DPLK

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
Tampilkan promo kartu kredit?
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
1970/01/01 00:00:00Cicilan 0%Hemat 30%
 

Daftar Program DPLK Terbaik 2021

DPLK adalah program dana iuran pensiun yang dihadirkan untuk peserta individu maupun korporasi atau karyawan perusahaan. Berikut ini pilihan DPLK terbaik yang banyak dicari orang saat ini: 

1. DPLK Bank BRI

  • Tersedia untuk nasabah individu maupun perusahaan
  • Dana pensiun ditempatkan di instrumen investasi deposito dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
  • Keuntungan yang bisa nasabah dapatkan hingga 100%
  • Rendah risiko

  • Tersedia untuk nasabah individu maupun perusahaan
  • 80-100% dana pensiun ditempatkan di obligasi pemerintah dan BUMN
  • 0-20% dana pensiun ditempatkan di pasar uang
  • Risiko menengah

  • Tersedia untuk nasabah individu maupun perusahaan
  • Dana pensiun ditempatkan di instrumen investasi reksadana saham
  • Keuntungan lebih tinggi dibandingkan Pendapatan Tetap
  • Risiko tinggi

  • Tersedia untuk nasabah individu maupun perusahaan
  • Tersedia untuk nasabah individu maupun perusahaan
  • Dana pensiun ditempatkan di instrumen investasi pasar uang dan saham
  • Porsi penempatan dana dapat ditentukan oleh nasabah
  • Risiko menengah ke tinggi

  • Tersedia untuk nasabah individu maupun perusahaan
  • Dana pensiun ditempatkan di instrumen investasi deposito syariah
  • Mengikuti ketentuan syariat Islam
  • Rendah risiko

  • Tersedia untuk nasabah individu maupun perusahaan
  • Dana pensiun ditempatkan di instrumen investasi deposito, obligasi, dan reksadana saham syariah
  • Peluang keuntungan lebih besar
  • Rendah tinggi

Usia nasabah: 25 tahun

Usia pensiun: 55 tahun

Setoran awal: Rp10,4 juta

Iuran per bulan: Rp500 ribu

Pilihan produk: Pasar Uang

Hasil yang dapat diterima nasabah: 

Manfaat pensiun: Rp1.103.175

Pajak pensiun: Rp48.158.791

Manfaat pensiun setelah pajak: Rp965.017040

Lihat kalkulator simulasi DPLK BRI pada situs resmi Bank BRI.

2. DPLK Bank BNI

  • Dikhususkan untuk nasabah perorangan
  • Usia pensiun minimum 40 tahun 
  • Pilihan pensiun normal: manfaat diterima setelah nasabah memasuki usia pensiun yang dipilih
  • Pilihan pensiun dipercepat: manfaat diterima 10 tahun lebih cepat dari usia pensiun yang dipilih
  • Pensiun cacat: manfaat diterima ketika nasabah mengalami risiko cacat tetap
  • Pensiun meninggal: manfaat diberikan kepada ahli waris ketika nasabah mengalami risiko meninggal dunia

  • Manfaat pensiun untuk karyawan perusahaan
  • Usia pensiun minimum 40 tahun 
  • Pilihan iuran dibayarkan sepenuhnya oleh perusahaan atau sharing antara karyawan dan perusahaan.
  • Pilihan pensiun normal: manfaat diterima setelah nasabah memasuki usia pensiun yang dipilih
  • Pilihan pensiun dipercepat: manfaat diterima 10 tahun lebih cepat dari usia pensiun yang dipilih
  • Pensiun cacat: manfaat diterima ketika nasabah mengalami risiko cacat tetap
  • Pensiun meninggal: manfaat diberikan kepada ahli waris ketika nasabah mengalami risiko meninggal dunia

Usia nasabah: 25 tahun

Usia pensiun: 55 tahun

Setoran awal: Rp10,4 juta

Iuran per bulan: Rp500 ribu

Kenaikan iuran per tahun: 2%

Bunga: 15%

Pilihan produk: Pasar Uang

Hasil yang dapat diterima nasabah: 

Hasil pengembangan: Rp5.262.527.134

Total dana manfaat: Rp5.655.935.609

Lihat kalkulator simulasi DPLK BNI pada situs resmi Bank BNI.

3. DPLK AXA Mandiri

  • Setoran mulai dari Rp100 ribu
  • Nasabah dapat melakukan penarikan iuran sebagian maksimal 2 kali dalam 1 tahun
  • Setiap penarikan maksimal 50% dari akumulasi iuran
  • Nasabah dapat mengajukan perubahan pilihan investasi, maksimal 2 kali setahun
  • Nasabah dapat memiliki lebih dari 1 rekening DPLK sekaligus
  • Usia masuk minimum 18 tahun atau sudah menikah
  • Usia pensiun minimum 40 tahun

  • Setoran mulai dari Rp100 ribu atau persentase gaji karyawan perbulan
  • Nasabah dapat melakukan penarikan iuran sebagian maksimal 2 kali dalam 1 tahun
  • Setiap penarikan maksimal 50% dari akumulasi iuran
  • Nasabah dapat mengajukan perubahan pilihan investasi, maksimal 2 kali setahun
  • Nasabah dapat memiliki lebih dari 1 rekening DPLK sekaligus
  • Usia masuk minimum 18 tahun atau sudah menikah
  • Usia pensiun minimum 40 tahun

4. DPLK Manulife

  • Dikhususkan untuk nasabah karyawan perusahaan
  • Iuran dana pensiun yang dibayarkan perusahaan dapat menjadi pengurangan PPh25/29
  • Besar iuran fleksibel disesuaikan dengan kemampuan perusahaan

5. DPLK Bank Muamalat

  • Dikhususkan untuk nasabah individu atau perorangan
  • Bebas pajak atas nilai tunai investasi
  • Usia pensiun dapat disesuaikan dengan pilihan nasabah
  • Pilihan paket investasi A: deposito syariah 100%
  • Pilihan paket investasi B: deposito syariah maksimal 100%, dan/atau surat berharga syariah negara maksimal 80%
  • Pilihan paket investasi C: deposito syariah maksimal 100%, dan/atau reksadana syariah maksimal 80%, dan/atau saham syariah maksimal 50%

  • Iuran dana pensiun yang dibayarkan perusahaan dapat menjadi pengurangan PPh25
  • Besaran iuran bulanan fleksibel
  • Perusahaan bebas menetapkan usia pensiun dan pilihan paket investasi untuk karyawannya
  • 100% nilai tunai investasi atau return adalah milik karyawan
  • Pilihan paket investasi A: deposito syariah 100%
  • Pilihan paket investasi B: deposito syariah maksimal 100%, dan/atau surat berharga syariah negara maksimal 80%
  • Pilihan paket investasi C: deposito syariah maksimal 100%, dan/atau reksadana syariah maksimal 80%, dan/atau saham syariah maksimal 50%

  • Dikhususkan untuk nasabah eksekutif perusahaan 
  • Manfaat sebesar akumulasi total iuran + pengembangan investasi di masa akhir jabatan
  • Santunan meninggal dunia sebesar akumulasi total iuran + pengembangan investasi
  • Santunan cacat tetap total sebesar akumulasi total iuran + pengembangan investasi
  • Manfaat sebesar akumulasi total iuran + pengembangan investasi atas risiko PHK ataupun mengundurkan diri

  • Program dana pesangon untuk karyawan perusahaan
  • Pilihan instrumen investasi syariah
  • Manfaat keringanan pajak ketika manfaat pesangon diberikan kepada karyawan
  • Nilai tunai investasi bebas pajak

Usia nasabah: 25 tahun

Usia pensiun: 55 tahun

Iuran per bulan: Rp500 ribu

Kenaikan iuran per tahun: 2%

Pilihan paket investasi A: deposito syariah 100%

Asumsi tingkat investasi: 7%

Hasil yang dapat diterima nasabah: 

Manfaat pensiun: Rp627.347.885

Pajak pensiun: Rp28.867.394

Manfaat pensiun setelah pajak: Rp598.480.491

Lihat kalkulator simulasi DPLK Muamalat pada situs resmi DPLK Syariah Muamalat.

 

Tentang DPLK: Cara Kerja & Fungsi

Dana Pensiun Lembaga Keuangan atau biasa memiliki singkatan DPLK adalah program dana pensiun yang diberikan kepada nasabah melalui nilai tunai atau return investasi. Dana tersebut baru bisa diambil ketika nasabah telah memasuki usia pensiun atau usia yang telah ditetapkan sejak awal. Jadi berbeda dengan ketika Anda berinvestasi sendiri, di mana nilai tunai atau return-nya bisa diambil kapan saja. Program dana pensiun ini menjadi pilihan terbaik untuk mendorong nasabah disiplin dalam berinvestasi jangka panjang untuk hari tua. 

Mungkin banyak yang bertanya, “kan sudah memiliki JHT BPJS Ketenagakerjaan dari perusahaan. Apakah masih butuh DPLK?”. Jika ingin mencapai kebebasan finansial di hari tua, tentu saja Anda dapat melengkapi manfaat JHT dengan DPLK. Untuk mengetahui berapa dana hari tua yang dibutuhkan, dapat menghitung dengan Kalkulator Kebebasan Finansial Lifepal!

 

Jenis- Jenis DPLK di Indonesia

Jenis program produknya secara ummum terbagi menjadi dua kategori, yaitu individu dan kelompok. 

  • Individu dikhususkan untuk nasabah perorangan
  • Kelompok dikhususkan untuk nasabah perusahaan 

Ada juga pilihan konvensional dan syariah yang dapat disesuaikan dengan profil atau kebutuhan nasabah.

 

Cara Klaim Program DPLK

Klaim program DPLK dapat dilakukan dengan cara menghubungi pihak perusahaan terkait. Selengkapnya dapat mengikuti langkah-langkah klaim yang umumnya berlaku seperti berikut ini: 

  • Lampirkan dokumen klaim yang bisa di download situs resmi perusahaan
  • Siapkan dokumen klaim
  • Serahkan ke HRD atau perusahaan lembaga keuangan terkait

  • KTP ahli waris
  • Surat waris
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Surat keterangan kematian dari rumah sakit

  • Surat pernyataan dari perusahaan
  • Surat pernyataan cacat dari rumah sakit
 

Tips Mendapatkan Program DPLK Terbaik 

Berikut ini adalah beberapa tips dan kriteria dalam memilih program DPLK terbaik: 

1. Perhatikan jangka waktu investasi

Pilih waktu investasi yang ideal yaitu 10, 15, atau 20 tahun. Dengan begitu nasabah bisa mendapatkan return atau nilai tunai investasi yang lebih besar dan dapat menjadi solusi finansial ketika memasuki usia pensiun. 

2. Sesuaikan setoran bulanan dengan target yang diinginkan

Dana pensiun ini umumnya memiliki sistem compounding atau bergulung. Jadi secara sederhana jika setoran Rp200 ribu setiap bulan, maka dalam waktu 10 tahun akan terkumpul Rp24 juta dan ditambah nilai tunai investasi. Artinya, semakin tinggi setoran tunai yang nasabah bayarkan setiap bulannya, semakin besar juga besaran DPLK yang akan didapatkan nantinya. 

3. Fleksibilitas produk yang ditawarkan

Sebaiknya pilih yang menawarkan fleksibilitas dalam menentukan jumlah investasi. Kemudian pilih juga pilihan produk yang memberi kebebasan dalam menentukan besar nilai setoran bulanan. Dengan begitu, nasabah bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. 

4. Cari tahu reputasi perusahaan

Terakhir, jangan lupa untuk cari tahu reputasi perusahaan. Apakah pernah terjerat kasus atau tidak. Lihat juga laporan tahunannya yang umumnya bisa di-download pada situs resmi perusahaan. Ketahui cara membaca laporan tahunan perusahaan. 

 

Pertanyaan Seputar Program DPLK

Berikut beberapa tips dan pertanyaan yang sering diajukan terkait program DPLK di Indonesia.

Apa itu DPLK?

DPLK atau yang memiliki kepanjangan Dana Pensiun Lembaga Keuangan adalah program dana pensiun yang diberikan untuk tertanggung individu maupun karyawan perusahaan. Adapun dana pensiun yang diberikan dalam bentuk nilai tunai atau return investasi.

Apa itu saldo DPLK?

Saldo DPLK adalah akumulasi uang dari setoran bulanan + nilai tunai investasi yang terkumpul dalam rekening dana pensiun nasabah.

Apa saja pilihan DPLK terbaik?

Saat ini pilihan produk yang paling banyak diminati adalah DPLK BRI dan BNI. Sementara untuk pilihan syariah adalah DPLK Muamalat.

Mengapa butuh program DPLK?

DPLK menjadi salah satu solusi yang ideal untuk memenuhi kebutuhan finansial ketika memasuki usia pensiun atau tidak dapat bekerja lagi. Sebab, dalam program ini nasabah dituntut untuk menabung dan berinvestasi jangka panjang.

Jika sudah punya JHT BPJS Ketenagakerjaan apakah masih butuh DPLK?

Kembali lagi pada masing-masing nasabah. Jika JHT BPJS Ketenagakerjaan dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan finansial di masa tua nanti, maka jawabannya tidak lagi membutuhkan DPLK. Namun, jika dirasa JHT tidak dapat memenuhi kebutuhan hari tua nanti dan nasabah memiliki anggaran lebih, tidak ada salahnya untuk lengkapi dengan program dana pensiun ini.

Berapa lama proses klaim DPLK?

Umumnya jika klaim telah disetujui, maka dana akan cair dalam waktu 14 hari. Namun, kembali lagi tergantung pada regulasi tiap-tiap perusahaan.

Penulis Clara Naomi Penulis yang memiliki pengalaman dalam bidang finansial dan asuransi. Menulis guna mendorong masyarakat sadar pentingnya pengaturan keuangan yang baik dan ideal. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan