4 Jenis Asuransi Kematian dan 7 Rekomendasi Pilihannya

asuransi kematian

Kali ini kita akan membahas tentang asuransi kematian. Apakah kamu sudah mengetahui apa itu asuransi kematian? 

Asuransi kematian merupakan salah satu jenis asuransi signifikan untuk menghadapi beragam risiko tidak terduga. Karena itu, asuransi ini sangat erat kaitannya dengan asuransi jiwa.

Sebelum kita bahas lebih dalam tentang asuransi kematian, yuk kita ketahui dulu jenis-jenis asuransi jiwa.

Jenis-jenis asuransi jiwa yang dikategorikan sebagai asuransi kematian

Asuransi jiwa merupakan salah satu kontrak perjanjian antara pemegang polis atau tertanggung dengan perusahaan penyedia asuransi yang berperan sebagai perusahaan yang membayarkan sejumlah uang jika terjadi risiko kematian pemegang polis asuransi.

Agar dapat memperoleh manfaatnya, tertanggung pastinya wajib membayar sejumlah premi sebagai ganti atas risiko kematian. Jadi, tujuannya adalah menanggung orang terhadap kerugian finansial yang tidak terduga karena kematian tertanggung.

Asuransi jiwa bisa dibeli untuk kepentingan diri, dan atas nama tertanggung saja atau untuk kepentingan orang ketiga seperti suami untuk istrinya atau orangtua untuk anaknya sebagai tertanggung.

Ada beberapa jenis asuransi jiwa yang digolongkan sebagai asuransi kematian, yaitu:

  • Asuransi jiwa berjangka (Term Life Insurance)
  • Asuransi jiwa seumur hidup (Whole Life Insurance)
  • Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)
  • Asuransi jiwa unit link

1. Asuransi jiwa berjangka (Term Life Insurance)

Asuransi ini fungsinya memberi perlindungan kepada tertanggung dengan waktu tertentu saja dengan hadirnya tawaran kontrak 5, 10 atau 20 tahun dengan premi tetap dan bisa dibilang terjangkau.

Keuntungan yang bisa kamu peroleh:

  • Bebas menentukan besarnya premi sesuai kemampuan.
  • Uang pertanggungan yang didapatkan bisa mencapai miliaran rupiah, jadi ketika tertanggung meninggal saat kontrak masih aktif, keluargalah yang akan mendapatkan uang tersebut.

Sedangkan kekurangannya adalah tertanggung bisa kehilangan uang premi atau hangus saat tertanggung tidak mengalami masalah atau meninggal saat masa kontrak habis.

2. Asuransi jiwa seumur hidup (Whole Life Insurance)

Perlindungan yang diberikan jenis asuransi kedua adalah seumur hidup walaupun biasanya perusahaan asuransi membatasi hanya sampai 100 tahun saja. 

Kamu bisa pakai asuransi tersebut untuk kebutuhan darurat seperti saat bayar tagihan rumah sakit.

Keuntungan dari asuransi jiwa ini adalah:

  • Memungkinkan mendapat nilai tunai dari premi yang dibayarkan.
  • Bisa menggunakan nilai tunai premi yang sudah dibayarkan untuk bayar premi setelahnya saat kamu tidak bisa membayar premi secara berkala.
  • Tidak bisa hangus jika tidak ada klaim.
  • Uang pertanggungan akan diserahkan seluruhnya saat kontrak habis.

Meski begitu, asuransi ini preminya lebih besar dari premi asuransi jiwa berjangka karena angka harapan hidup di Indonesia hanya 65 tahun untuk laki-laki dan 70 tahun untuk perempuan. Jadi, klaimnya sebelum berakhir lebih tinggi.

Selain itu, nilai tunai total premi yang sudah dibayarkan tidak terlalu besar karena bunganya hanya 4% pertahun dan belum dipotong pajak.

3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)

Seperti namanya, sauransi ini punya dua manfaat yaitu sebagai asuransi jiwa berjangka dan tabungan. 

Maksudnya adalah, kamu bisa mendapatkan nilai tunai dari premi yang sudah dibayarkan berupa uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam waktu tertentu sesuai kebijakan polis asuransi yang bersangkutan dan bisa menarik polis asuransi dalam waktu tertentu sebelum kontrak berakhir.

Seperti penjelasan di atas, kamu bisa mengklaim polis sebelum kontrak habis. Selain itu, kamu sebagai tertanggung, akan memperoleh semua pertanggungan meski masih hidup.

Karena punya dua manfaat, preminya cukup besar bisa mencapai jutaan rupiah perbulan.

4. Asuransi jiwa unit link

Merupakan gabungan manfaat asuransi dan investasi. Artinya, kamu sebagai pemegang polis tidak cuma dapat jaminan perlindungan saja tapi juga hasil investasi dengan bunga yang lumayan tinggi per tahun.

Perlu diketahui kalau imbal balik investasi yang diberikan kurang signifikan dibanding investasi murni. Jadi, kalau kamu cari untung besar dari investasi, sebaiknya jangan mengandalkan asuransi ini. Uang pertanggungannya kecil, apalagi jika investasi gagal.

Manfaat asuransi kematian

Apa yang membuat asuransi kematian penting untuk kamu? Ada banyak sekali alasan yang membuat kamu harus mempertimbangkan membeli asuransi kematian. Namun, apa itu asuransi kematian?

Jika dijabarkan secara deskriptif, asuransi jiwa merupakan bagian dari jenis asuransi yang memberikan santunan kepada ahli waris nasabah yang ditinggalkan oleh keluarganya. 

Jenis asuransi ini pun memberikan jaminan kepada peserta nasabah dalam menutupi risiko finansial yang harus menutupi biaya-biaya yang berkaitan dengan kematian seperti rumah sakit, pemakaman, dan sebagainya.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini poin-poin yang harus diperhatikan kenapa kamu harus memiliki asuransi kematian.

  • Keluarga terdekat tidak terbebani
  • Persiapan biaya pemakaman
  • Bantu keluarga yang ditinggalkan
  • Perlindungan atas risiko meninggal dunia akibat penyakit penyebab utama kematian

1. Keluarga terdekat tidak terbebani

Asuransi kematian sangat membantu anggota keluargamu terhindar dari krisis finansial. Tentu sebagai manusia akan selalu menemui kematian tanpa waktu yang tidak pernah ditemukan kapan.

Akan tetapi, kamu juga tidak bisa membiarkan anggota keluarga sendiri terbebani dengan biaya-biaya kematian tidak terduga bukan?

Itulah fungsi utama jika kamu memiliki asuransi kematian mulai dari sekarang. Selain memberikan santunan kematian, kamu juga memulai untuk menikmati manfaat asuransi tersebut dari usia muda berdasarkan rentang waktu yang sudah ditentukan.

2. Persiapan biaya pemakaman

Siapa bilang biaya pemakaman itu murah? Selain membayar tanah untuk pemakaman di tempat pemakaman umum, tentu keluarga kamu juga membutuhkan biaya perawatan dan hal-hal yang berkaitan dengan pengurusan kematian.

Setiap biaya pemakaman dibedakan berdasarkan blok dan ukuran tanah yang diperlukan. Jika kamu tidak memesan atau memerhatikan rincian biaya yang diperlukan, tentu akan menjadi masalah bagimu menangani biaya kematian.

Perlu diketahui, tidak semua asuransi kematian menanggung biaya pemakaman dan hanya menanggung ganti rugi. Hal itu belum tentu juga pihak asuransi tersebut dapat menanggung pembiayaan pemakaman seperti tanah, peti mati dan kebutuhan lainnya.

3. Bantu keluarga yang ditinggalkan

Setelah membantu semua tanggungan biaya kematian dari rumah sakit hingga biaya pemakaman, lalu apalagi setelah itu? Tentu saja semua risiko finansial tidak akan terhambat berkat manfaat asuransi yang sudah kamu ajukan sebelumnya.

Pastikan asuransi jiwa yang kamu percayakan memiliki fasilitas penanggungan terhadap kematian oleh keluarga-keluarga terdekat sebelum terlambat. 

Selain itu, sangat penting juga untuk membuat rencana keuangan dalam waktu 5 hingga 20 tahun sebagai persiapan dini dan terhindar dari krisis finansial.

4. Perlindungan atas risiko meninggal dunia akibat penyakit penyebab utama kematian

Menurut World Health Organization (WHO), 10 penyebab utama kematian di Indonesia adalah jantung koroner, tuberkulosis, kelainan pembuluh darah, penyakit pernapasan, penyakit bayi baru lahir, penyakit paru-paru, kecelakaan lalu lintas, diabetes, darah tinggi, dan diare.

Penyakit-penyakit di atas sangat umum dialami kebanyakan orang, jadi penting bagi kamu punya perlindungan atas risiko terjangkit dan meninggal dunia.

Rekomendasi produk asuransi jiwa yang cocok sebagai asuransi kematian

Setelah mengetahui keuntungan-keuntungan dari jenis asuransi ini dalam jangka panjang, apa saja produk asuransi kematian yang cocok untukmu? 

Berikut ini rekomendasi yang bisa kamu pertimbangkan dan pilih!

  • Asuransi jiwa Cigna
  • Asuransi jiwa AIA
  • Asuransi pemakaman Oja
  • Asuransi Great Eastern Life
  • Asuransi AXA
  • Asuransi Allianz
  • Asuransi Prudential

1. Asuransi jiwa Cigna

Asuransi Cigna sudah terkenal dalam hal memberikan proteksi dini kepada nasabahnya lebih dari 100 tahun di Amerika Serikat. Tentunya, produk asuransi yang ditawarkan pun sangat harus dipertimbangkan karena mereka memiliki banyak pilihan sesuai kebutuhanmu dan keluarga.

Salah satu produk asuransi Cigna yang memberikan santunan kematian adalah Cigna Protection Exclusive Plus yang menanggung salah satu anggota keluarga yang meninggal dunia. Produk asuransi kematian ini dapat memberikan santunan hingga mencapai Rp20 miliar.

2. Asuransi jiwa AIA

Perusahaan Asuransi AIA juga tidak kalah dalam menawarkan produk terbaiknya dalam hal melindungimu dan keluarga dari risiko finansial, termasuk risiko tutup usia. Salah satu produk asuransi jiwa yang patut dijadikan rekomendasi adalah AIA Critical Protection.

Produk asuransi ini sangat cocok bagi yang membutuhkan perlindungan awal dari risiko finansial terhadap tutup usia. 

Dengan pilihan pembayaran premi antara 10 sampai dengan 20 tahun, kamu akan mendapatkan pertanggungan dua kali lipat jika mengalami risiko meninggal dari anggota keluarga.

3. Asuransi pemakaman Oja

Untuk kali pertama, Indonesia memiliki asuransi pemakaman khusus yang bernama ‘Oja’. Mungkin sebagian dari kamu masih kurang paham mengenai jenis asuransi pemakaman.

Bila beberapa asuransi jiwa berfokus pada uang pertanggungan untuk keluarga, maka asuransi pemakaman malah mengedepankan biaya pemakaman. Sebab, khususnya di Indonesia, biaya tersebut tidak sedikit.

Dengan catatan, pada beberapa asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi mikro juga terdapat santunan kematian yang diberikan untuk pemakaman.

Premi asuransi mulai dari Rp15.600 hingga Rp156.000 per bulan, kamu akan mendapatkan biaya tanggungan pemakaman mencapai Rp100 juta. Tentu jenis asuransi ini cocok sekali untuk kamu yang membutuhkan biaya lebih soal kematian.

4. Asuransi Great Eastern Life

Siapa sangka asuransi ini juga punya klaim meninggal dunia, lho. Klaimnya dapat dilakukan setelah pemegang polis meninggal sampai 90 hari dihitung sejak tanggal meninggal.

Kalau klaim meninggal dunia baru diajukan setelah masa tunggu 90 hari tersebut terlewat, maka ahli waris perlu membuat surat kronologi alasan keterlambatan.

Pembayaran manfaat klaim meninggal dunia memerlukan waktu 14 hari terhitung dari tanggal diterima berkas persyaratan, namun jika investigasi diperlukan, waktu akan lebih panjang.

5. Asuransi AXA

Asuransi AXA terkenal dengan jaringan perlindungannya yang tersebar di seluruh dunia. Manfaat yang ditawarkan juga terbilang luas seperti perlindungan menyeluruh untuk pribadi dan keluarga, perlindungan atas risiko kanker, premi murah sesuai usia dan paket.

Asuransi jiwa AXA Indonesia memberikan 100% hingga 200% uang pertanggungan atas segala kejadian sakit atau kecelakaan yang menyebabkan terjadinya risiko meninggal dunia.

6. Asuransi Allianz

Melalui Allianz Uang Duka, Allianz memberikan santunan kematian dari produk kumpulan Allianz yang bisa diakses oleh masyarakat di tingkat RT/RW dan kelurahan.

Selain itu, SmartProtection Group Term Life mendukung asas gotong royong dalam membantu sesama jika salah satu dari warga RT/RW mengalami musibah kematian dan meringankan beban keluarga yang ditinggal akibat biaya pengurusan jenazah dan harga tanah pemakaman.

Bagi yang tertarik dengan program di atas, preminya cukup terjangkau yaitu Rp1,5 ribu per warga per bulannya. Manfaat per kematian adalah Rp2 juta. 

7. Asuransi Prudential

Salah satu produk asuransi Pridential yang menjamin kematian adalah PRUpersonal Accident Death & Disablement Plus Syariah. Asuransi Jiwa Prudential ini memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan yang disesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah.

Ada perlindungan komprehensif yang ditawarkan, 300% santunan asuransi bagi yang meninggal dunia karena kecelakaan khusus, serta santunan terhadap mereka yang mengalami cacat permanen.

Jika melihat dari manfaat semua asuransi kematian yang sudah dipaparkan, tentu kamu juga membutuhkan asuransi pemakaman. Kenapa?

Belum tentu semua santunan asuransi jiwa yang diberikan oleh pihak asuransi dapat membantu pihak keluarga yang ditinggalkan untuk menutupi finansial selama beberapa tahun ke depan.

Karena itu, pastikan asuransi yang kamu miliki memiliki jaminan yang cukup besar untuk menutupi pembiayaan pemakaman dan setelahnya yang tidak sedikit jumlahnya. 

Itulah pembahasan mengenai asuransi kematian dan jenis-jenis yang perlu kamu ketahui. Semoga informasi di atas bermanfaat! (Editor: Chaerunnisa)