance

  • Layanan call center FPG (021) 5082 1555
  • Layanan pembelian asuransi kecelakaan yang dapat diakses melalui situs resmi FPG Insurance.

4. Asuransi Wahana Tata

  • Layanan nasabah bernama Vania dapat diakses melalui berbagai platform, seperti Whatsapp, Line, Facebook Messenger, dan Telegram.

 

Pengertian Asuransi Kecelakaan

Asuransi kecelakaan menjadi salah satu jenis asuransi yang tidak bisa kita lewatkan begitu saja. Asuransi ini memberikan jaminan apabila terjadi risiko kecelakaan, yang bisa menyebabkan cedera, cacat tetap total, cacat tetap sebagian, hingga kematian.

Asuransi kecelakaan adalah asuransi yang memberikan jaminan atau manfaat berupa santunan jika terjadi risiko kecelakaan baik itu kecelakaan kerja, kecelakaan pada saat perjalanan, kecelakaan pada saat berkendara, atau bahkan kecelakaan diri.

Manfaat yang bisa kita terima dengan menggunakan asuransi ini, pada umumnya dapat berupa pemberian santunan kematian atau cacat total. Tersedia juga penggantian biaya pengobatan untuk cedera yang dialami.

Tingkat kecelakaan meningkat setiap tahunnya

Tingkat kecelakaan akibat kendaraan di Indonesia nyatanya selalu mengalami peningkatan selama lima tahun terakhir ini. Menurut data BPS Indonesia, jumlah kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya mengalami kenaikan dan hal tersebut tentunya berdampak pada jumlah korban meninggal. Informasi selengkapnya simak tabel berikut ini.

jumlah-kasus-kecelakaan,-kasus-kematian

Dari data di atas, kita bisa melihat pada tahun 2017 jumlah kasus kecelakaan mengalami penurunan sebanyak 2,2 persen tetapi pada tahun 2018 kembali mengalami peningkatan sebanyak 4,68 persen.

Sedangkan jumlah korban meninggal di Indonesia mengalami penurunan selama kurun waktu dua tahun terakhir. Meskipun demikian, jumlah tersebut masih tergolong besar dan mengkhawatirkan.

Biaya perawatan medis yang terus meningkat

Ketika terjadi kecelakaan, korban pasti membutuhkan perawatan medis. Sayangnya, berdasarkan informasi yang didapat dari CNNIndonesia.com, biaya perawatan medis setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada tahun 2018 saja, biaya medis meningkat sebesar 12,6 persen. Angka ini bahkan lebih tinggi daripada negara Malaysia yang naik sebesar 12,5 persen, Singapura 9,1 persen, dan rata-rata negara lain di Asia naik sekitar 10 persen.

Angka tersebut tentu akan sangat memberatkan khususnya jika tidak punya asuransi. Simak contoh tabel perbandingan harga perawatan di rumah sakit antara tahun 2017 dan 2018 berikut ini sebagai bahan pertimbangan kita.

Keterangan Tahun 2017 Tahun 2018

(setelah kenaikan 12,6 persen)

Biaya darurat UGD Rp500.000 Rp563.000
Biaya kamar rawat 3 Rp275.000 Rp309.650
Kunjungan dokter Rp300.000 Rp337.800
Biaya pembedahan (contoh: operasi tulang) Rp35.000.000 Rp39.410.000

Tingkat kecelakaan kerja di Indonesia masih tinggi

Tingkat kecelakaan kerja di Indonesia masih tergolong tinggi. Berdasarkan data yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan, jumlah kecelakaan kerja dari kasus ringan hingga kasus berat masih berada di angka puluhan ribu. 

Pada tahun 2017 saja jumlah kecelakaan kerja mencapai angka 123 ribu kasus. Sedangkan, pada tahun 2018 kasus kecelakaan kerja mengalami peningkatan hingga 173 ribu kasus.

Bandingkan Asuransi Kecelakaan Terbaik

Salah satu cara yang bisa dilakukan buat mendapatkan asuransi kecelakaan yang cocok, yaitu dengan melakukan perbandingan antara produk asuransi yang satu dengan yang lain.

Lifepal hadir sebagai platform asuransi yang dapat membantu nasabah untuk bandingkan dan beli asuransi kecelakaan secara online. Melalui Lifepal.co.id, calon nasabah dapat dengan mudah membandingkan harga premi dan manfaat asuransi kecelakaan yang ditawarkan oleh berbagai perusahaan asuransi. 

Untuk mendapatkan penawaran asuransi kecelakaan terbaik dengan premi yang paling terjangkau, silakan isi formulir di atas dan dapatkan konsultasi gratis bersama Lifepal.

Daftar Isi

  • Keuntungan punya asuransi kecelakaan
  • Jenis-jenis asuransi kecelakaan
  • Cakupan pertanggungan asuransi kecelakaan
  • Jenis santunan yang diberikan
  • Besaran premi asuransi kecelakaan
  • Tips memilih asuransi kecelakaan terbaik
  • Perbedaan asuransi kecelakaan dan asuransi jiwa

Keuntungan Memiliki Asuransi Kecelakaan

Asuransi kecelakaan tentunya memberikan jaminan hidup pada kita apabila terjadi risiko yang tidak diinginkan. Berikut ini beberapa keuntungan yang bisa kita dapatkan dengan memiliki asuransi kecelakaan.

  • Menyiapkan santunan bagi keluarga yang ditinggalkan apabila kita meninggal karena kecelakaan demi memastikan kondisi finansial keluarga tetap terjamin.
  • Biaya perawatan yang pasti ditanggung. Efek dari kecelakaan bukan cuma kematian tapi juga perawatan yang harus dijalani di rumah sakit. Ketika proses perawatan terjadi tentu kita membutuhkan biaya perawatan yang tidak sedikit, belum lagi jika yang mengalami kecelakaan adalah seorang kepala keluarga yang harus mencari nafkah. Adanya asuransi ini bisa mengurangi beban finansial keluarga selama beberapa waktu ke depan.
  • BIsa dijadikan jaminan hari tua. Maksudnya selama kita memiliki asuransi kecelakaan bahkan di usia tua sekalipun kita tidak perlu mengkhawatirkan kondisi keuangan ketika kecelakaan terjadi. Apalagi asuransi ini memberikan jaminan bagi tertanggung hingga usia lebih dari 50 tahun.

Jenis Asuransi Kecelakaan

Asuransi kecelakaan terbagi menjadi empat jenis, yaitu asuransi kecelakaan diri, asuransi kecelakaan kerja, asuransi kecelakaan lalu lintas, dan asuransi kecelakaan pesawat. Lebih jelasnya simak di bawah ini.

Asuransi kecelakaan diri

Asuransi kecelakaan diri menjadi produk asuransi yang paling banyak ditawarkan perusahaan asuransi. Asuransi ini menawarkan proteksi untuk berbagai cedera akibat apapun yang tidak disengaja.

Cuma perlu diketahui, ada beberapa pengecualian dalam asuransi kecelakaan ini. Misalnya, seperti kecelakaan karena kesengajaan atau mengikuti hal-hal ekstrem yang tidak ditanggung dalam polis.

Asuransi kecelakaan diri juga terbagi menjadi beberapa kategori, di antaranya seperti:

  • Asuransi kecelakaan diri individu: Jenis asuransi ini hanya akan menanggung satu individu atau satu orang tertanggung saja.
  • Asuransi kecelakaan diri kelompok: Jenis asuransi ini ditujukan untuk grup atau sekelompok orang dengan maksimal peserta kurang lebih 25 orang atau tergantung kebijakan setiap perusahaan asuransi.
  • Asuransi kecelakaan diri keluarga: Jenis asuransi ini ditujukan untuk menanggung seluruh anggota keluarga, mulai dari ayah, ibu, dan anak.

Asuransi kecelakaan kerja

Sesuai dengan namanya, asuransi ini khususnya dibutuhkan perusahaan apabila bidang pekerjaan yang dimiliki mempunyai risiko kecelakaan yang tinggi.

Asuransi ini tergolong wajib dimiliki oleh tiap perusahaan. Seperti yang diamanatkan oleh undang-undang, seluruh pekerja seharusnya sudah terlindungi oleh asuransi kecelakaan kerja. Minimal dari BPJS Ketenagakerjaan. Karena BPJS Ketenagakerjaan punya program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja).

Asuransi kecelakaan lalu lintas

Asuransi kecelakaan lalu lintas bisa memberikan jaminan proteksi terhadap risiko kecelakaan lalu lintas. Bentuk pertanggungan yang diberikan berupa pemberian santunan meninggal dunia maupun cacat tetap.

Asuransi ini diberikan kepada para pengguna jalan seperti penumpang angkutan umum, penumpang kendaraan pribadi, dan pejalan kaki.

Asuransi kecelakaan pesawat

Asuransi kecelakaan pesawat lebih diperuntukkan bagi pengguna transportasi udara seperti pesawat.  Pada umumnya asuransi ini sudah termasuk di dalam biaya tiket pesawat yang harus dibayarkan penumpang setiap akan naik.

Bentuk pertanggungan yang diberikan pada asuransi ini berupa pemberian santunan meninggal dunia yang akan diberikan pada ahli waris maupun santunan cacat tetap sesuai dengan manfaat yang tertulis pada polis.

Cakupan Manfaat Asuransi Kecelakaan

Adapun cakupan manfaat asuransi kecelakaan terdiri atas santunan meninggal dunia, santunan cacat tetap, dan biaya perawatan. Berikut penjelasan lebih detail mengenai cakupan manfaat tersebut.

Santunan atas risiko kematian

Jaminan atas risiko kematian diberikan apabila:

  • Tertanggung meninggal dunia dalam batas waktu 12 bulan sejak terjadinya kecelakaan.
  • Hilang dan tidak ditemukan dalam kurun waktu 60 hari sejak terjadinya kecelakaan.

Untuk besaran santunan yang diberikan atas risiko ini adalah 100 persen dari nilai pertanggungan dan akan diberikan kepada pemegang polis atau ahli waris.

Santunan atas risiko cacat tetap

Jaminan atas risiko cacat tetap diberikan apabila:

  • Mengalami cacat tetap total akibat hilang atau tidak berfungsinya kedua maupun salah satu mata, tangan, dan kaki, 
  • Mengalami cacat tetap sebagian akibat  hilang atau tidak berfungsinya sebagian dari anggota tubuh.

Sedangkan besaran santunan yang diberikan untuk cacat tetap total adalah 100 persen dari nilai pertanggungan. 

Namun, jika cacat yang dialami bukan cacat tetap total maka berikut perhitungan manfaat yang diberikan:

No. Uraian Tabel persentase
1 Lengan kanan mulai dari sendi bahu 60%
2 Lengan kiri mulai dari sendi bahu 50%
3 Lengan kanan mulai dari atasnya sendi siku 50%
4 Lengan kiri mulai dari atasnya sendi siku 40%
5 Tangan kanan mulai dari atasnya pergelangan tangan 40%
6 Tangan kiri mulai dari atasnya pergelangan tangan  30%
7 Satu kaki mulai dari lutut sampai pangkal paha 50%
8 Satu kaki mulai dari mata kaki sampai lutut 25%
9 Ibu jari tangan kanan 15%
10 Ibu jari tangan kiri 10%
11 Jari telunjuk tangan kanan 10%
12 Jari telunjuk tangan kiri 8%
13 Jari kelingking tangan kanan 8%
14 Jari kelingking tangan kiri 6%
15 Jari tengah atau manis tangan kanan 5%
16 Jari tengah atau manis tangan kiri 4%
17 Satu ibu jari kaki 8%
18 Satu jari kaki lainnya 5%
19 Sebelah mata 50%
20 Pendengaran pada kedua belah telinga 50%
21 Pendengaran pada sebelah telinga 25%
22 Sebelah daun telinga secara keseluruhan 5%

Santunan atas biaya perawatan atau pengobatan

Jaminan akan diberikan dalam bentuk penggantian biaya perawatan selama tertanggung menerima perawatan medis di rumah sakit akibat kecelakaan yang sudah dijamin polis. Manfaat yang diberikan bisa berupa uang santunan maupun biaya perawatan yang akan dibayarkan secara reimbursement.

Besaran Premi Asuransi Kecelakaan

Berikut ini penjelasan selengkapnya mengenai faktor yang dapat memengaruhi besaran premi asuransi kecelakaan: 

Pekerjaan

Faktor utama yang menentukan besaran premi asuransi kecelakaan adalah jenis pekerjaan yang dilakukan. Jenis pekerjaan ini terbagi menjadi empat golongan. Untuk lebih jelasnya, mari simak informasinya berikut.

  • Golongan A (Risiko hampir nol): Orang yang bekerja di kantor/sering tinggal di kantor. Contoh: direktur, akuntan, sekretaris, karyawan administrasi, dsb.
  • Golongan B (Risiko kecil): Orang yang sering berpergian atau melakukan dinas di luar. Contoh: ibu rumah tangga, pimpinan proyek, manajer atau karyawan lapangan yang tidak terlibat langsung dalam pekerjaan, dsb.
  • Golongan C (Risiko sedang): Orang yang pekerjaannya membutuhkan alat-alat. Contoh: dokter gigi, ahli bedah, paramedis, sopir, mekanik, petugas laboratorium, manajer lapangan yang terlibat langsung proses pekerjaan, dsb.
  • Golongan D (Risiko tinggi): Orang yang melakukan pekerjaan berat dan berbahaya. Contoh: pekerja tambang, pekerja arus listrik tegangan tinggi, pekerja pada bangunan bertingkat tinggi, awak kapal, dsb.

Usia

Selain faktor pekerjaan, usia juga memengaruhi premi yang akan diberlakukan oleh perusahaan asuransi. Sebab, semakin tua usia peserta maka risiko penyakit akan lebih tinggi dan tingkat terjadinya kecelakaan pun akan lebih besar.

Riwayat penyakit

Calon peserta asuransi dengan riwayat penyakit tertentu biasanya akan dikenakan premi yang lebih tinggi atau dikenakan pengecualian tertentu.

Ciri-Ciri Asuransi Kecelakaan yang Layak untuk Dipilih

Setelah kita mengetahui faktor apa saja yang memengaruhi premi asuransi kecelakaan. Ada beberapa hal yang harus kita pertimbangkan ketika memilih asuransi kecelakaan. Berikut ini adalah poin yang bisa dipertimbangkan:

  • Menjelaskan apa yang ditanggung maupun dikecualikan. Produk asuransi yang bagus adalah yang menjelaskan kepada nasabah apa saja yang ditanggung maupun dikecualikan dalam polis.
  • Rasio keluhan pelanggan. Sebelum memilih, pastikan perusahaan dari produk asuransi yang diinginkan tersebut memiliki rasio keluhan pelanggan yang sedikit bahkan belum memiliki keluhan. Hal ini akan menjadi tolok ukur akan pelayanan yang diberikan oleh perusahaan.
  • Prosedur klaim. Perusahaan asuransi kecelakaan yang layak dipilih tentunya tidak memiliki prosedur klaim yang berbelit-belit dan susah dimengerti nasabah.
  • Masa tunggu. Masa tunggu adalah periode tertentu setelah polis diterbitkan. Pada umumnya perusahaan asuransi akan menetapkan masa tunggu normalnya 30 hari setelah menandatangani klausul.

Perbedaan Asuransi Kecelakaan dan Asuransi Jiwa

Sampai saat ini ternyata masih banyak orang yang bingung atas perbedaan asuransi kecelakaan dan asuransi jiwa. Tak jarang kebingungan itu membuat kita dilema untuk memilih mana yang cocok. Supaya tidak bingung, mari simak penjelasannya di bawah ini.

Asuransi Kecelakaan Asuransi Jiwa
Menjamin risiko kematian dan cacat tetap yang disebabkan oleh kecelakaan. Menjamin risiko kematian dan cacat tetap yang disebabkan oleh sebab alami, sakit, maupun kecelakaan.
Santunan cacat tetap sebagai manfaat dasar Santunan cacat tetap sebagai bentuk perluasan
Masa pertanggungan hanya berlaku bagi tertanggung yang telah berusia diatas 17 tahun sampai dengan usia 60 tahun. Masa pertanggungan seumur hidup. 

Istilah-Istilah dalam Asuransi Kecelakaan

  • Masa tunggu adalah periode di mana tidak ada pembayaran premi karena alasan tertentu.
  • Pemegang polis adalah orang yang ditanggung oleh perusahaan asuransi karena terdaftar sebagai tertanggung yang membayar premi (kewajiban) sesuai dengan perjanjian dalam polis asuransi.
  • Polis adalah perjanjian yang dilakukan antara tertanggung (nasabah) dengan penanggung (perusahaan asuransi) .
  • Premi adalah biaya yang dibayarkan oleh tertanggung (nasabah) atau pemegang polis kepada perusahaan asuransi sebagai penanggung. Premi dibayarkan sesuai dengan kontrak dalam polis asuransi.
  • Risiko adalah kemungkinan yang terjadi yang dapat menimpa seseorang atau tertanggung.
  • Uang pertanggungan adalah jumlah uang yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi jika tertanggung mengajukan klaim saat mengalami risiko yang dijamin dalam polis asuransi.
  • Underwriter adalah seseorang yang memiliki kompetensi dalam menilai dan memperhitungkan risiko pemegang polis sehingga perusahaan asuransi dapat memutuskan untuk menerima atau menolak calon nasabah.
  • Klaim asuransi yaitu permintaan secara resmi dari pihak peserta asuransi untuk mendapatkan kompensasi alias jaminan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan di polis.
  • Ahli waris adalah orang yang ditunjuk dan tercantum dalam polis untuk menerima uang pertanggungan apabila terjadi kematian pada pemegang polis.
  • Cacat tetap adalah hilang atau tidak berfungsinya seluruh atau sebagian anggota tubuh.
 

Tips & Pertanyaan

Untuk cakupan pertanggungan asuransi kecelakaan ini meliputi kecelakaan yang terjadi secara tiba-tiba dan mengakibatkan luka fisik. 

Kecelakaan tersebut bisa seperti kecelakaan kendaraan, kecelakaan kerja, keracunan akibat menghirup gas beracun, terjangkit virus akibat terjatuh ke dalam zat cair berbahaya, dan mati lemas ataupun tenggelam.

Secara besar ada tiga tipe utama yang dikecualikan oleh asuransi kecelakaan. Pertama kecelakaan akibat langsung seperti melakukan extreme sport, memakai zat yang diketahui berbahaya untuk tubuh, mengendarai transportasi udara tanpa memiliki izin resmi, dan semakin parahnya luka akibat kecelakaan karena mengidap penyakit gula, peredaran darah yang kurang baik, serta pembesaran pembuluh darah.

Kedua, pengecualian asuransi kecelakaan akibat kecelakaan yang terjadi karena tugas dinas kemiliteran, kerusuhan, pemogokan, perang, terorisme, dan kecelakaan akibat reaksi inti atom atau nuklir. Ketiga pengecualian atas pengobatan yang timbul akibat infeksi virus HIV dan AIDS.

Metode penggantian asuransi kecelakaan dilakukan dengan memberikan santunan tunai kepada tertanggung atau ahli waris ketika terjadi risiko kematian atau cacat tetap akibat kecelakaan.

Namun jika kecelakaan mengakibatkan cedera dan membutuhkan perawatan medis, maka penggantian biaya dilakukan dengan sistem reimbursement berdasarkan kwitansi asli yang dikeluarkan oleh dokter yang melakukan perawatan.

Tentu bisa. Apabila tertanggung telah menerima santunan cacat tetap, tapi akibat kecelakaan yang sama itu tertanggung meninggal dunia maka hak atas santunan kematian akan tetap diberikan. Namun jumlahnya akan dikurangi dari jumlah santunan cacat tetap yang telah dibayarkan. 

Namun, jika santunan cacat tetap yang telah dibayar lebih besar daripada santunan kematian, maka tertanggung tidak berhak atas santunan kematian.

Pertanggungan asuransi berlaku di seluruh wilayah di dalam maupun luar negeri.

Batas maksimal melakukan klaim asuransi adalah lima hari terhitung sejak terjadinya kecelakaan.

Pada umumnya perusahaan asuransi akan menyelesaikan pembayaran klaim dalam kurun waktu 30 hari sejak adanya kesepakatan tertulis antara tertanggung dan penanggung.

Tentu bisa, jika tertanggung tidak mengajukan klaim dalam waktu 12 bulan sejak terjadinya kecelakaan.