Tips Aman Menyimpan Uang di Jenius BTPN

Kasus pembobolan dana yang pernah menimpa rekening Jenius BTPN membuat terkejut para pengguna rekening digital ini. 

Selama ini banyak nasabah yang tertarik menggunakan rekening digital ini karena Jenius mampu menawarkan banyak kemudahan bagi penggunannya. Namun, kasus pembobolan tersebut tidak pelak membuat nasabah Jenius BTPN bertanya-tanya seberapa aman menabung dan bertransaksi dengan rekening digital ini. 

Alasan Jenius BTPN Aman untuk Simpanan dan Transaksi 

Seperti yang disebutkan oleh Head of Digital Banking PT Bank BTPN Tbk. Irwan Sutjipto, bahwa pihaknya selalu memastikan bahwa simpanan nasabah aman dan terlindungi. Selain itu, ada beberapa alasan perihal tingkat keamanan Jenius BTPN yang kokoh, baik sebagai sarana penyimpanan ataupun transaksi keuangan.

Dijamin LPS

Sering melihat tulisan LPS di beberapa bank konvensional? LPS merupakan lembaga independen yang akan menjamin kewajiban bank kepada nasabah, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Contohnya, krisis moneter yang terjadi beberapa tahun lalu. 

Masalah keuangan pada perbankan tidak hanya tentang pencurian dana nasabah, namun dapat juga karena faktor-faktor lain yang menyebabkan kewajiban bank kepada nasabah, terkait pembayaran bunga dan jaminan keamanan penyimpanan dana, terganggu. 

Meskipun, bentuk jaminan dari LPS ini terbatas nilainya, namun sebagai nasabah, kita dapat merasa aman menyimpan dana pada bank yang melindungi nasabahnya dengan LPS. 

Begitu juga dengan nasabah Jenius BTPN. Kita dapat berlega hati karena bank digital ini juga berada di bawah naungan LPS.

Berikut jaminan yang diberikan kepada nasabah.

  • Nasabah dilindungi dengan username, password, dan PIN saat login ke perangkat.

Setelah melakukan pendaftaran dan aktivasi akun, secara otomatis kita akan mendapatkan username sesuai dengan surel yang digunakan saat mendaftar. Tentu saja, username ini dapat kita ganti sesuai dengan nama yang kita inginkan. 

Faktor keamanan lain yang tidak kalah penting adalah kata kunci yang akan kita gunakan pada saat transaksi keuangan, perubahan alamat rumah, surel, dan PIN. 

Password yang bisa digunakan harus mengikuti aturan tertentu, yaitu terdiri atas minimal 8 karakter dengan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, dan karakter khusus, seperti @, %, !, dan lain sebagainya. 

Saat login ke aplikasi pun pengguna wajib memasukkan nomor PIN yang terdiri atas 6 angka. Oya, nomor PIN login, dan kartu ATM (pada Jenius BTPN disebut dengan m-Card) juga bisa dibedakan, lho

Dari hal di atas kita tentu bisa yakin dong, jika menabung di Jenius BTPN cukup aman?

  • Ada fasilitas notifikasi untuk setiap transaksi.

Apa pun aktivitas yang kita lakukan pada aplikasi Jenius BTPN, baik itu transaksi keuangan atau perubahan profil, akan ada fasilitas notifikasi. 

Dengan adanya fasilitas ini, kita tentu akan lebih mudah mengetahui jika ada transaksi mencurigakan. Notifikasi juga akan diperoleh jika ada kegiatan transaksi pada kartu tambahan dan e-Card

Tips untuk Mengamankan Akun Jenius BTPN

Meskipun Jenius sudah memberikan sistem untuk mengamankan akun, alangkah baiknya jika kita juga ikut mengamankan akun kita sendiri. Berikut tips-tipsnya.

1. Gunakan nomor telepon dengan telepon yang tertera di media sosial untuk menghindari SIM swap.

SIM swap adalah modus pencurian dana rekening bank dengan menggunakan nomor telepon yang didaftarkan pada akun perbankan kita. 

Pembobolan rekening dengan metode ini cukup rumit, tapi intinya, penjahat harus mengetahui terlebih dahulu data-data akun perbankan kita. Karena itu, berhati-hatilah saat diminta memberikan data perbankan. Pastikan jika data yang diperoleh tidak akan disalahgunakan. 

Cara lain untuk menghindari SIM swap adalah menggunakan nomor telepon berbeda dengan nomor telepon yang tertera di media sosial atau tempat publik lainnya. 

2. Bedakan username dan password untuk surel dengan username dan password untuk akun Jenius.

Saat ini ada banyak software yang dapat dengan mudah mencuri data username dan password surel. Itulah mengapa, pemilik rekening Jenius sering mendapat peringatan untuk membedakan username dan password surel dengan username dan password akun Jenius. 

3. Sering mengganti password.

Jenius BTPN juga sering mengingatkan nasabahnya untuk mengganti password secara berkala, paling tidak, gantilah setiap enam bulan sekali. 

Sedikit merepotkan memang, tapi prosedur standar ini, terbukti membantu nasabah untuk mengamankan rekening digitalnya. 

4. Aktifkan fitur notifikasi email dan sms untuk transaksi yang dilakukan.

Seperti disebutkan diatas, jika fitur Jenius memiliki notifikasi untuk setiap transaksi atau aktivitas perbankan yang dilakukan. 

Hanya saja, notifikasi ini tidak otomatis diperoleh, nasabah perlu mengaktifkannya pada fitur Profil dan pada tab Pengaturan. Pada tab tersebut, kita dapat mengatur jenis pemberitahuan apa saja yang ingin kita peroleh. 

5. Manfaatkan e-Card untuk transaksi online.

Selain kartu utama, Jenius BTPN juga memiliki fitur e-Card yang jumlah saldo dan limit transaksinya dapat kita atur sesuai kebutuhan. 

Jika sering bertransaksi online, maka akan lebih baik memanfaatkan kartu ini. Dan jika ada tanda-tanda penyalahgunaan kartu, kita dapat langsung memblokir. 

6. Catat dan ingat nomor customer service Jenius agar lebih mudah dihubungi. 

Tips terakhir ini sering kali dilupakan oleh pemilik rekening digital. Biasanya karena merasa “semua sudah ada di genggaman”, terkadang menjadi lengah melakukan hal-hal kecil yang bisa mempermudah saat terjadi masalah. 

Karena sudah terbiasa mendapat notifikasi, surel, dan SMS membuat kita melupakan nomor telepon customer service Jenius. Padahal mencatat nomor ini juga penting, lho. Coba bayangkan seandainya ponsel kita tiba-tiba hilang, bagaimana kita hendak meminta pemblokiran rekening jika nomor customer service tidak kita ketahui? 

Karena itu, lebih baik masukkan nomor customer service ini pada catatan daftar nomor penting, jika perlu hafalkan agar sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kita akan lebih mudah melakukan pemblokiran. 

Jangan lupakan juga standar pengamanan lainnya, seperti tidak menggunakan WiFi publik tiap mengakses akun perbankan, tidak memilih opsi ingat sandi/ kata kunci pada komputer publik, dan tidak membuka aplikasi dengan password di tempat umum, tetap wajib juga kita lakukan. 

Tips dari Lifepal, kecanggihan suatu aplikasi sepertinya tidak akan berguna secara maksimal jika kita sendiri tidak mengindahkan suatu tindakan pencegahan, bukan? Maka dari itu, kita harus selalu waspada tiap kali menggunakan aplikasi apa pun, terutama aplikasi keuangan dan e-wallet

Untuk mendapatkan tips-tips berhemat dan manajemen keuangan lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi Lifepal. Yuk, kunjungi sekarang juga!