Contoh Usaha Kecil-Kecilan dengan Keuntungan Menjanjikan

contoh usaha kecil-kecilan

Contoh usaha kecil-kecilan sebenarnya ada banyak lho! Siapa bilang berbisnis harus dimulai dengan modal besar? Justru dengan menjalani usaha modal kecil terlebih dulu, kamu bisa mempersiapkan mental dan belajar lebih banyak soal mengelola usaha.

Salah satu contohnya, bisnis dengan modal 1 juta aja. Selain gak sulit buat kamu kumpulkan modal, risikonya juga cukup kecil. Modal 1 juta gak terlalu besar jadi risikonya juga gak terlalu besar. Buat kamu yang baru memulai bisnis kecil-kecilan tentu bingung harus memulai dari mana.

Berikut beberapa tips untuk memulai bisnis kecil di bawah satu juta dan apa aja contoh usaha kecil kecilan yang bisa menjadi inspirasimu.

Contoh usaha kecil-kecilan yang kamu bisa terapkan di rumah

Kamu bisa  memulai usaha modal kecil untuk memilih jenis bisnis sesuai dengan minat dan kemampuan kamu. Simak beberapa jenis usaha yang menjanjikan sebagai berikut: 

1. Konter pulsa bisa jadi contoh usaha kecil-kecilan

Contoh usaha kecil-kecilan pertama yang bisa dijadikan sebagai inspirasimu adalah jualan pulsa. Ide bisnis modal kecil ini dinilai menguntungkan dalam jangka panjang sebagaimana pulsa sudah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat masa kini. Maka dari itu, jualan pulsa pasti deh hampir pasti bakal laku. Belum lagi kalau kamu buka lapak di tempat strategis.

Gak perlu jauh-jauh sewa tempat di mall tertentu, kamu bisa buka konter pulsa di depan teras rumah. Dengan catatan, rumah kamu emang cukup sering dilalui orang, ya.

Dana yang kamu butuhkan buat bisnis kecil-kecilan ini, antara lain:

Etalase kaca ukuran kecil Rp200.000
Kartu perdana 1 packRp200.000
Deposit PulsaRp600.000
TotalRp1 juta

Alternatif lainnya, gak perlu pakai etalase kaca dan jual kartu perdana, kamu bisa taruh penanda. Tempelkan kertas di depan rumah dan beri tahu tetangga kalau kamu sekarang jualan pulsa.

Dengan gitu, kamu bisa alihkan modal 1 juta buat deposit pulsa. Keuntungan yang kamu peroleh sekitar Rp200 ribuan dengan modal tersebut. Perhitungannya adalah keuntungan Rp2000 per sekali isi Rp10 ribu.

2. Contoh usaha kecil-kecilan lainnya: bisnis souvenir

Bisnis buat keperluan pernikahan emang gak pernah ada matinya deh. Kuncinya kamu bisa bikin sesuatu yang menarik. Salah satu keperluan pernikahan yang sangat dicari adalah souvenir. Modal buat bisnis ini pun gak perlu besar.

Contoh, souvenir kain flanel dapat kamu bentuk jadi gantungan kunci, bros, atau tempat tidur. Kain flanel 1 meter bisa bikin 50 gantungan kunci dengan rincian sebagai berikut.

Kain flanel 1 meterRp15 ribu
Gantungan kunci 5 lusinRp5 ribu
Lem 4 buahRp2 ribu
Benang jahit 1 buahRp2 ribu
Jarum jahit 1 buahRp500
MaintenanceRp3 ribu
Total Rp27.500

Setiap gantungan kunci dijual Rp4 ribu, kalikan 50 maka hasilnya Rp200.000. Nah, biasanya buat pernikahan, khususnya pernikahan sederhana, butuh 250 gantungan kunci. Total Rp1 juta.

Dari situ, kamu dapat keuntungan sekitar: Rp1 juta – (Rp27.500 x 5) = Rp862.500. Hampir dua kali lipat, ya!

3. Contoh usaha kecil-kecilan: jual sarapan

Masih gunakan teras rumah sebagai tempat berbisnis, namun kali ini kamu gunakan buat berjualan sarapan buatan kamu.

Menu sarapan cukup mudah diolah. Contohnya, nasi uduk atau lontong sayur. Meski cukup mudah diolah namun menu ini pasti disukai oleh masyarakat Indonesia.

Sekarang bergantung pada kamu bisa bikin sarapan yang lezat atau gak. Dan jangan salah lho, ketika menu makanan yang kamu jual enak, maka gak sedikit orang yang merekomendasikan makanan-makanan itu ke orang lain.

4. Contoh usaha kecil-kecilan: menerima pesanan kue

Di hari-hari tertentu kamu bisa terima pesanan kue. Tentu saja kue yang jadi andalan kamu dong. Misalnya, kue kering, kue basah atau jenis kue-kuean lainnya.

Mana ada sih yang bisa menolak keenakan jajanan yang satu ini. Target pasarnya dijamin ada di mana-mana.

Bisnis ini gak butuh banyak modal. Namun emang bergantung pada jumlah pesanan kue yang kamu terima juga.

5. Contoh usaha kecil kecilan: waralaba minuman

Contoh bisnis kecil-kecilan berikutnya adalah waralaba minuman. Banyak dari jenis usaha yang ini bisa dimulai dengan modal Rp1 jutaan saja. Tapi jangan asal pilih franchise minuman lho ya.

Seringkali pihak franchisor memang menawarkan skema balik modal yang menggiurkan. Namun hal itu bisa saja jadi “jebakan betmen”. 

Skema itu hanya sebatas ilustrasi saja. Ilustrasi boleh keren, tapi produk belum tentu keren. Setuju gak?Pada intinya, semuanya akan balik lagi ke minuman apa yang kamu jual.

Bila memang minuman itu lagi ngehits atau dicari banyak orang, maka keuntungannya bisa besar. Namun bila gak sesuai dengan pasar, yang ada justru sebaliknya.

6. Jasa jahit non-obras

Buka usaha jahit gak mesti harus investasi dengan beli mesin jahit mahal. Dengan yang bekas pun bisa, namanya juga bisnis kecil-kecilan.

Siapkan saja beberapa peralatan di bawah ini.

Mesin jahit bekasRp800 ribu
Jarum dan benangRp300 ribu
Total Rp1,1 juta

Tawarkan saja jasa-jasa vermak pakaian ke tetangga-tetangga yang memang membutuhkan. Bila memang kamu belum memiliki keterampilan ini, kursus pun jadi kok. 

7. Butik preloved sistem konsinyasi

Tertarik jual barang-barang bekas? Coba saja buka butik sederhana di rumahmu. 

Ajak teman-teman untuk titip jual barang preloved mereka di lapakmu dan kamu tinggal ambil untung saja dari setiap penjualan. Atau kalau kamu memang punya outfit-outfit yang gak terpakai, bisa dijual di sini juga. 

Siapkan saja beberapa barang di bawah ini.

Rak baju gantung 5 buahRp500 ribu
Hanger baju 50 buahRp600 ribu
Lain-lainRp200 ribu
TotalRp1,3 juta

Intinya, rak-rak baju gantung itu bakal dijadikan rak display t-shirt, kemeja, atau dress-dress prelove yang dititip oleh rekanmu. Biar makin cepat cuannya, jangan lupa buka akun Instagram khusus jualan dan promosikan di sana juga ya. 

8. Bisnis parkir buat yang rumahnya strategis

Beruntunglah buat kamu yang punya properti di daerah strategis, seperti misalnya dekat mall, perkantoran, stasiun dan lainnya. Lahan properti kamu tersebut bisa dijadikan lahan parkir.

Lahan parkir yang semakin padat di bangunan-bangunan seperti mall, perkantoran dan lainnya jadi peluang bagus yang harus kamu tangkap.

Modal buat bikin lahan parkir ini gak sampai sejuta. Misalnya, buat bikin portal sederhana aja. Kemudian, yang pasti, pastikan keamanannya juga harus menjaga tempat itu selama masih ada kendaraan di sana.

9. Bisnis kaos preorder 

Contoh bisnis kecil-kecilan yang tidak kalah menarik untuk dilakukan adalah membuka jasa kaos preorder. Industri fesyen memang tidak pernah ada matinya, dan ini merupakan salah satu celah bisnis yang harus kamu jalani. 

Memulai bisnis distro membutuhkan modal yang tidak sedikit, kamu bisa menyiasatinya dengan memulai  bisnis kaos preorder.

Dengan sistem preorder, kaos atau baju yang akan diproduksi adalah kaos yang sudah dipesan dan yang sudah membayarkan DP (down payment) atau uang muka.

10. Contoh usaha kecil-kecilan: jualan sayur-mayur

Usaha ini cocok bagi yang sudah berumah tangga. Belanja buat kebutuhan rumah tangga bisa sekalian kamu jadikan lahan bisnis. 

Caranya adalah kamu berbelanja bahan sayur-mayur dan kebutuhan dapur lainnya di pasar. Kemudian, kamu jual lagi di teras rumah.

Gak perlu banyak modal buat ide bisnis satu ini. Kamu bisa sisihkan 1 juta buat beli berbagai sayur, beberapa buah, bumbu-bumbu dan beberapa kilogram ikan maupun ayam. Keuntungannya juga lumayan, lho.

Kamu bisa ambil margin dengan jumlah tertentu yang jadi keuntungan buat kamu.

Untuk bisa menjalani bisnis ini, pastikan kamu gak males untuk bangun pagi ya. Belanja di pasar itu harus pagi-pagi, karena kalau siang, yang ada kamu malah kehabisan stok dari pasar.

11. Jual kue dan jajanan pasar

Bagi kamu yang memang hobi memasak, menjual kue dan jajanan pasar menjadi pilihan untuk usaha dengan modal kecil. 

Kamu bisa menjual berbagai jajanan pasar mulai dari risol, pastel, lemper, dan arem-arem. Kue dan jajanan pasar memang tidak memiliki modal yang terlalu besar. Jika kamu bisa menjual dengan rasa yang enak, kamu pasti akan diburu para pembeli.

12. Toko kelontong

Selain menjual kue dan jajanan pasar, kamu mungkin bisa mendapatkan keuntungan dari contoh usaha kecil-kecilan dengan cara membuka toko kelontong. 

Kamu bisa menjual berbagai keperluan sehari-hari mulai dari kopi, roti, air minum, dan beberapa jualan snack. Kamu bisa memulai membuka toko kelontong dengan modal dimulai dengan harga di bawah Rp1 jutaan.

13. Menjual gorengan

Buat kamu yang tinggal di daerah padat penduduk, menjual gorengan bisa menjadi pilihan yang tepat karena banyak orang yang suka mencamil pada sore hari. 

Kamu bisa menjual gorengan seperti bakwan, tempe goreng, cireng, pisang goreng, dan beberapa jenis gorengan lainnya. Kamu bisa memulai usaha ini dengan modal di bawah Rp1 jutaan, lho.

14. Jualan nasi goreng rumahan

Nah, jika kamu memang memiliki hobi masak, menjual nasi goreng rumahan di malam hari tentu menjadi pilihan yang tepat. 

Kamu bisa menjual menu nasi goreng, kwetiaw, serta mie goreng pada malam hari. Sebelum memulai usaha, kamu bisa mencoba berbagai resep nasi goreng, kemudian bertanya pada tetangga resep mana yang paling cocok untuk bisnis nasi goreng.

15. Usaha jus buah

Nah, salah satu contoh usaha kecil-kecilan di rumah dengan modal kecil berikutnya adalah dengan membuka usaha jus buah. Minuman ini menjadi primadona bagi mereka yang suka makanan dan minuman sehat. Memang jus buah bagus untuk memenuhi nutrisi tubuh karena buah mengandung banyak vitamin dan mineral. 

Kamu bisa memulai usaha ini dengan modal di bawah Rp1 juta untuk keperluan membeli blender dan keperluan dagang lainnya.

Selain menjalankan usaha di atas, pastikan juga kamu terproteksi dengan asuransi kesehatan. Dengan begitu cashflow pribadi maupun usaha yang kamu jalankan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan pengeluaran mendadak akibat sakit.

16. Usaha dropship kebutuhan harian

Contoh usaha kecil-kecilan ini bisa dibilang tidak butuh modal, yaitu bisnis belanja online.

Bisnis belanja online adalah salah satu yang paling digandrungi para pelaku usaha kecil, kemudahan akses dan minimnya bujet menjadi faktornya. Kemudahan akses yang dimaksud yakni kamu dapat melakukan bisnis tanpa perlu keluar rumah. 

Selain itu kamu hanya perlu mengeluarkan bujet untuk paket internet setiap bulannya. Karena mengandalkan sistem dropship, kamu tidak perlu lagi mengeluarkan bujet untuk modal belanja yang besar.

Cara kerjanya adalah gunakan gadget yang kamu miliki untuk memposting produk-produk yang kamu jual melalui sosial media. Usahakan produk yang dijual berkaitan dengan kebutuhan harian agar peminat barangnya terus ada, misalnya seperti baju, perabot rumah tangga, hijab dan sebagainya. 

Hal lain yang harus kamu perhatikan yaitu pilih reseller yang terpercaya, lihat review dari para pembeli di toko online yang akan menjadi reseller kamu.

Ini dimaksudkan agar produk yang kamu jual tidak mengecewakan pembeli. Lakukan bisnis ini dengan konsisten, maka keuntungannya bisa sangat menjanjikan.

17. Usaha laundry

Membuka usaha laundry memang membutuhkan modal yang lumayan besar, yaitu sekitar Rp7 juta hingga Rp10 juta. Namun jangan khawatir jika modal yang kamu miliki hanya Rp1 juta, maka kamu dapat memulainya dengan usaha laundry rumahan. 

Caranya yaitu bekerja sama dengan usaha laundry yang sudah besar. Sistem kerjanya adalah rumah kamu dijadikan tempat untuk mengumpulkan baju para pelanggan yang ingin mencuci pakaiannya. 

Selain itu kamu juga harus memilah baju tersebut berdasarkan kategori jenis pakaian. Kemudian tunggu kurir laundry datang mengambil semua pakaian tersebut. Keuntungan yang kamu dapat adalah komisi dari tiap potong pakaian yang dicuci pelanggan. Cukup mudah kan?

18. Jasa cetak foto

Bagi kamu yang ingin memulai bisnis bermodal kecil dan menguntungkan, coba deh bisnis jasa cetak foto. Berbekal printer, tinta dan kertas foto kamu sudah bisa memulai bisnis ini.

Belilah printer dengan harga ekonomis yang memiliki kemampuan wireless, jadi kamu hanya perlu gadget tanpa membutuhkan laptop atau komputer lagi jika ingin mencetak foto.

Bahkan jika kamu memiliki kemampuan mendesain sebuah foto maka akan menjadi nilai tambah dalam bisnis ini. Kamu bisa mendapat keuntungan lebih dari foto yang kamu edit dan kamu cetak. Selamat mencoba.

19. Contoh usaha kecil-kecilan: cuci motor

Meningkatnya jumlah pengguna motor menurut data badan pusat statistik (BPS) melalui website https://databoks.katadata.co.id mencapai 81,5 persen. Kenaikan ini tentu dapat membuka peluang kamu untuk memulai bisnis jasa cuci motor. 

Modal yang dibutuhkan yakni pompa air, semir ban, sampo motor dan kain untuk mengeringkan. Dengan bermodalkan Rp1 juta, bisnis ini sudah dapat menjadi sumber rezeki bagi kamu dan orang yang kamu pekerjakan.

Jika bisnis ini berkembang pesat kamu dapat menambah kompresor untuk kebutuhan bisnis cuci motor kamu ke depannya.

20. Contoh usaha kecil-kecilan: bisnis pembuatan parsel

Meskipun bisnis pembuatan parsel tergolong bisnis usaha musiman, namun dapat mendulang keuntungan yang sangat besar. Contoh usaha kecil-kecilan yang ini cukup bermodalkan Rp1 juta, kamu sudah bisa membeli keranjang parsel dan peralatan pendukung lainnya.

Jangan abaikan kesempatan besar seperti menjelang hari raya, karena ini merupakan moment yang bagus dalam mengembangkan bisnis pembuatan parsel. 

Bahkan jika kamu pintar dalam menyusun strategi pasar, kamu dapat mengembangkan bisnis parsel ini dalam skala yang intens seperti parsel untuk pernikahan.

Maka bisnis ini tidak akan menjadi bisnis musiman lagi, sebab setiap bulan bahkan minggu pasti ada saja orang yang mengadakan pernikahan. Dan jangan lupa untuk lakukan promosi di media sosial agar jangkauan bisnis pembuatan parsel kamu semakin luas.

21. Contoh usaha kecil-kecilan: usaha makanan beku

Hidup serba praktis kini sudah seperti slogan bagi masyarakat modern. Hidup serba praktis ini juga mencakup makanan yang dikonsumsi setiap harinya.

Pekerja kantoran, ibu muda lebih memilih makanan dengan penyajian yang praktis alias tidak ribet. Kamu bisa banget jadikan kesempatan ini sebagai bisnis usaha. Membuka usaha jual makanan beku hanya memerlukan freezer dengan ukuran lumayan besar. 

Jika bujet yang dimiliki tidak cukup membeli freezer baru, maka belilah freezer second dengan kualitas yang bagus. Atau kamu juga bisa gunakan freezer kulkas kamu untuk sementara.

Risiko menjual makanan beku sangat minim mengalami basi, karena makanan yang dijual memang khusus dikemas untuk tahan lama.

22. Contoh usaha kecil-kecilan: jual mainan anak 

Bisnis jualan mainan anak bisa sangat menguntungkan jika ditekuni. Kamu perlu modal kurang dari Rp1 juta untuk membeli mainan anak di pasar yang menjual dengan harga grosiran. Mendapat harga grosiran membuat kamu bisa menaikan harganya lebih tinggi. 

Namun perlu diperhatikan dalam menaikan harga mainan, kuncinya adalah untung sedikit namun barang atau mainan yang laku banyak, jangan malah sebaliknya.

23. Contoh usaha kecil-kecilan: jasa potong rambut

Jasa potong rambut sangat memungkinkan untuk ditekuni jika kamu memiliki passion di bidang ini. Cukup bermodalkan gunting dan alat cukur rambut, kamu sudah bisa membuka usaha potong rambut di teras rumah.

Modal yang dibutuhkan untuk membuka usaha ini kurang lebih hanya Rp1 juta, karena alat cukur yang dijual berkisar Rp150 ribu sampai paket alat cukur yang lengkap sekitar Rp900 ribuan.

Siapa yang tidak tertarik dengan contoh usaha kecil-kecilan yang satu ini? Modal keluar sekali, tapi untungnya berkali-kali!

24. Contoh usaha kecil-kecilan: usaha warung kopi

Membuka warung kopi atau biasa disebut warkop menjadi peluang bisnis yang cukup menggiurkan. Kamu dapat memperoleh untung sekitar 50% dari modal yang kamu keluarkan.

Karena harga jual secangkir kopi dengan kopi saset perbandingannya lumayan jauh. Satu cangkir kopi biasa dijual Rp2.000 hingga Rp3.000 sedangkan modal satu saset kopi bubuk tidak sampai Rp1.500.

Jadi keuntungan ini bisa sangat menjanjikan. Kamu bisa membuka warung kopi di teras rumah atau berjualan di sekitar stasiun dan terminal.

25. Contoh usaha kecil-kecilan: jasa cuci sepatu

Bisnis cuci sepatu menjadi bisnis yang populer akhir-akhir ini. Dengan jumlah pebisnis yang masih sedikit memungkinkan kamu memiliki peluang untuk menguasai pasar. Modal yang perlu kamu keluarkan tidak perlu besar, mulailah dari bisnis cuci sepatu rumahan. 

Kamu hanya perlu modal deterjen khusus sepatu yang disesuaikan dengan tiap jenis sepatu, bekal pengetahuan merawat sepatu dan peralatan untuk mencuci sepatu yang sesuai. 

Jangan lupa kedepankan kualitas pencucian agar customer percaya selalu kembali lagi. Gunakan strategi pemasaran yang efektif agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Tips bisnis modal kecil

Memulai bisnis kecil tidaklah sulit, jika kamu tahu strategi yang tepat. Pasalnya, banyak pengusaha yang memulai usaha dari modal kecil. Salah satu tokoh yang memulai bisnis dari modal kecil adalah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. 

Ibu Susi bercerita bahwa beliau memulai usaha perikanan dengan modal uang sebesar Rp750.000 dan menjualnya kepada beberapa restoran.

Tentu perjalanan bisnis Susi tidak langsung mulus, dengan kerja keras akhirnya Susi berhasil mengembangkan bisnisnya. Nah, bagi kamu yang ingin memulai bisnis kecil-kecilan ada beberapa tips yang bisa kamu coba jalankan sebagai berikut:

1. Fokus

Tips pertama dalam mengelola bisnis adalah dengan tetap fokus. Kamu harus fokus dalam mencurahkan tenaga dan pikiran untuk mengelola bisnis kamu.

Tujuannya agar kamu tahu seluk-beluk bisnis kamu dan hal-hal apa saja yang harus kamu tingkatkan agar usaha kamu jadi lebih baik. Pastikan kamu tidak mencampur uang pribadi dengan uang usaha agar kamu tidak bingung dalam mengatur keuangan, ya.

2. Hitung modal bisnis

Tips memulai usaha berikutnya adalah dengan menghitung modal bisnis yang diperlukan. Kamu bisa memulai hitung dengan teliti kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk membuka bisnis dengan modal kecil.

Kamu juga bisa hindari pembelian barang yang sekiranya belum diperlukan untuk awal-awal.

3. Pintar mengelola uang

Mengelola uang memang bukan perkara mudah dalam bisnis, terlebih dengan bisnis kecil yang tentu saja keuntungan awalnya tidak begitu banyak. Oleh karena itu, mau tidak mau kamu harus mempelajari cara mengelola uang dengan baik agar bisnis kamu dapat berkembang.

Meski kamu memulai usaha dari usaha modal kecil, pastikan kamu tetap memberikan waktu untuk mengatur dan mengecek arus keuangan bisnismu.

4. Terus berinovasi

Nah, dalam berbisnis salah satu hal yang harus kamu lakukan agar tetap bertahan adalah dengan terus berinovasi. Inovasi tidak hanya dibutuhkan oleh bisnis besar saja, tetapi juga dibutuhkan oleh berbagai lini bisnis. Pembaruan produk tetap dibutuhkan agar pelanggan kamu tidak cepat bosan.

5. Gigih

Kesuksesan seseorang dalam membuka usaha tentu tak akan diraih tanpa kegigihan. Bukan hanya sekali atau dua kali seseorang mengalami penolakan atau masalah saat memulai bisnis. Namun, hal itu tidak akan membuatnya orang yang tangguh akan menyerah dan memutuskan berhenti. 

6. Jangan terlalu larut dalam kegagalan

Tips memulai bisnis kecil-kecilan adalah jangan terlalu larut dengan yang namanya kegagalan. Dalam berbisnis kegagalan merupakan risiko yang tidak dapat dihindari.

Oleh karena itu, sebagai pengusaha kamu harus memiliki karakter mental yang tangguh dan tidak mudah menyerah dan larut dalam kegagalan.

Kamu bisa mengambil kegagalan sebagai salah satu pelajaran dan jangan lupa untuk mengevaluasi hal tersebut.

Keuntungan dan risiko mengelola usaha kecil-kecilan

Setelah mengetahui dan paham mengenai tips memulai bisnis kecil, ada baiknya kamu juga mengetahui keuntungan apa saja yang akan kamu dapat ketika memulai bisnis kecil.

Jika berbicara jenis-jenis usaha yang bisa dipilih, tentu ada banyak contoh usaha kecil-kecilan yang berpotensi mendatangkan income yang besar tiap bulannya.

Namun jangan hanya bahas keuntungan saja, risikonya pun wajib banget untuk dipahami.  Yuk, kita bahas masing-masing selengkapnya di bawah ini.

1. Contoh keuntungan menjalankan usaha kecil-kecilan

Mengelola usaha kecil dapat mendatangkan banyak keuntungan bagi kamu. Hal ini disebabkan karena kamu tidak hanya mendapatkan penghasilan dari satu bisnis usaha saja. Dengan mengelola usaha kecil kamu bisa membuat banyak usaha sekaligus.

Pertama, karena tidak membutuhkan modal yang besar. Kemudian waktu yang diperlukan untuk memulai usaha kecil juga tidak banyak, justru semakin cepat usaha kecil dimulai maka semakin cepat respon dari kebutuhan pasar yang terus berubah.

Usaha kecil juga dapat membantu meningkatkan perekonomian rumah tangga karena bisa membuka lapangan pekerjaan bagi penduduk sekitar. 

Sifatnya yang fleksibel membuat usaha jenis ini adalah yang paling mampu bertahan pada masa krisis sekalipun yakni dengan berfokus pada kebutuhan pelanggan dan mudah memunculkan inovasi baru sebagai solusi alternatif ketika krisis terjadi.

Keuntungan lain dari menjalankan usaha kecil yaitu pemilik bebas mengatur strategi bisnisnya sendiri.

2. Risiko menjalankan usaha kecil-kecilan

Terlepas dari keuntungan yang didapat, kamu juga harus memperhatikan risiko yang ditanggung dari pelaku usaha kecil. Efektifitas dari pemilik usaha kecil sangat mempengaruhi sukses atau tidaknya bisnis ini, jadi jika kamu tidak bersungguh-sungguh melakukannya maka jangan berharap banyak dari keuntungan bisnis ini. 

Pemilihan lokasi menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha kecil. Memilih lokasi dengan modal minim memiliki risiko bangkrut lebih besar hal itu disebabkan pemilihan lokasi yang kurang strategis.

Selanjutnya, usaha kecil biasanya memiliki kendala di sumber daya manusianya (SDM). Kekurangan SDM dapat membuat perputaran penyediaan barang hingga pencatatan keluar masuk barang menjadi tidak sistematis. 

Selain pencatatan keluar masuknya barang, keuangan usaha kecil dengan keuangan pribadi juga perlu dicatat dengan baik. Jika tidak memiliki perhitungan yang jelas, uang pribadi dan uang usaha akan bercampur dan hal tersebut dapat menyulitkan penghitungan untung dan rugi dari bisnis yang dijalankan.

Usaha kecil adalah yang paling jarang melakukan launching toko, padahal promosi toko adalah salah satu cara efektif mengenalkan keberadaan usaha kecilmu kepada calon pelanggan. Jika banyak yang tidak mengetahui keberadaan toko kecilmu, maka siapa yang akan menjadi pelanggannya?.

Contoh penyebab usaha kecil-kecilan bangkrut

Setelah mengetahui berbagai contoh usaha kecil-kecilan di atas, tentu sekarang kamu sudah bisa memilih bisnis yang sesuai dengan minat dan kemampuanmu. Meski begitu, kamu harus mahir mengatur bujet supaya cashflow usahamu tidak mengalami defisit, apalagi sampai bangkrut.

Nah untuk menghindari bisnis kecil-kecilan cepat bangkrut ada beberapa hal yang harus kamu hindari sebagai berikut.

1. Tidak memiliki rencana yang matang

Meskipun kamu menjalani bisnis dalam skala kecil, tidak ada salahnya kamu memiliki tujuan jangka pendek, tujuan jangka panjang, serta strategi yang diperlukan. Perencanaan yang baik tentu akan memudahkan kamu dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis kamu.

Bayangkan apa yang akan kamu capai perihal bisnis dalam beberapa waktu ke depan dan jangan lupa menyiapkan strategi yang tepat.

Sebagai contoh, jika kamu ingin mengembangkan bisnis dengan tempat jualan yang lebih besar, kira-kira lokasi mana yang tepat untuk bisnis kamu.

2. Kurang promosi

Apa pun bisnisnya, kamu harus memasarkan produk kamu dengan baik. Akan sayang jika produk yang kamu jual baik dan berkualitas, tetapi hanya sedikit orang yang tahu.

Kamu bisa memanfaatkan akun media sosial untuk mempromosikan barang daganganmu. Lebih lanjut, kamu juga menawarkan promosi dengan harga diskon saat pembukaan usaha kamu.

3. Bersikap pasif

Nah, salah satu hal yang bisa membuat bisnis kamu cepat bangkrut adalah dengan bersikap pasif. Dalam hal ini berdiam diri dan menunggu pelanggan datang begitu saja.

Jika kamu mau usaha yang kamu jalani berhasil, kamu harus berinteraksi dengan pengusaha lain, calon pelanggan, calon rekan kerja, dan orang lain untuk mendapatkan masukan perihal usaha kamu.

4.Tidak berinovasi

Salah satu hal yang dapat membuat bisnis kamu cepat bangkrut adalah dengan tidak mau berinovasi. Setiap bisnis pasti akan turun pada waktu tertentu, untuk mengatasi hal tersebut kamu harus tetap berinovasi entah dalam berkreasi dengan kemasan baru, menu baru, atau inovasi dalam strategi pemasaran

Dari semua pilihan bisnis yang telah disebutkan, mana yang kamu banget? Memulai bisnis gak harus modal besar yang penting ada kemauan.

Mau coba investasi juga buat tambahan penghasilan?

Masih ada satu lagi cara yang kamu bisa andalkan untuk mendapatkan penghasilan tambahan, yaitu investasi. Investasi adalah aktivitas finansial dengan menanamkan sejumlah uang atau benda berharga untuk kemudian dikembangkan sehingga menghasilkan margin keuntungan yang bisa diambil sebagai keuntungan pribadi.

Investasi juga menjadi bagian dari contoh usaha kecil-kecilan yang bisa mendatangkan untung. walaupun, dalam bentuk berbeda dari contoh usaha kecil-kecilan lain seperti berjualan.

Tentu instrumen investasi yang menguntungkan ada banyak dan risikonya pun berbeda-beda. Sesuaikan instrumen pilihanmu dengan minat dan kemampuanmu agar kamu sendiri bisa berkomitmen dan bersemangat untuk mengelolanya.

Kalau kamu penasaran tentang instrumen investasi apa yang cocok dengan kebutuhan dan karaktermu, temukan referensi yang tepat di sini.

Kisah sukses pebisnis usaha kecil

Tengku Fahila Kurnia salah satu contoh usaha kecil-kecilan tapi berakhir sukses. Tengku Fahila memulai bisnisnya di bidang pembuatan souvenir dari kain flanel dan velboa. Ia menamai bisnisnya Tifahny Shop.

Ide bisnis ini didapat dari banyaknya remaja yang sedang menyukai berbagai macam aksesoris dan pernak pernik fashion terkhusus di kota Medan.

Dengan modal awal Rp700 ribu, dan ketekunannya menjalani bisnis souvenir kini Tengku Fahila mampu meraih omzet yang fantastis yakni Rp60 juta dalam satu tahun.