Reimburse adalah Penggantian Uang, Ini Contohnya di Asuransi

Reimburse adalah klaim biaya

Reimburse adalah penggantian uang oleh perusahaan kepada karyawannya sebagai bentuk kompensasi. Sementara reimbursement adalah uang pengganti yang dibayar perusahaan atas transaksi yang sudah dibayarkan terlebih dahulu oleh karyawan, nasabah, atau klien perusahaan tersebut.

Sistem ini biasa kita temukan pada sistem klaim asuransi dan operasional bisnis. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini!

Reimburse adalah penggantian uang, ini pengertian lengkapnya

Apa itu reimburse? Berikut pengertiannya berdasarkan dua jenis sistem yang berbeda, yaitu operasional bisnis dan asuransi.

1. Reimburse dalam operasional bisnis

Dalam operasional bisnis, reimburse adalah penggantian biaya ke karyawan untuk keperluan perusahaan. Misalnya, akomodasi untuk perjalanan dinas, mulai dari tiket pesawat, hotel, hingga makanan.

2. Reimburse dalam asuransi

Sistem ini juga dikenal sebagai salah satu metode asuransi dalam mencairkan klaim. Nasabah asuransi perlu membayar terlebih dahulu biaya rumah sakit.

Setelah itu, nasabah mengajukan klaim ke asuransi untuk mendapatkan uang penggantian dari perusahaan asuransi dan penggantiannya akan cair sesuai dengan nominal dalam kuitansi.

Contoh formulir reimburse

Dalam mengajukan klaim asuransi, contoh formulir yang digunakan untuk reimburse adalah sebagai berikut.

Contoh formulir reimburse

Tips mengajukan reimburse

Beberapa poin yang mesti dipahami dalam reimburse adalah sebagai berikut.

1. Pahami syaratnya

Hal paling penting yang perlu kita pahami sebelum mengajukan klaim adalah memahami persyaratannya. Adapun syarat yang diberikan berbeda-beda tergantung kebijakan perusahaan.

Ada aturan yang membatasi besaran penggantian, ada juga yang hanya menggantikan transaksi tertentu. 

2. Selalu simpan bukti pembayaran

Perusahaan mengharuskan nasabah atau karyawan untuk menyertakan dokumen berupa formulir klaim dan kuitansi pembayaran sehingga bisa me-review permintaan klaim tersebut.

Oleh sebab itu, selalu simpan bukti pembayaran setiap melakukan transaksi.

3. Mengajukan klaim secepatnya

Umumnya perusahaan memberikan batas waktu pengajuan klaim. Oleh sebab itu, ada baiknya memerhatikan hal tersebut dan mengajukan klaim secepatnya agar tidak terlewat batas masa klaim.

4. Pastikan semua data yang dicantumkan sesuai

Penting untuk memastikan semua data yang tercantum dalam formulir klaim sesuai dengan aslinya.

Perbedaan klaim reimburse dan cashless

Ada dua cara untuk mengajukan klaim dalam asuransi, yaitu reimburse dan cashless. Cara cashless sering ditawarkan sebagai keunggulan dari beberapa produk asuransi, khususnya asuransi kesehatan

Namun, apa sebetulnya reimburse dan apa bedanya dengan cashless? Penjelasan mengenai cashless dan reimburse adalah sebagai berikut.

1. Cara klaim reimburse

Yang dimaksud dengan klaim asuransi dengan cara reimburse adalah kita harus membayar sendiri atas tagihan perawatan rumah sakit terlebih dahulu.

Setelah keluar dari rumah sakit, barulah kita mengajukan klaim untuk mendapat penggantian dari semua biaya perawatan yang sudah dikeluarkan. 

Cara klaim seperti ini memang agak memberatkan, apalagi untuk nasabah yang tidak memiliki banyak uang dan waktu untuk mengurus semua syarat administratif saat mengajukan klaim. 

Namun, asuransi yang fasilitas klaimnya dengan cara ini biasanya membebaskan nasabahnya memilih rumah sakit manapun guna melakukan perawatan kesehatan. 

Besar premi asuransi bulanan yang harus dibayarkan untuk asuransi dengan cara klaim reimburse biasanya juga lebih murah dibanding asuransi dengan cara klaim cashless

Prosedur klaim reimburse asuransi

  1. Datang ke rumah sakit rekanan asuransi untuk mendapatkan pelayanan medis.
  2. Mengurus administrasi dengan menyebutkan ingin menggunakan asuransi dengan klaim reimburse
  3. Membayar biaya rumah sakit, simpan bukti transaksi.
  4. Lengkapi dokumen persyaratan dengan benar.
  5. Mengirimkan dokumen ke perusahaan asuransi.
  6. Jika klaim diterima, uang akan dicairkan ke rekening nasabah.

2. Cara klaim cashless

Cara klaim cashless jauh lebih mudah dan praktis. Nasabah asuransi cukup menunjukkan kartu asuransi yang mereka miliki dan pihak rumah sakit akan mengecek masa aktif kartu serta jaminan kesehatan apa saja yang ditanggung asuransi. 

Sayangnya, cara ini hanya berlaku pada rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan perusahaan asuransi. Artinya, nasabah tidak bisa bebas memilih rumah sakit yang mereka inginkan. 

Hal itu juga berarti pilihan rumah sakit yang tersedia untuk nasabah tentu lebih sedikit dibanding pilihan rumah sakit dengan cara reimburse

Meskipun sebuah produk asuransi menawarkan sistem cashless, beberapa perawatan yang ditanggung nasabah tetap harus melakukan reimburse.

Contohnya, asuransi keluarga yang ditawarkan Cigna, yaitu Cigna Family Care Optima. Meskipun fasilitas klaimnya adalah cashless, penggantian biaya perawatan untuk pembedahan tetap harus dengan cara reimburse

Terkait besarnya premi bulanan produk asuransi dengan sistem cashless biasanya juga lebih mahal dibandingkan premi asuransi yang klaimnya dilakukan secara reimburse.

Klaim asuransi, pilih reimburse atau cashless?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, kita bisa pertimbangkan sendiri dari tabel berikut. Mungkin akan membantu kita untuk mengetahui perbedaan keduanya dengan lebih mudah. 

Reimburse Cashless
Nasabah harus menyediakan uang untuk perawatan terlebih dahulu Nasabah tidak perlu menyediakan dana perawatan. Perusahaan asuransi sudah langsung memberikan biaya pengganti pada rumah sakit.
Proses klaim lebih lama karena butuh proses administrasi terlebih dahulu Proses klaim dilakukan saat itu juga
Bebas berobat di mana saja Pengobatan hanya bisa dilakukan di rumah sakit yang telah bekerja sama dengan perusahaan penyedia asuransi
Biaya premi lebih murah Biaya premi umumnya lebih mahal

Cara cashless membantu nasabah bebas dari rasa khawatir akan biaya perawatan yang harus dikeluarkan.

Sementara dengan cara reimburse, meskipun pilihan rumah sakitnya lebih banyak, memungkinkan biaya perawatan yang harus dikeluarkan nasabah bisa saja mengganggu cash flow keuangan sehari-hari, bukan? 

Cara terbaik yang dapat kita pilih adalah membeli produk asuransi yang sesuai kebutuhan kita. Misalnya, bagi kita yang sering bepergian, sistem cashless tentu lebih mudah karena mempermudah untuk langsung mengajukan klaim dan mendapat penggantian langsung. 

Namun, perlu ditanyakan juga ke perusahaan asuransi, apakah mereka juga menyediakan kebijaksanaan dalam proses klaim saat terjadi keadaan darurat.

Dalam keadaan darurat bisa saja kita masuk rumah sakit yang tidak bekerja sama dengan perusahaan asuransi tempat kita membeli polis, bukan? 

Begitu juga bila produk asuransi dengan klaim reimburse dirasa lebih tepat, pastikan kita selalu mendapatkan kuitansi pembayaran untuk setiap perawatan kesehatan yang dijalani.

Sebab dalam proses penggantian klaim, kelengkapan dokumen biasanya sering menjadi masalah saat mengajukan klaim.

Selain klaim asuransi, reimburse juga berlaku untuk hal-hal berikut

Di luar klaim asuransi, hal-hal yang juga masuk dalam lingkup reimburse adalah sebagi berikut.

1. Reimburse kepentingan bisnis

Dalam kepentingan bisnis, pengeluaran-pengeluaran terkait pasti ada, mulai dari pengadaan program pelatihan atau training hingga penyewaan tempat.

Kalau biaya-biaya terkait urusan bisnis menggunakan dana pribadi terlebih dahulu, reimburse dapat dilakukan untuk mendapat ganti atas dana yang terpakai.

2. Reimburse biaya perjalanan bisnis

Berpergian untuk kepentingan bisnis atau biasa disebut perjalanan bisnis terkadang juga menggunakan dana pribadi terlebih dahulu.

Biaya perjalanan bisnis itu biasanya termasuk pembelian tiket pesawat, biaya transportasi lain, hingga akomodasi selama berada di luar kota.

Karena untuk kepentingan bisnis menggunakan dana pribadi, reimbursement bisa diajukan ke perusahaan untuk mendapat penggantian biaya perjalanan bisnis selama hal tersebut memang menurut aturan di luar tunjangan transportasi.

Berapa uang pertanggungan asuransi jiwa yang ideal untuk diwariskan ke keluarga?

Risiko hidup tak satu pun yang tahu kapan terjadi. Mempersiapkan diri dengan memiliki asuransi jiwa menjadi solusi dalam meringankan beban keuangan keluarga.

Sebab benefit asuransi jiwa berupa uang pertanggungan berperan dalam meringankan beban pengeluaran keluarga. Lalu berapa besaran uang pertanggungan asuransi jiwa yang ideal? Hitung dengan kalkulator berikut ini.

Buat kamu yang mau tahu lebih banyak tentang asuransi jiwa? Lihat pertanyaan populer seputar asuransi di Tanya Lifepal.

Tanya jawab seputar reimburse

Apa saja syarat reimburse?

Beberapa syarat reimburse adalah biaya yang di-reimburse tidak boleh di-mark up/mark down, adanya bukti asli dari pihak ketiga yang diserahkan kepada penanggung, dan bukti dari pihak ketiga atas nama penanggung.

Apa itu reimburse dalam asuransi kesehatan?

Reimburse asuransi kesehatan adalah klaim penggantian biaya yang diajukan nasabah ke perusahaan asuransi selama menjalani rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit.

Contoh reimbursement apa saja?

Beberapa contoh reimbursement adalah sebagai berikut: ongkos transportasi, biaya makanan, biaya berobat, biaya kacamata, hingga biaya obat.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →