Apa Fungsi Busi Mobil? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya

fungsi busi mobil

Walaupun berukuran kecil dibandingkan komponen lain, fungsi busi mobil sangat penting dalam menghidupkan mobil. 

Secara garis besar, fungsi busi mobil adalah menghidupkan mesin mobil dengan mendorong pembakaran. Jika busi bermasalah, dapat dipastikan mobil atau motor tidak bisa dijalankan. 

Apa fungsi busi pada mobil?

Secara umum, ada lima fungsi busi pada mobil, yaitu sebagai pembakar mesin, sebagai cadangan aki, penghasil listrik, untuk menghidupkan mesin, serta menjaga mesin mobil tetap stabil.

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan lengkap mengenai fungsinya berikut ini.

1. Sebagai pembakar bensin

Kegunaan busi mobil yang terpasang adalah untuk membakar bensin yang telah dikompres oleh piston. Hasil pembakaran akan menghasilkan tenaga yang dapat menghidupkan mesin mobil. 

Oleh karena itu, busi yang bermasalah menyebabkan pembakaran di dalam mesin tidak optimal lalu berakibat pada laju mobil yang tersendat-sendat.

2. Sebagai cadangan aki

Busi mobil juga berguna sebagai cadangan aki. Jika aki pada mobil sudah soak dan tidak bisa diandalkan untuk menghasilkan listrik, maka busi menjadi penolong.

Mengapa demikian? Karena pada bagian tengah busi terdapat elektroda yang dihubungkan dengan kabel ke koil pengapian, sehingga tercipta listrik.

Namun karena sifatnya cadangan, kamu tidak bisa menggunakan busi terus-menerus untuk menghasilkan energi yang sama dengan yang dihasilkan aki. 

Umur busi pun akan semakin pendek. Oleh karena itu, hanya jadikan busi sebagai cadangan, bukan yang utama.

3. Menghasilkan listrik

Seperti yang sudah disebutkan, busi dapat menjadi cadangan aki. Artinya, busi sudah teruji dapat menghasilkan listrik. 

Busi yang bagus akan menghasilkan percikan saat didekatkan pada logam ketika mesin dihidupkan. Percikan tersebut muncul karena adanya temperatur yang terjadi pada pembentukan listrik.

Pada mesin mobil, busi menjadi salah satu sparepart atau onderdil yang sangat vital fungsinya. Tenaga listrik busi akan optimal jika dimanfaatkan sebaik-baiknya. 

Pasalnya, tanpa kehadiran listrik, tidak mungkin mesin mobil bisa menyala.

4. Menghidupkan mesin mobil

Dengan berbagai fungsi yang disebutkan di atas, maka sudah jelas fungsi busi mobil yang utama adalah untuk menghidupkan mesin mobil

Mobil yang bertenaga menandakan businya bagus pula. Oleh karena itu, rutin untuk mengecek busi. 

Bersihkan busi-busi tersebut, ganti jika harus, jangan membiarkan kerusakan terlalu lama karena akan mempengaruhi performa mobil.

Busi yang bagus akan menghasilkan mesin mobil yang halus, tidak berisik, dan tidak tersendat-sendat. 

5. Menjaga mesin mobil selalu stabil

Busi yang baik akan menjaga kinerja dan fungsi mesin mobil lebih stabil. Busi harus diganti jika ditemukan banyak kotoran kerak-kerak di bagian ujungnya. 

Busi yang jelek akan mempengaruhi aktivitas pembakaran di dalam mesin lalu berujung mesin mobil tersendat-sendat. Bahkan, mobil bisa mogok. 

Kondisi ini tentu sangat merugikan, bukan? Oleh karena itu, selalu cek dan rawat busi mobil bersama dengan onderdil lainnya.  

Pengertian busi mobil

Busi mobil adalah komponen pada mesin mobil yang diperlukan agar ruang bakar mesin bisa bekerja dengan baik. Tanpa adanya busi, maka tidak bisa terjadi pembakaran di ruang bakar.

Busi membantu dalam mencampurkan antara bensin dan udara. Bensin dan udara tersebut perlu dicampurkan agar bisa masuk ke ruang pembakaran dan menciptakan energi untuk menggerakkan mobil.

Berbagai komponen mobil baru bisa hidup dan baru bisa digerakkan setelah mendapatkan energi dari ruang pembakaran tersebut. Letak busi mobil ada di dekat ruang bakar mesin.

Sehingga, jika busi rusak dan tidak bisa menyalurkan bensin serta udara yang diperlukan ke ruang bakar, maka tidak akan terjadi pembakaran dan tidak ada energi yang dihasilkan untuk menggerakkan mobil.

Jenis busi mobil

Busi yang bermasalah tidak akan menghasilkan percikan, sehingga mobil tidak bisa dinyalakan atau mogok. Cara mengganti busi mobil juga berbeda, perlu disesuaikan berdasarkan jenis businya.

Oleh karena itu, kamu harus benar-benar mengetahui jenis busi yang sesuai dengan karakter mobilmu. Sebab, berbeda jenis busi maka akan berbeda pengaruhnya bagi mobil. Berikut ini daftar jenis busi mobil.

1.  Busi mobil standar

Busi jenis ini biasanya digunakan untuk penggunaan mobil standar sehari-hari dan paling  direkomendasikan beberapa pabrikan mobil di Indonesia. 

Keunggulan busi jenis ini adalah umur pemakaian yang panjang dan menghasilkan stasioner mobil yang stabil. Busi standar bekerja optimal untuk putaran mesin rendah dan sedang.

2.  Busi mobil platinum

Busi ini sering disebut juga dengan busi semi racing. Bagian ujung elektroda busi ini lebih lancip dibandingkan dengan busi standar. 

Busi platinum tidak terlalu berbeda jauh dengan busi standar, namun busi ini mampu memberikan tenaga yang lebih responsif pada putaran mesin rendah. Sayangnya, umur pemakaian lebih pendek dari busi standar.

3.  Busi mobil iridium

Busi iridium termasuk dalam jenis busi racing dan merupakan busi jenis dingin. 

Keunggulan busi jenis ini adalah mampu menghasilkan tenaga mesin agresif dan tinggi pada putaran sedang dan tinggi sehingga lebih mudah mencapai top speed

Busi ini kurang cocok untuk pemakaian harian karena akan membuat stasioner mobil menjadi tidak stabil. 

Apabila busi iridium digunakan pada mobil dengan mesin standar dan kompresi rendah, umur penggunaannya sangat singkat.

Cara kerja busi mobil

Cara kerja busi mobil secara garis besar adalah menghasilkan pembakaran dan tegangan listrik. Busi terhubung dengan listrik tegangan listrik yang dihasilkan koil pengapian. 

Pada saat elektron mengalir dari koil melalui kepala busi, maka tercipta perbedaan tegangan listrik antara bagian samping dan tengah elektroda.

Namun pada kondisi ini tidak ada arus mengalir karena adanya gas campuran bahan bakar dan udara pada celah yang berfungsi sebagai insulator. Namun seiring tegangan yang meningkat, struktur gas akan berubah.

Tegangan yang naik untuk mengubah struktur gas bakal membuat gas terionisasi dan berubah menjadi konduktor kemudian membuat electron-elektron bisa melewati celah. 

Temperatur pun akan meningkat hingga 60.000 derajat celcius. Panas yang kuat itu menyebabkan gas yang telah terionisasi meluas dengan cepat, lalu muncul percikan api yang memulai seluruh proses pembakaran pada mesin.

Tanda busi mobil harus diganti

Salah satu ciri paling terlihat saat busi bermasalah adalah bunga api atau percikan yang dihasilkan tidak sempurna dan tidak menghasilkan pembakaran optimal.

Ganti busi mobil berapa km? Rata-rata usia pemakaian busi adalah sekitar 45.000 km. Bisa juga lebih pendek tergantung dari jenis busi yang digunakan. 

Untuk mencegah mobil mogok akibat busi rusak, perhatikan tanda busi mobil harus diganti berikut ini.

Tanda busi rusak saat mobil idle

  • Terasa getaran berlebihan di dalam kabin.
  • Putaran mesin terasa tidak seperti biasa dan kurang halus.
  • Gas terasa lebih berat dari biasa.

Tanda busi rusak saat mobil jalan

  • Akselerasi mobil agak terhambat
  • Mobil terasa tersendat dan kadang terasa lonjakan mesin
  • Insulator berubah warna kuning kecoklatan atau hijau basah
  • Konsumsi bahan bakar akan lebih boros dari biasanya
  • Terdapat lapisan kuning pada busi

Tanda busi rusak saat mobil mati

  • Terjadi perubahan warna pada busi
  • Kecoklatan pertanda busi sudah aus
  • Kuning atau kemerahan pertanda adanya pemanasan mobil yang berlebihan

Tips memilih busi mobil yang bagus

Supaya bisa memaksimalkan penggunaan busi, ada baiknya kamu memperhatikan tips penting dalam memilih busi berikut ini:

1. Ukuran busi

Pastikan ukuran, diameter, panjang insulator, dan panjang ulir dan sudah sesuai dengan spesifikasi mesin mobil dan tujuan penggunaan. 

Jangan sampai menggunakan busi dengan spesifikasi yang tidak cocok dengan mesin karena akan mengakibatkan masalah serius pada mesin mulai dari overheat hingga kerusakan piston.

2. Angka panas busi

Masing-masing jenis busi memiliki angka panas busi. Karenanya, sesuaikan angka panas busi dengan spesifkasi mobil. 

Busi yang terlalu dingin akan mengakibatkan terjadinya endapan karbon (carbon fouling) pada busi. Sebaliknya, busi yang terlalu panas akan mengakibatkan overheat

Harga busi mobil dan biaya perbaikannya

Harga busi mobil tergantung dari jenis busi yang digunakan untuk kebutuhan mobil kamu. Harga busi standar pada umumnya berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp20 ribu.

Apabila kamu menginginkan akselerasi yang lebih baik, bisa menggunakan busi platinum atau semi racing dengan kisaran harga Rp20 ribu hingga Rp50 ribu. Namun ingat, umur busi ini lebih pendek dibandingkan busi standar.

Kalau kamu ingin mencapai performa maksimal, bus iridium bisa kamu gunakan. Harga busi jenis ini berada di kisaran Rp50 ribu hingga Rp150 ribu. 

Jangan lupa perhatikan spesifikasi mesin mobil kamu apakah cocok dan bisa menghasilkan performa maksimal dengan busi jenis ini.

Perbedaan busi mobil dan busi motor

Perbedaan utama busi mobil dan motor adalah masa pakainya yang juga berpengaruh pada kinerja maksimal mesin. 

Sebagai contoh, jika busi mobil bisa digunakan hingga jarak 60 ribu kilometer, maka saat dipasang di sepeda motor, usia penggunaannya berkurang setengah.

Hal ini berkaitan dengan perbedaan putaran mesin. Busi sepeda motor didesain untuk dapat bekerja dengan putaran mesin lebih dari 10 ribu rpm. 

Sementara putaran mesin pada mobil umumnya kurang dari 6.000 rpm. Namun, ukuran panjang dan diameter busi mobil dan motor sama.

Cara membersihkan busi mobil

Agar komponen busi bisa awet dan bekerja maksimal, busi perlu dibersihkan secara berkala. Ada beberapa cara membersihkan busi mobil, seperti: 

1. Bersihkan dengan sikat kawat

Pakai sikat kawat untuk mengangkat residu yang menempel di sekitar busi. Jika tidak ada sikat kawat, bisa pakai sikat berbulu kasar.

Hindari menggunakan sikat berbulu halus, sebab bulu yang halus tidak akan bisa mengangkat residu yang menempel di busi.

2. Gunakan karbon pembersih

Sebenarnya, menyikat dengan sikat kawat saja sudah cukup untuk membersihkan busi. Tapi, kalau ingin hasil yang lebih maksimal, kamu juga bisa memakai cairan karbon pembersih khusus.

Kamu bisa menggunakan pembersih khusus karburator untuk membersihkan komponen busi yang kotor. Cukup menyemprotkan cairan pembersih secukupnya, lalu sikat dengan sikat kawat.

3. Amplas lapisan kerak

Biasanya, pada busi yang kotor akan terdapat lapisan kerak yang membandel. Untuk menghilangkan kerak tersebut, kamu bisa mengamplasnya.

Gunakanlah amplas sebagai pengganti sikat kawat. Pilih amplas dengan butiran halus supaya busi tidak mudah aus setelah terkena amplas.

Cara membersihkannya bisa dengan menggosok amplas di bagian busi yang kotor dan berkerak.

Penting punya asuransi mobil

Memiliki asuransi mobil ada banyak benefit, salah satunya adalah bisa memproteksi finansial kamu dari biaya-biaya perbaikan mobil yang pastinya tidak murah. Risiko-risiko yang dialami akan segera dialihkan pada pihak asuransi mobil.

Kalau kamu memilih asuransi All Risk, kamu akan mendapatkan manfaat pertanguungan untuk segala jenis kerusakan mobil mulai dari kerusakan yang ringan hingga yang berat. 

Kamu bisa cek besaran premi asuransi mobil menggunakan kalkulator premi asuransi mobil berikut ini. 

Tips dari Lifepal! Busi mobil memiliki fungsi yang cukup penting, yakni dalam menghidupkan komponen-komponen lain pada mobil kamu. Jadi, jangan lupa untuk melakukan cek rutin pada busi mobil kamu, ya. 

Apabila memang sudah rusak, sebaiknya segera perbaiki atau diganti. Biaya penggantian busi mobil cukup terjangkau, kok. Jadi, tidak terlalu membebani finansial kamu. 

 

FAQ seputar fungsi busi mobil

Fungsi busi mobil adalah sebagai pembakar mesin, cadangan aki, menghasilkan listrik, dan tentu saja menghidupkan mesin mobil.
Asuransi mobil penting untuk melindungi finansial kamu dari biaya-biaya tak terduga atas risiko kerusakan mobil. Memiliki asuransi mobil akan membuat kamu lebih tenang dan tidak mengkhawatirkan besaran biaya yang harus dikeluarkan.  

Kamu bisa pilih asuransi mobil terbaik di Lifepal dan bandingkan masing-masing polisnya. Beli asuransi di Lifepal juga cukup terjangkau, mulai Rp35 ribu per bulan.

Dapatkan Promo