Daftar Nilai Oktan BBM di SPBU Pertamina, Shell, dan Vivo

nilai oktan bahan bakar

Sebagai pengguna kendaraan bermotor, kamu tentu sudah akrab dengan beberapa jenis bahan bakar di SPBU seperti Premium, Pertamax dan Pertalite. Salah satu pembeda yang jelas dari jenis bahan bakar tersebut adalah nilai oktan. 

Nilai oktan menjadi acuan untuk menentukan kualitas dari bahan bakar, di mana semakin tinggi nilai oktannya dianggap semakin baik bagi mesin kendaraan. Tidak heran bila semakin tinggi kadar oktan bahan bakar, akan semakin tinggi pula harganya. 

Dalam artikel ini, Lifepal membahas apa itu bilangan oktan pada BBM, arti nilai oktan dan pengaruhnya terhadap mesin. 

Apa itu oktan pada bahan bakar?

Oktan adalah besaran tekanan atau kompresi yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan. Bilangan RON didapatkan dari perbandingan antara campuran iso oktana dengan n-heptana. Bilangan oktan atau disebut juga RON (Research Octane Number)

Dalam menentukan angka RON, bensin diuji dalam mesin pengujian yang memiliki tekanan bervariasi. Pada saat pengujian inilah dapat diketahui pada tekanan berapa bensin akan terbakar. 

Berbeda dengan bensin, bahan bakar untuk diesel memiliki ukuran yang berbeda yakni menggunakan Cetane Number (CN). 

Pengaruh oktan pada mesin kendaraan 

Pada bahan bakar yang punya oktan tinggi, BBM tidak lebih lambat terbakar sehingga sangat sedikit meninggalkan residu. Seperti yang kita tahu, residu bahan bakar yang menempel pada mesin akan mengganggu kinerja mesin itu sendiri. 

Sebaliknya, bila oktan bahan bakar rendah, bensin lebih cepat terbakar sehingga pembakaran terjadi sebelum piston mencapai titik puncak. Menurut howstuffworks.com, kondisi inilah yang mengakibatkan knocking karena gas menyala karena kompresi, bukan percikan dari busi. 

Biasanya, efek dari knocking ini adalah munculnya bunyi pada mesin mobil seperti bunyi ketukan atau mesin ngelitik. Jika tidak ditangani, kondisi engine knocking ini bisa mengakibatkan mesin mobil cepat rusak. 

Nilai oktan bahan bakar Pertamina

Pertamina memimpin pasar SPBU di Indonesia di mana hampir seluruh pelosok negeri ini sudah dijangkau oleh pom bensin milik Pertamina. Seperti yang kita tahu, Pertamina menjual bahan bakar minyak berbagai jenis mulai dari Premium, Pertalite hingga Pertamax. 

Berikut kandungan oktan yang dari masing-masing bahan bakar tersebut. 

Premium – nilai oktan 88

Premium merupakan bahan bakar dengan oktan terendah yang dijual di SPBU Pertamina. Bilangan oktan bensin jenis premium adalah 88. Biasanya, premium digunakan untuk bahan bakar kendaraan bermotor dengan kompresi rendah di bawah 9:1. 

Saat ini, bahan bakar jenis premium sudah jarang ditemukan di SPBU karena Pertamina sendiri mendorong agar masyarakat menggunakan bahan bakar oktan tinggi yang lebih berkualitas seperti Pertalite dan Pertamax.

Sempat beredar kabar bahwa premium akan dihapuskan seluruhnya dari SPBU Pertamina di seluruh Indonesia, namun kabar ini dibantah oleh Pertamina. 

Dari segi regulasi, premium adalah Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang diamanatkan oleh Peraturan Presiden nomor 191 tahun 2014 dan Peraturan Presiden nomor 43 tahun 2018. 

Pertalite – nilai oktan 90

Pertalite merupakan bahan bakar yang memiliki nilai oktan 90, atau lebih tinggi daripada nilai oktan Premium. Bahan bakar Pertalite memiliki ciri fisik berupa warna hijau terang dan jernih. 

Kandungan oktan Pertalite cukup berkualitas dengan emisi kendaraan rendah namun terjangkau oleh masyarakat karena harganya lebih murah daripada Pertamax. 

Menurut Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto seperti yang dikutip dari Liputan6, salah satu komponen pembentuk pertalite adalah Naphtha. Komponen ini berasal dari fasilitas pengelolaan minyak mentah yang tak bermanfaat dan harganya relatif murah. 

Pertamax – nilai oktan 92 

Bahan bakar Pertamax memiliki nilai oktan lebih tinggi daripada oktan Premium atau oktan Pertalite. Bilangan oktan Pertamax adalah 92. Keunggulan Pertamax adalah bahan bakar ini mampu melakukan pembakaran sempurna bila dibandingkan jenis sebelumnya. 

Selain menjaga kemurnian bahan bakar, Pertamax juga memiliki kandungan anti karat juga, lho. Pertamax lebih dianjurkan penggunaannya karena bagus untuk mesin dan lebih ramah terhadap lingkungan karena sudah memiliki teknologi ecosave technology. 

Selain itu jika ada pertanyaan lebih irit Pertalite atau Pertamax? Maka jawabannya adalah Pertamax karena punya nilai oktan yang jauh lebih tinggi. Meski harga perliternya lebih mahal tetapi secara efisiensi kerja mesin jauh Pertamax mengungguli Pertalite.

Pertamax Turbo – nilai oktan 98

Pertamax Turbo merupakan jenis bahan bakar berteknologi tinggi yang dikembangkan oleh Pertamina dengan produsen otomotif terkemuka dunia, Lamborghini. Saat ini, bahan Pertamax Turbo merupakan bakar oktan tertinggi Pertamina yang dijual secara luas. 

Oktan Pertamax Turbo mencapai 98 yang dikembangkan dengan teknologi Ignition Boost Formula (IBF).  Dengan teknologi IBF tersebut, Pertamax Turbo mampu meningkatkan kelincahan kendaraan saat bermanuver.

Apakah Pertamax Turbo dapat membersihkan mesin? Menurut klaim Pertamina, BBM jenis ini dapat membersihkan kerak dalam ruang bahan bakar hingga hingga 80%.

Dengan bilangan oktan untuk Pertamax Turbo yang mencapai 98, bahan bakar ini diklaim jauh lebih ramah lingkungan karena kadar sulfurnya yang rendah. 

Pertamax Racing nilai oktan 100

Pertamax Racing memiliki nilai oktan 100 dan dirancang khusus untuk kendaraan balap yang memiliki tingkat kompresi tinggi. Apa pengaruhnya bahan bakar dengan nilai Oktan 100 ini? 

Pertamax Racing mampu membuat mesin kendaraan lebih stabil dan responsif serta kualitasnya sudah diakui di dunia balap internasional.

Baik Pertamax Turbo maupun Pertamax Racing, keduanya ini memiliki zat additif detergensi yang bermanfaat untuk membersihkan mesin kendaraan.

Karena digunakan untuk kendaraan balap, tidak semua SPBU menjual jenis bahan bakar Pertamax Racing ini.

Dexlite – nilai CN 51

Untuk bahan bakar mobil diesel, Pertamina menjual dua BBM solar yakni Dexlite dan Pertamina Dex (Pertadex). Keduanya merupakan jenis bahan bakar gasoil yang diperuntukan untuk mobil diesel. 

Berbeda dengan bahan bakar bensin yang menggunakan ukuran oktan atau RON, bahan bakar solar ini menggunakan ukuran CN (Cetane Number). Prinsipnya masih sama, semakin tinggi nilai CN maka semakin bagus performa mesin. 

Menurut Vice President Retail Fuel Marketing PT Pertamina, Affandi seperti yang dikutip dari Gridoto.com, bahan bakar solar jenis Dexlite ini cocok digunakan untuk mobil seperti Toyota Kijang dan Mitsubishi Pajero Sport. 

Pertadex – nilai CN 53

Bahan bakar Pertamina Dex cocok untuk mobil seperti Chevrolet Captiva, Pajero Sport non-VGT, Hyundai H-1 CRDI, dan Isuzu D-Max. Dengan Cetane Number mencapai 53, Pertamina Dex mampu membuat mesin bekerja maksimal dan sesuai dengan standar lingkungan EURO 3.

Harga Pertadex lebih mahal karena proses produksinya yang jauh lebih sulit ketimbang bahan bakar biosolar lainnya. Ditambah lagi dengan bahan aditif untuk meningkatkan performa mesin membuat bahan bakar ini lebih mahal. 

BBM Dexlite vs Pertamina Dex, mana lebih unggul? Jika dari cetane number-nya jelas, ya jika Pertamina Dex ini lebih unggul. Namun, perlu disesuaikan lagi dengan mesin mobil atau motor kamu, ya.

Nilai oktan bahan bakar Shell 

Selain SPBU milik Pertamina, tentu kamu juga sering melihat SPBU Shell, kan? Tapi tahukah kamu shell dari negara mana?

Shell merupakan perusahaan minyak dan gas Belanda yang menjadi satu dari enam perusahaan minyak terbesar di dunia. 

SPBU Shell yang sudah memiliki 70an jaringan di Jabodetabek dan Bandung ini menjadi alternatif mengisi bensin untuk mobil atau motor. Shell banyak menjadi pilihan, terutama bagi mereka yang ingin menggunakan BBM berkualitas. 

Bagi kamu yang belum terbiasa, tentu bingung dengan jenis-jenis bahan bakar yang dijual oleh oleh Shell. Nah, berikut jelaskan jenis bensin shell, termasuk perbedaan Shell dan Pertamina. 

Shell Regular nilai oktan 90

Dari semua jenis bahan bakar yang dijual Shell, ini merupakan yang beroktan paling rendah. Bila dibandingkan dengan produk milik Pertamina, oktan Shell Regular ini sama nilai oktannya dengan Pertalite. 

Bahan bakar Shell Reguler ini cocok untuk kendaraan berkompresi rendah, 9:1 sampai 10:1 atau motor dengan kubikasi 125 cc seperti Honda Beat. 

Shell Super – nilai oktan 92

Jika kamu ingin bahan bakar Shell setara dengan Pertamax milik Pertamina, maka pilih Shell Super ini. Shell Super memiliki RON 92 yang cocok untuk mobil-mobil LCGC seperti Daihatsu Sigra, Honda Brio, mobil Wuling Formo. 

Dapatkan perlindungan finansial dari asuransi mobil supaya kamu terjamin dari mahalnya biaya servis dan perbaikan di bengkel. Berkat asuransi mobil, tabungan dan investasimu tetap aman.

Sementara bila dipakai untuk motor, Shell Super ini cocok dipakai untuk kendaraan berkompresi 10:1 hingga 11:1 atau motor berkapasitas 125 cc ke atas seperti Honda PCX.

Shell V-Power – nilai Oktan 95

Shell V Power adalah pilihan bahan bakar terbaik dari Shell yang memiliki angka RON 95. Meskipun Pertamina memiliki Pertamax Turbo yang punya kandungan oktan 98, tapi keduanya tak bisa dibandingkan. Mengingat, peruntukannya yang berbeda. 

Oktan Shell V Power cocok digunakan untuk mesin berkompresi 11:1 hingga 12:1. Bila untuk mobil, bahan bakar ini cocok untuk Chevrolet Trax atau Honda Civic Turbo. 

Shell V-Power Nitro+ – nilai oktan 98

Bahan bakar ini baru diluncurkan di Indonesia pada April 2021 lalu untuk kendaraan dengan kompresi mesin tinggi. Bahan bakar Shell V-Power Nitro+ ini punya oktan 98 atau setara dengan angka Pertamax Turbo. 

Dari segi peruntukannya, Shell V-Power Nitro+ cocok untuk mesin berkompresi mesin 11,3:1 hingga 12:1.. Meskipun cocok untuk mesin berkompresi tinggi, bahan bakar ini diklaim sudah diuji pula untuk mesin berkompresi umum seperti mesin fuel injection. 

Shell V-Power Diesel 

Shell juga menyediakan bahan bakar diesel dengan formula terbaru yang sudah menggunakan Dynaflex. Dengan teknologi ini, mesin dijamin aman, bersih dan kinerjanya lebih efisien karena dapat memaksimalkan energi bahan bakar untuk berkendara. 

Dari segi lingkungan, Shell V-Power Diesel ini sudah memenuhi standar Euro 5 dengan kandungan sulfur ultra rendah (10ppm). Selain itu, bahan bakar ini juga sudah mengandung bahan bakar nabati sebesar 30% sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 tahun 2015. 

Nilai oktan Vivo 

Selain Shell, ada pula SPBU non BUMN yang cukup mudah ditemui di Indonesia, khususnya di Jabodebek yakni pom bensin Vivo dari PT Vivo Energy Indonesia. Vivo dibentuk pada tahun 1966 di Rotterdam dan saat ini memiliki kantor pusat Vivo di Swiss. 

Ada empat jenis bahan bakar yang dijual Vivo dengan nilai oktan yang sudah menunjukkan nilai oktannya. 

Nama bahan bakar VivoNilai oktan/cetane
Revvo 8989
Revvo 9090
Revvo 9292
Revvo 9595

Saat ini, bahan bakar dari Vivo sering dibandingkan dengan Pertalite karena dianggap memiliki harga yang lebih murah. Ketahui perbandingan antara Vivo 89 vs Pertalite sebelum membeli.

Nilai oktan bahan bakar BP 

Satu lagi SPBU swasta yang hadir di Indonesia yakni BP atau British Petroleum. Bahan bakar BP berasal dari dari perusahaan minyak asal Inggris yang beroperasi di Indonesia sejak 2018 lalu. 

Di Indonesia, BP membentuk perusahaan patungan dengan  PT AKR Corporindo Tbk yang kemudian membentuk entitas perseroan bernama PT Aneka Petronindo Raya (APR) atau BP AKR Fuels Retail. 

BP sendiri di Indonesia membuat perusahaan patungan dengan PT AKR Corporindo Tbk, untuk menjalankan bisnis SPBU. Perseroan dengan nama PT Aneka Petronindo Raya (APR) yang beroperasi dengan julukan BP AKR Fuels Retail.

Adapun keunggulan bahan bakar BP adalah ACTIVE technology yang dapat membantu melindungi mesin dari penumpukan kotoran. Teknologi ini juga dapat membentuk lapisan pelindung yang bisa memperlambat penumpukan kotoran pada katup mesin. 

Bukan cuma bensin, BP juga produk bahan bakar diesel yang dinamakan BP Diesel. Cek ulasan Lifepal tentang perbandingan BP Diesel vs Pertamina Dex, ya.

Adapun nilai oktan bahan bakar BP adalah sebagai berikut: 

Nama bahan bakar BPNilai Oktan/.Cetane
BP 9090
BP 9292
BP 9595
BP Diesel48 (cetane number)
Lihat promo asuransi mobil terbaik, tanggung 100% biaya perbaikan di bengkel, premi hanya Rp200 ribu per bulan!

Harga bahan bakar minyak terbaru di SPBU 

Harga bahan bakar sempat mengalami kenaikan seiring dengan naiknya minyak dunia global. Namu, saat ini harga minyak dunia mulai turun sehingga harga BBM di SPBU pun ikut turun. 

Berikut harga bahan bakar minyak terbaru dari empat SPBU yang ada di Indonesia yakni Pertamina, Shell, Vivo dan BP per 4 Januari 2023. 

Harga BBM Pertamina

Berikut update harga bahan bakar Pertamina. 

Jenis Bahan BakarHarga Nilai oktan/CN
Harga PertaliteRp10.00090
Harga Pertamax Rp12.800 per liter92
Harga Pertamax TurboRp14.050 per liter98
Harga Dexlite Rp16.150 per literNilai CN 51
Harga Pertamina Dex (Pertadex)Rp16.750 per literNilai CN 53

Harga BBM Shell 

Per November 2021, sejumlah bahan bakar di SPBU Shell mengalami kenaikan imbas dari kenaikan harga minyak dunia. Berikut harga bahan bakar Shell terbaru seperti yang dilaporkan oleh Kompas.com. 

Jenis Bahan Bakar ShellHargaNilai oktan/CN
Harga Shell SuperRp13.030 per liter 92
Harga Shell V-PowerRp13.810 per liter 95
Harga Shell V-Power DieselRp16.890 per literNilai CN 51
Harga Shell V-Power Nitro+Rp14.180 per liter98

Harga BBM Vivo

Untuk bahan bakar Vivo, berikut update harga terbarunya. 

Jenis Bahan Bakar VivoHargaNilai Oktan/CN
Harga Revvo 90Rp11.800 per liter90
Harga Revvo 92 Rp12.800 per liter92
Harga Revvo 95 Rp13.600 per liter95

Harga BBM BP 

Jenis bahan bakar BP-AKRHarga Nilai OktanNilai Oktan/CN
BP 90Rp12.950 per liter90
BP 92Rp13.030 per liter92
BP 95Rp13.500 per liter95
BP UltimateRp13.810 per liter95
BP DieselRp16.310 per liter48 (cetane number)


Bahan bakar yang tepat berdasarkan rasio kompresi

Menggunakan bahan bakar beroktan tinggi memang bagus, namun yang lebih penting sebenarnya menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin. Cara yang bisa dilakukan yaitu dengan melihat perbandingan kompresi. 

Rasio kompresi merupakan perbandingan silinder saat piston berada di bawah titik mati atas terhadap titik mati bawah. Pada mesin bensin 4 silinder 500 cc, saat piston berada di titik mati bawah setiap silindernya terisi dengan 500 cc udara dan bensin. 

Sementara itu, pada saat piston berada di titik mati atas, volumenya adalah 50 cc. Jadi, kita dapat melihat perbandingan kompresinya menjadi 1:10. Berikut bahan bakar yang cocok untuk setiap rasio kompresi seperti yang dikutip The Burning Platform. 

Nilai oktanRasio kompresi
877:1 sampai 9:1
909:1 sampai 10:1
92 10:1 sampai 11:1
95 11:1 sampai 12:1
98kompresi di atas 12:1

Dampak penggunaan bahan bakar yang tidak tepat 

Perlu diketahui, penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai mesin bisa memberikan sejumlah dampak buruk, diantaranya adalah sebagai berikut: 

  • Penggunaan bahan bakar yang salah dapat menyebabkan kerusakan pada mesin mobil, termasuk erosi pada injektor bahan bakar dan kerusakan pada katup-katup mesin.
  • Penggunaan bahan bakar yang salah dapat menurunkan efisiensi mesin, sehingga menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar dan peningkatan biaya operasi.

Demikianlah pembahasan mengenai nilai oktan dan pengaruhnya terhadap mesin kendaraan. Semoga dapat membantu kamu menemukan bahan bakar mobil atau motor yang tepat, ya.

Tips dari Lifepal! Cara mudah untuk menentukan bahan bakar adalah dengan mengikuti anjuran dari produsen mobil atau motor kamu. Tanyakalah bahan bakar apa yang cocok untuk mobil kamu beserta alternatifnya sehingga kamu bisa memiliki beberapa opsi yang aman.

Simak pula ulasan mengenai harga BBM terbaru di artikel Lifepal lainnya!

Gunakan perlindungan dari asuransi mobil

Berkendara di jalanan bukannya tanpa resiko, kejadian seperti tabrakan atau terserempet pengendara lain bisa terjadi kapanpun. Tentunya, selain keselamatan kerugian finansial juga tidak bisa dihindari. 

Karena itu, kamu perlu memberikan perlindungan finansial dengan asuransi mobil yang dapat mengcover biaya perbaikan akibat kecelakaan. Asuransi mobil dapat memberikan penggantian biaya servis di bengkel akibat kerusakan kecil maupun besar. 

Cari tahu di Lifepal rekomendasi asuransi mobil terbaik dan bandingkan sendiri manfaat pertanggungan yang ditawarkan. Dapatkan diskon hingga 20% dan layanan gratis untuk klaim. 

Bila kamu masih bingung dalam menentukan asuransi kendaraan yang tepat, ikuti Kuis Asuransi Mobil dari Lifepal berikut ini. 

Setelah itu, hitung perkiraan biaya premi asuransinya menggunakan Kalkulator Premi Asuransi Mobil dari Lifepal berikut ini. 

Pertanyaan seputar oktan

Apakah boleh mencampur Pertalite dengan Pertamax?

Menurut sejumlah ahli mesin, mencampur Pertalite dan Pertamax sebenarnya tidak dianjurkan karena dapat memberikan efek buruk pada mesin. Proses pembakaran menjadi tidak sempurna karena dua jenis bahan bakar dengan oktan yang berbeda tercampur. Selain itu, kandungan pembersih mesin yang dimiliki oleh Pertamax bisa hilang.

Apa itu asuransi mobil?

Asuransi mobil adalah produk pengelolaan keuangan yang menawarkan jaminan ganti rugi atas kerusakan yang menimpa mobil. Dengan memiliki jaminan finansial dari asuransi mobil, pemilik mobil tidak perlu khawatir lagi dengan mahalnya tagihan perawatan dan perbaikan di bengkel karena perusahaan asuransi yang akan menanggungnya.

Produk asuransi mobil terbagi dua, yaitu asuransi all risk dan asuransi TLO. Asuransi all risk memberikan jaminan biaya perbaikan berskala ringan hingga berat. Asuransi TLO memberikan jaminan biaya perbaikan khusus untuk tingkat kerusakan berskala berat dan jaminan penggantian unit baru andai mobil nasabah asuransi mobil hilang akibat pencurian.

Temukan referensi kepada berbagai pilihan perusahaan asuransi mobil terbaik dan konsultasikan kebutuhan asuransimu secara gratis di Lifepal.

Dapatkan Promo