• Asuransi Jiwa 2022 Dekstop

Asuransi Jiwa Premi Termurah dan Manfaat Terbaik

Dapatkan 10% DISKON Daftar sekarang untuk penawaran terbatas
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku
Cari Asuransi Semudah 1, 2, 3!
1
2
3
Isi formulir untuk melihat pilihan
Sesuai Profil & Kebutuhanmu
Konsultasi gratis melalui telepon
Dengan tim ahli, cukup 5 menit
Temukan asuransi terbaik
Sesuai Kebutuhan dan Anggaranmu

Daftar Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik di Indonesia 2022

Pengertian asuransi jiwa adalah jenis asuransi yang memberikan santunan tunai jika tertanggung meninggal dunia akibat sakit, kecelakaan, dan risiko lainnya yang tidak disengaja. Karena itulah asuransi jiwa juga disebut sebagai asuransi kematian. Manfaat polis asuransi jiwa adalah sangat penting untuk dimiliki, khususnya jika Anda merupakan tulang punggung keluarga.

Untuk memudahkan nasabah dalam memilih polis asuransi jiwa atau asuransi hari tua terbaik dan premi termurah, berikut review dan rekomendasi asuransi jiwa tradisional terbaik 2022 di Indonesia:

  • Asuransi Simas Jiwa 
  • Asuransi Ciputra Life
  • Asuransi Pacific Life
  • Asuransi  CAR Life
  • Asuransi Jiwa Allianz
  • Asuransi Prudential
  • Asuransi Takaful Al-Khairat Individu
  • Asuransi Cigna
  • Asuransi Sequis Life
  • Asuransi Manulife
  • Asuransi Al Amin
  • Asuransi AIA
  • Asuransi Sinarmas MSIG Life
  • Asuransi BRI Life

Takaful Al-Khairat Individu


Manfaat Pertanggungan

  • Pilihan asuransi jiwa
  • Premi mulai Rp64 ribu per bulan
  • Masa perlindungan: 1 tahun
  • Usia maksimal sampai 65 tahun
  • Masa tunggu: 30 hari
  • Masa tunggu 1 tahun untuk kematian akibat penyakit pre-existing condition
  • Santunan meninggal dunia Rp150 juta
  • Pengelolaan dana mengikuti syariat Islam

Asuransi Jiwa Cigna Exclusive Protection

Manfaat Pertanggungan

  • Premi mulai Rp220 ribu per bulan
  • Usia masuk tertanggung 18-55 tahun
  • Masa polis hingga 15 tahun
  • Uang pertanggungan hingga Rp3 miliar
  • Manfaat pengembalian premi 160% 

  • Premi mulai Rp220 ribu per bulan
  • Usia masuk tertanggung 18-55 tahun
  • Masa polis hingga 15 tahun
  • Uang pertanggungan hingga Rp3 miliar
  • Manfaat pengembalian premi 160% 

Sequis Life Financial Smart Life


Manfaat Pertanggungan

  • Premi mulai Rp75 ribu per bulan
  • Masa pertanggungan sampai usia 100 tahun
  • Usia masuk tertanggung 1-50 tahun
  • Masa pembayaran premi mulai dari 10 tahun
  • Uang pertanggungan Rp250 juta
  • Manfaat nilai tunai jika tidak ada klaim

Asuransi Jiwa Manulife


Manfaat Pertanggungan

  • Nama Polis : Manulife Essential Assurance
  • Usia maksimal 99 tahun
  • Premi mulai Rp55 ribu
  • Jaminan nilai tunai tidak dipengaruhi nilai pasar
  • Pilihan masa pembayaran 5-20 tahun
  • Salah satu pilihan asuransi jiwa terbaik di dunia

Asuransi Al Amin


Manfaat Pertanggungan

  • Perawatan rumah sakit akibat kecelakaan
  • Pelunasan pinjaman ketika tertanggung meninggal dunia
  • Manfaat tambahan sesuai yang dijaminkan dalam polis

Asuransi Jiwa AIA


Manfaat Pertanggungan

  • Nama Polis: AIA Powerpro Life
  • Manfaat pertanggungan hingga usia 75 tahun
  • Pertanggungan biaya perawatan ICU mak Rp250 juta
  • Santunan meninggal dunia UP 100%

Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Life


Manfaat Pertanggungan

  • Nama Polis : SMiLe Income Protection X-tra
  • Santunan meninggal dunia hingga Rp1,2 miliar
  • Pengembalian premi di akhir polis
  • Premi mulai Rp100 ribu/bulan

Asuransi Jiwa BRI Life


Manfaat Pertanggungan

  • Nama Polis : Asuransi Protection Sport
  • Premi mulai Rp10 ribu
  • Santunan meninggal dunia hingga Rp100 juta
  • Santunan rawat jalan hingga Rp5 juta

Apa Itu Asuransi Jiwa?

Pengertian asuransi jiwa adalah produk yang memberikan jaminan uang pertanggungan jika nasabah meninggal dunia. Asuransi jiwa sangat penting dimiliki, khususnya untuk Anda yang merupakan tulang punggung keluarga. 

Alasannya, tujuan asuransi jiwa dapat digunakan untuk membiayai keluarga yang ditinggalkan. Pasalnya, keluarga akan kehilangan sumber penghasilan jika pencari nafkah meninggal dunia. Karena itu, uang pertanggungan bisa membiayai hidup keluarga yang ditinggalkan untuk sementara waktu.

Adapun asuransi jiwa di Indonesia yang bisa Anda pilih, mencakup: 

Asuransi Jiwa TradisionalAsuransi jiwa tanpa manfaat investasi
Asuransi Jiwa Unit LinkAsuransi jiwa dengan tambahan manfaat investasi sekaligus
Asuransi Jiwa KonvensionalAsuransi jiwa yang penerapannya menggunakan prinsip jual beli
Asuransi Jiwa SyariahAsuransi jiwa yang penerapannya mengikuti prinsip syariat Islam, yaitu tolong menolong

Selain pilihan di atas, sebagian besar produk asuransi jiwa menawarkan tertanggung individu dan kumpulan (keluarga atau karyawan). 

Mekanisme Asuransi Jiwa

Prinsip atau mekanisme asuransi jiwa terbagi menjadi 3, yaitu: 

  • Menyatukan kepentingan nasabah, artinya menyatukan kepentingan antara satu nasabah dengan lainnya, 
  • Dana yang dikumpulkan adalah kolektif, artinya premi yang dibayarkan setiap nasabah menjadi dana kolektif. Perusahaan asuransi akan melakukan analisa berapa persen yang akan mengajukan klaim.
  • Hak mendapatkan kompensasi kerugian, artinya setiap pemegang polis memiliki hak untuk mendapatkan hak ganti rugi dari perusahaan asuransi sesuai dengan perjanjian polis yang disepakati bersama. 

Prinsip atau mekanisme asuransi jiwa terbagi menjadi 3, yaitu: 

  • Menyatukan kepentingan nasabah, artinya menyatukan kepentingan antara satu nasabah dengan lainnya, 
  • Dana yang dikumpulkan adalah kolektif, artinya premi yang dibayarkan setiap nasabah menjadi dana kolektif. Perusahaan asuransi akan melakukan analisa berapa persen yang akan mengajukan klaim.
  • Hak mendapatkan kompensasi kerugian, artinya setiap pemegang polis memiliki hak untuk mendapatkan hak ganti rugi dari perusahaan asuransi sesuai dengan perjanjian polis yang disepakati bersama. 

Untuk memahami lebih lanjut tentang pengertian asuransi jiwa dan contohnya hingga tips memilihnya, silakan tonton video berikut ini!

Fungsi dan Manfaat dari Asuransi Jiwa

Manfaat asuransi jiwa mencakup santunan meninggal dunia dan santunan cacat tetap jika tertanggung mengalami musibah. Secara umum perlindungan asuransi jiwa mencakup risiko risiko meninggal dunia akibat hal-hal yang tidak disengaja, dengan pengecualian akibat  bunuh diri, olahraga ekstrem, overdosis narkotika, HIV/AIDS, kecurangan klaim, vonis hukuman mati, dan data tidak sesuai.

Berikut ini manfaat asuransi jiwa yang bisa Anda dapatkan:

  • Santunan meninggal dunia diberikan apabila tertanggung meninggal dunia, biasanya sebesar 100 persen (atau lebih) uang pertanggungan.
  • Santunan cacat tetap total diberikan apabila tertanggung mengalami cacat tetap total, sehingga tidak bisa bekerja. Biasanya diberikan 100 persen uang pertanggungan.
  • Santunan cacat tetap sebagian diberikan apabila tertanggung mengalami cacat tetap sebagian, yaitu tidak berfungsinya sebagian anggota tubuh. Contohnya, kelumpuhan kaki atau tangan. Nah, biasanya uang pertanggungan yang diberikan adalah proporsional berdasarkan kerugian.
  • Rider* atau manfaat tambahan asuransi jiwa mencakup asuransi penyakit kritis, asuransi kecelakaan, dan manfaat asuransi kesehatan sekaligus. 

*Rider adalah manfaat tambahan yang bisa Anda dapatkan jika sudah memiliki polis dasar asuransi jiwa. Untuk mendapatkan rider Anda akan dikenakan biaya premi tambahan. 

Asuransi Jiwa untuk Orang Tua Apakah Ada?

Asuransi jiwa untuk orang tua tersedia dengan beberapa pilihan polis. Umumnya polis asuransi jiwa untuk lanjut usia 60-99 tahun dengan manfaat uang pertanggungan (UP) meninggal dunia. Jadi, jika nasabah meninggal dunia, uang pertanggungan asuransi jiwa akan diberikan kepada ahli waris. 

Umumnya untuk besaran premi asuransi jiwa untuk orang tua berkisar mulai dari Rp300 ribu – Rp3 juta (atau lebih) per bulan atau per tahun. Namun besaran premi tersebut berbeda-beda pada setiap individu. Lihat pilihan polis dan beli asuransi jiwa online untuk orang tua terbaik di Lifepal!

Jenis Asuransi Jiwa di Indonesia

Sudah memahami jenis asuransi jiwa di Indonesia? Supaya Anda lebih memahami berikut tabel perbandingan produk asuransi jiwa tradisional terbaik dan unit link di Indonesia selengkapnya.

Jenis Asuransi JiwaPenjelasan
Asuransi Jiwa Berjangka
  • Biasanya berkisar 1 tahun, 5 tahun maksimal 30 tahun
  • Ketika tertanggung meninggal dunia saat polis masih aktif, uang pertanggungan (UP) akan diberikan kepada ahli waris
  • Cocok untuk nasabah yang ingin mendapatkan asuransi jiwa dengan premi murah
  • Kekurangan, premi yang sudah kita setorkan akan hangus pada saat masa asuransi berakhir

Lihat pilihan polis asuransi jiwa term life terbaik!

Asuransi Jiwa Seumur Hidup
  • Polis asuransi ini biasanya sampai nasabah berumur 100 tahun
  • Ketika nasabah meninggal ketika polis masih aktif uang pertanggungan (UP) dan nilai tunai akan diberikan pada ahli waris
  • Cocok untuk nasabah yang menginginkan rencana finansial jangka panjang atau memberikan warisan pada keluarga
  • Kekurangan, besaran premi relatif mahal, bisa mencapai dua kali lipat premi term life

Lihat pilihan polis asuransi jiwa whole life terbaik!

Asuransi Jiwa Unit Link
  • Jangka waktu polis biasanya berkisar antara 10 tahun sampai 20 tahun
  • Uang pertanggungan (UP) dan hasil investasi akan diberikan pada ahli waris ketika tertanggung meninggal
  • Cocok untuk nasabah yang menginginkan investasi jangka menengah atau jangka panjang. Selain itu polis ini juga cocok untuk nasabah dengan pendapatan tinggi yang suka berinvestasi
  • Kekurangan, ada risiko asuransi merugi sehingga kita harus menambah saldo
Asuransi Jiwa Dwiguna
  • Jangka waktu polis sesuai ketentuan perusahaan
  • Ketika tertanggung meninggal uang pertanggungan (UP) dan tabungan akan diberikan pada ahli waris. Nasabah juga mencairkan tabungan sebelum polis berakhir
  • Cocok untuk nasabah yang memiliki rencana tentu. Misalnya, dana pendidikan anak ataupun pensiun
  • Kekurangan, biaya premi relatif lebih mahal yaitu mencapai jutaan rupiah per bulannya

Lihat pilihan polis asuransi jiwa dwiguna terbaik!

Mengapa Penting Memiliki Asuransi Jiwa?

Asuransi jiwa penting bagi individu karena memberikan solusi finansial kepada keluarga yang ditinggalkan, jika nasabah mengalami risiko meninggal dunia. Melihat grafik di atas, harga premi asuransi jiwa akan semakin meningkat mengikuti usia nasabah. Karena itu, kapan waktu terbaik membeli produk asuransi jiwa adalah sedini mungkin. Jadi, preminya tidak mahal.

Berikut ini beberapa alasan, dan keuntungan asuransi jiwa bagi nasabah:

1. Mengelola keuangan keluarga

Produk asuransi jiwa penting bagi individu karena masuk ke dalam rencana keuangan. Sebab dengan adanya asuransi maka risiko pengeluaran mendadak yang besar dialihkan menjadi pengeluaran premi rutin, sehingga kas keuangan lebih terkontrol.

2. Memastikan kelangsungan hidup keluarga

Kepergian pencari nafkah bisa menimbulkan kesulitan finansial pada keluarganya. Oleh sebab itu, manfaat asuransi jiwa yang memberikan uang santunan dari asuransi diharapkan bisa membiayai hidup keluarga untuk sementara waktu.

3. Menjamin pendidikan anak

Pendidikan anak adalah faktor yang harus dipersiapkan dari jauh hari. Asuransi jiwa bisa meng-cover biaya tersebut apabila orangtua meninggal tanpa sempat menyiapkan biaya pendidikan yang cukup.

4. Melindungi ahli waris dari beban finansial

Dalam asuransi jiwa, ada juga pilihan produk asuransi jiwa kredit yang memberikan manfaat pelunasan kredit jika tertanggung meninggal dunia atau mengalami risiko cacat.  Produk ini menjadi syarat apabila Anda mau mengajukan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).

Saat ini ada beberapa pilihan asuransi jiwa KPR yang tersedia di Indonesia. Umumnya jenis asuransi jiwa KPR sudah masuk dalam kontrak kredit.

5. Memberikan rasa aman

Risiko bisa datang kapan saja. Oleh sebab itu, tujuan asuransi jiwa juga diharapkan bisa memberikan rasa aman akan risiko di masa depan. Dengan kata kalian manfaat asuransi jiwa dapat meningkatkan stabilitas perekonomian masyarakat dengan adanya uang pertanggungan. Sehingga ketika tulang punggung keluarga pergi, kesehatan finansial akan tetap terjaga

Tips Memilih Asuransi Jiwa Terbaik di Indonesia

Salah satu point yang penting dan terutama yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih asuransi jiwa adalah cari tahu izin usaha perusahaan. Jika Anda memilih untuk membeli asuransi jiwa melalui broker asuransi, pastikan perusahaan telah memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara jika memutuskan untuk beli di perusahaan asuransi langsung, cari tahu terlebih dahulu apakah perusahaan asuransi pernah mendapatkan sanksi dari OJK atau tidak?

Simak penjelasan tentang tips untuk memilih asuransi jiwa terbaik di Indonesia berikut ini!

1. Sesuaikan dengan tujuan finansial

Sama seperti investasi, asuransi adalah alat untuk mencapai tujuan finansial kita. Oleh sebab itu, penting menentukan tujuan membeli produk. Apakah untuk menyokong pendidikan anak? Atau dana pensiun? Atau supaya keluarga bisa melanjutkan hidup selama beberapa tahun saja? Lihat asuransi dana pensiun terbaik!

Kalau ingin mencari polis asuransi jiwa terbaik dengan kebutuhan  Anda tadi, Lifepal menyediakan konsultasi gratis dengan konsultan asuransi kami. Cukup dengan mengisi formulir diatas, untuk bisa melakukan konsultasi secara gratis. Dapatkan juga kesempatan diskon hingga 10 persen.

2. Pilih asuransi jiwa murni untuk premi yang lebih murah

Asuransi jiwa murni tidak menawarkan fungsi lain seperti tabungan atau investasi. Murni hanya untuk perlindungan jiwa saja. Oleh sebab itu, pembayaran premi tentu jauh lebih murah daripada asuransi berbalut investasi atau tabungan. Ingin mendapatkan asuransi jiwa terbaik dengan harga premi murah? Anda bisa membandingkan berbagai polis dari perusahaan asuransi jiwa terbaik di Indonesia melalui Lifepal!

3. Riset reputasi perusahaan

Menentukan asuransi jiwa yang murah dan bagus, Anda juga harus melakukan riset di media massa untuk mengetahui kinerja suatu perusahaan. Ketik saja nama perusahaan asuransi di Google, lalu buka tab “Berita”. Kita akan menemukan pemberitaan tentang perusahaan asuransi dari berbagai media bisnis seperti Tempo, Bisnis, dan CNBC.

Usahakan pilih berita yang ditulis satu dan dua tahun terakhir untuk memastikan kabar mengenai perusahaan asuransi itu memang masih update.

4. Cek kesehatan keuangan perusahaan

Asuransi jiwa terpecaya dan bagus tidak hanya dilihat dari popularitas perusahaan. Kita perlu menganalisis laporan keuangan perusahaan untuk memastikan kesehatannya. Hal utama yang perlu disorot adalah kolom rasio solvabilitas atau Risk based capital (RBC).

RBC adalah indikator yang menggambarkan kemampuan perusahaan membayar utang jangka panjang. Berdasarkan ketentuan pemerintah, semua perusahaan asuransi wajib memiliki RBC minimal 120 persen. Jika sebuah perusahaan asuransi memiliki RBC 508 persen, artinya perusahaan bisa membayar semua utangnya sebanyak lima kali lipat. Hal ini bisa berdampak pada kemampuannya dalam membayar klaim.

Informasi ini bisa kita dapatkan melalui laporan keuangan perusahaan pada tabel Indikator Kesehatan Keuangan dengan nama Rasio Pencapaian. Berikut brand asuransi dengan tingkat RBC terbaik yang bisa dibeli di Lifepal.co.id.

5. Terdaftar di AAJI dan OJK

Pastikan kita memilih asuransi jiwa termurah dan terbaik yang terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Selain itu, pastikan juga kepesertaan mereka dalam di Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Dengan demikian, perusahaan terbukti kredibel karena masih memiliki izin usaha dari pemerintah. Beberapa perusahaan di bawah AAJI di antaranya Manulife, Prudential, Allianz, Cigna, Astra Life, dan lain-lain.

Pemerintah memberikan ketentuan bahwa rasio likuiditas dan solvabilitas yang baik adalah minimum 120 persen. Apabila perusahaan asuransi jiwa Indonesia yang kita temukan memiliki rasio di bawah angka tersebut, maka kondisi kesehatannya sedang tidak baik-baik saja.

Cara Menghitung Premi Asuransi Jiwa

Premi asuransi jiwa adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh pemegang polis kepada perusahaan asuransi untuk bisa mengalihkan risikonya ke perusahaan. Jika sudah membayar premi, maka nasabah bisa mendapatkan proteksi asuransi jiwa. Cara menghitung premi asuransi jiwa bisa dilakukan dengan memanfaatkan kalkulator simulasi premi dari Lifepal. 

Sebelum menggunakan simulasi premi, perlu Anda ketahui terlebih dahulu bahwa ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan sebelum menetapkan jumlah premi:

Besaran uang pertanggungan Semakin besar uang pertanggungan, maka semakin tinggi preminya, begitu pula sebaliknya.
Tipe asuransiJenis asuransi menentukan berapa besar premi yang harus kita bayar. Misalnya saja untuk asuransi term life besarannya akan jauh lebih kecil daripada whole life.
Jangka waktu asuransiSemakin periode polis maka semakin tinggi preminya. Contoh, premi term life 10 tahun akan lebih mahal daripada yang hanya 5 tahun saja.
Usia tertanggungSemakin muda usia, tentu biaya premi akan lebih murah. Coba saja bandingkan premi askes nasabah berusia 25 dan 35 tahun, tentu akan cukup jauh bedanya.
Jumlah pertanggunganSemakin banyak jumlah tanggungan, otomatis uang pertanggungannya juga semakin besar karena makin banyak perut yang harus diisi. Oleh sebab itu, preminya tentu semakin mahal juga.
Kondisi kesehatanKebiasaan yang kurang baik untuk kesehatan seperti merokok atau olahraga ekstrim bisa memberatkan nilai premi.
RiderAgen sering menanyakan apakah kita mau menambah perluasan asuransi atau membeli rider. Penambah rider juga akan membuat premi akan semakin mahal.
Komponen investasiProduk yang menawarkan benefit investasi akan mengenakan premi lebih tinggi dari asuransi murni atau asuransi tradisional.

Simulasi Asuransi Jiwa

Simulasi asuransi jiwa bisa kita dapatkan dengan menghitung uang pertanggungan, yaitu sejumlah uang yang diberikan kepada ahli waris jika terjadi risiko. Pasalnya, besaran uang pertanggungan sangat mempengaruhi jumlah premi asuransi jiwa yang harus dibayarkan oleh nasabah.  Sebelum membeli asuransi jiwa, calon nasabah biasanya diberi kebebasan untuk menentukan nominal uang pertanggungan yang diinginkan.

Untuk mengetahui berapa besaran uang pertanggungan yang dibutuhkan, Lifepal menyediakan kalkulator uang pertanggungan, gratis! Calon nasabah bisa menghitung uang pertanggungan berdasarkan:

1. Pengeluaran

Cara menghitung uang pertanggungan berdasarkan pengeluaran adalah dengan menjumlahkan pengeluaran saat ini (selama beberapa waktu tertentu) dikalikan dengan nilai inflasi.

UP dari besarnya pengeluaran = Jumlah pengeluaran bulanan/tahunan x inflasi tahunan (Umumnya 3 – 4 persen per tahun)

Contohnya, nasabah ingin uang pertanggungan bisa mencukupi kebutuhan keluarga selama 5 tahun. Artinya ia perlu mengalikan pengeluaran saat ini dengan 5×12 bulan. Setelah itu, sesuaikan dengan nilai inflasi.

Supaya lebih mudah, gunakankalkulator uang pertanggungan berikut apabila ingin menghitung limit asuransi berdasarkan pengeluaran.

2. Pendapatan

Cara menghitung uang pertanggungan berdasarkan pendapatan adalah dengan mengalikan jumlah pendapatan keluarga  saat ini (selama beberapa waktu tertentu), lalu dikalikan dengan kenaikan gaji per tahun.

UP dari besarnya pendapatan = Jumlah pendapatan tiap bulan/tahun x kenaikan gaji tahunan (Umumnya 2 – 5 persen per tahun)

Contoh, nasabah ingin uang pertanggungan bisa mencukupi kebutuhan keluarga selama 5 tahun. Artinya ia perlu mengalikan pendapatan saat ini dengan 5×12 bulan. Setelah itu, sesuaikan dengan kenaikan gaji per tahun.

Supaya lebih mudah, gunakankalkulator uang pertanggungan berikut apabila ingin menghitung limit asuransi berdasarkan pendapatan.

Apa yang Harus Dipersiapkan Sebelum Beli Asuransi Jiwa?

Kunci dalam memilih polis asuransi jiwa terbaik adalah disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing calon nasabah. Jadi, jangan hanya berpaku pada premi murah saja, ya. Agar tidak salah pilih, ada beberapa poin yang perlu dipersiapkan sebelum memutuskan beli asuransi jiwa. Berikut ini di antaranya: 

1. Sesuaikan Anggaran

Sebenarnya tidak ada rumus pasti berapa persen baiknya yang perlu disisihkan untuk asuransi jiwa. Hal yang perlu dipahami adalah pastikan keuangan Anda saat ini terbilang sehat, atau sudah terlebih dahulu memiliki tabungan dan dana darurat. Jika perputaran keuangan pribadi sudah terbilang sehat, maka pertimbangkan untuk beli asuransi jiwa.

Idealnya 10-20% dari gaji perlu dialokasikan untuk asuransi. Artinya termasuk asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan asuransi mobil (jika perlu). Tapi, kembali lagi perlu digaris bawahi bahwa alokasi tersebut disesuaikan kembali dengan finansial masing-masing dari Anda. 

2. Beli Asuransi Selagi Sehat

Beli asuransi jangan tunggu ketika sakit, karena preminya akan lebih mahal. Sebaiknya beli asuransi selagi sehat. Idealnya jika Anda seorang tulang punggung keluarga, sebaiknya miliki asuransi di usia 30-39 tahun. Memasuki usia 40 tahun, premi asuransi jiwa akan semakin mahal karena risiko sakit juga akan lebih tinggi. 

3. Sesuaikan Polis dengan Kebutuhan

Jangan hanya tergiur dengan manfaat dan uang pertanggungan asuransi jiwa yang tinggi. Melainkan pertimbangkan manfaat dan nilai uang pertanggungan yang sebenarnya Anda butuhkan. Misal, jika sudah berinvestasi, sebaiknya hindari memiliki asuransi jiwa unit link. Sebab, premi yang dibayar akan dialokasikan untuk manfaat asuransi dan sebagian untuk modal investasi. Artinya, manfaat asuransi dan investasi tidak bisa didapat secara maksimal 100%. Karena itu, sesuaikan dengan kebutuhan Anda agar tidak menyesal dikemudian hari.

Proses dan Cara Klaim Asuransi Jiwa

Klaim asuransi jiwa adalah proses di mana nasabah meminta haknya kepada perusahaan asuransi setelah terjadi risiko meninggal dunia. Dalam asuransi jiwa, klaim dilakukan oleh ahli waris. Untuk mengajukan klaim asuransi jiwa biasanya tahapannya sebagai berikut.

  • Ahli waris melaporkan kepada pihak asuransi bahwa tertanggung meninggal dunia, tidak lebih dari 7 hari sejak kejadian
  • Selanjutnya, ahli waris mengirimkan dokumen yang diperlukan. Misalnya saja formulir klaim, identitas diri dan kartu polis.
  • Pihak asuransi akan memverifikasi kebenaran data dan mencocokkannya dengan ketentuan polis
  • Ketika dokumen sudah sesuai ketentuan, pihak asuransi akan mencairkan uang pertanggungan ke rekening ahli waris.

Lihat Dokumen Klaim Meninggal Dunia

Berikut ini beberapa dokumen yang perlu disiapkan untuk mengajukan klaim meninggal dunia:

  • Polis asuransi yang asli.
  • Formulir klaim meninggal dunia.
  • Surat keterangan kematian lengkap dari pemerintah atau pihak berwenang setempat.
  • Salinan identitas diri tertanggung, pemegang polis, dan ahli waris.
  • Surat keterangan dokter untuk klaim meninggal dunia.
  • Salinan catatan medis tertanggung.
  • Surat berita acara dari pihak kepolisian apabila meninggal dunia karena kecelakaan.
  • Dokumen lain yang dibutuhkan oleh pihak asuransi.
  • Bukti identitas ahli waris yang akan menerima uang pertanggungan.

Berikut ini beberapa dokumen yang perlu disiapkan untuk mengajukan klaim meninggal dunia:

  • Polis asuransi yang asli.
  • Formulir klaim meninggal dunia.
  • Surat keterangan kematian lengkap dari pemerintah atau pihak berwenang setempat.
  • Salinan identitas diri tertanggung, pemegang polis, dan ahli waris.
  • Surat keterangan dokter untuk klaim meninggal dunia.
  • Salinan catatan medis tertanggung.
  • Surat berita acara dari pihak kepolisian apabila meninggal dunia karena kecelakaan.
  • Dokumen lain yang dibutuhkan oleh pihak asuransi.
  • Bukti identitas ahli waris yang akan menerima uang pertanggungan.

Lihat Dokumen Klaim Cacat Tetap

Berikut ini beberapa dokumen yang perlu disiapkan untuk mengajukan klaim cacat tetap:

  • Polis asuransi yang asli
  • Formulir klaim asuransi
  • Fotokopi hasil pemeriksaaan lab atau radiologi
  • Fotokopi KTP
  • Surat berita acara dari Kepolisian jika terjadi risiko kecelakaan
  • Dokumen pendukung lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi call center perusahaan asuransi masing-masing.

Berikut ini beberapa dokumen yang perlu disiapkan untuk mengajukan klaim cacat tetap:

  • Polis asuransi yang asli
  • Formulir klaim asuransi
  • Fotokopi hasil pemeriksaaan lab atau radiologi
  • Fotokopi KTP
  • Surat berita acara dari Kepolisian jika terjadi risiko kecelakaan
  • Dokumen pendukung lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi call center perusahaan asuransi masing-masing.

Kenapa Pengajuan Klaim Ditolak?

Ada cara mudah untuk menghindari pengajuan klaim ditolak. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan broker asuransi seperti Lifepal yang memberikan layanan bantuan klaim secara online!

Selain itu, perhatikan juga beberapa hal yang bisa menyebabkan klaim asuransi ditolak seperti berikut ini:

  • Polis tidak aktif, karena tagihan premi belum dibayar.
  • Klaim masuk ke dalam daftar pengecualian yang tertera di dalam dokumen polis.
  • Klaim termasuk ke dalam pre-existing condition, yaitu kondisi penyakit yang sudah ada sebelumnya.
  • Klaim tidak termasuk ke dalam pertanggungan polis.
  • Kejadian klaim melibatkan tindak kriminal atau melanggar hukum dari tertanggung.
  • Terlambat mengajukan klaim karena ada batas waktu maksimalnya.
  • Dokumen pengajuan klaim tidak lengkap.
  • Mengajukan klaim dalam masa tunggu atau waiting period, karena dalam asuransi ada rentang waktu tertentu di mana nasabah belum bisa mengajukan klaim setelah polis terbit.

Jadi, sebaiknya pahami dulu hal apa saja yang perlu disiapkan dalam mengajukan klaim asuransi jiwa. Setelah paham seluk beluk asuransi jiwa, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara memilih asuransi jiwa murah dan terbaik supaya tidak salah pilih.

Syarat Daftar Asuransi Jiwa

Keuntungan dan fungsi asuransi jiwa memang dibutuhkan oleh siapa saja. Tapi ketika ingin membelinya apa saja syarat asuransi jiwa? Membeli polis, begini syarat asuransi jiwa yang harus Anda persiapkan.

  • Kartu keluarga
  • Kartu identitas diri
  • Akta kelahiran
  • Formulir pengajuan polis asuransi jiwa yang sudah diisi lengkap
  • Biaya pembayaran premi pertama
  • Usia pemegang polis biasanya minimal 18 tahun
Untuk informasi cara daftar asuransi jiwa lebih lanjut, silakan isi formulir di atas!

Selain itu, umumnya asuransi jiwa memberikan premi yang lebih murah jika kita membelinya pada usia 35 tahun. Pasalnya, tertanggung berusia di bawah 35 tahun dianggap memiliki risiko rendah untuk menderita gangguan kesehatan. 

Terdapat juga ketentuan batas maksimal usia tertanggung, yaitu sekitar 55-70 tahun. Pastikan usia orang yang ingin dijamin tidak melebihi batas tersebut.

Istilah dalam Asuransi Jiwa 

Dalam polis asuransi jiwa Anda akan menemukan beberapa istilah penting. Jadi, istilah ini harus Anda pahami lebih dulu sebelum memutuskan membeli produk sesuai kebutuhan. Berikut adalah istilah penting dalam asuransi jiwa yang perlu Anda ketahui.

  • Polis asuransi jiwa
    Merupakan sebuah kontrak tertulis yang berisikan hak dan kewajiban Anda sebagai nasabah begitu juga perusahaan asuransi sebagai penanggung.
  • Uang pertanggungan (UP)
    Merupakan istilah santunan yang akan diberikan pihak asuransi kepada penerima manfaat ketika terjadi risiko tertentu yang dijamin oleh polis. Biasanya besaran uang pertanggungan sudah disepakati ketika terjadi kontrak perjanjian ketika membeli polis.
  • Masa tunggu
    Suatu kondisi dalam kurun waktu tertentu dan merupakan periode yang harus dilalui oleh pemegang polis sebelum bisa melakukan klaim atas manfaat asuransi. Baik itu polis asuransi jiwa maupun kesehatan.
  • Cuti premi
    Manfaat yang hanya akan nasabah dapatkan ketika membeli produk asuransi jiwa unit link. Cuti premi pada polis asuransi jiwa adalah tidak membayar premi dalam kurun waktu tertentu. Namun nasabah tidak kehilangan manfaat pertanggungan dari polis yang dimiliki.
  • Waiver premium
    Polis asuransi jiwa merupakan sebuah kontrak yang menawarkan pembebasan tertanggung utama dari kewajiban membayar premi dalam kurun waktu tertentu atau disebut waiver premium. Biasanya risiko cacat tetap, cacat total atau penyakit kritis yang bisa mendapatkan manfaat waiver premium.
  • Interim cover
    Manfaat pada polis asuransi jiwa yang merupakan sebuah pemberian santunan ketika tertanggung mengalami risiko meninggal dunia karena kecelakaan. Jadi, manfaat tersebut bisa didapatkan tertanggung pada periode pengajuan asuransi hingga tanggal penerbitan polis.

Pertanyaan Seputar Asuransi Jiwa yang Ada di Indonesia

Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang sering diajukan terkait asuransi jiwa di Indonesia:

Apa itu asuransi jiwa?

Produk asuransi jiwa adalah produk keuangan yang akan menjaga kita dari risiko finansial akibat kematian. Pasalnya, kematian seorang tulang punggung tentu sangat berdampak pada kondisi keuangan keluarganya. Sepeninggal orang tersebut, penghasilan keluarga akan terhenti. 

Itulah sebabnya jika ditanya manfaat asuransi jiwa untuk apa adalah memberikan solusi lewat uang santunan yang diberikan kepada keluarga. Harapannya, mereka tetap dapat melanjutkan hidup dengan layak.

Bagaimana pengertian asuransi jiwa menurut para ahli

Sudah memahami apa itu asuransi jiwa secara umum? Supaya paham mendalam tentang fungsi asuransi jiwa, simak pengertian asuransi jiwa menurut para ahli berikut ini: 

  • Pengertian Asuransi Jiwa Menurut Djoko Prakoso dan I Ketut Murtika
    Pengertian asuransi jiwa menurut ahli Djoko Prakoso dan I Ketut Murktika adalah suatu perjanjian antara kedua belah pihak atas pembayaran sejumlah modal atau bunga atas risiko meninggal dunia atas seseorang atau lebih. Sementara untuk asuransi jiwa syariah, pengelolaan dananya harus didasari pada prinsip syariat Islam.
  • Pengertian Asuransi Jiwa Menurut Wirjono Prodjodikoro
    Mengacu pada pasal 1a Bab 1 Staatsblad (Kitab Undang Undang Hukum Pidana) 1941 – 101, asuransi jiwa adalah suatu bukti perjanjian dan persetujuan dimana pihak menjamin (asuransi) memberikan janji kepada pihak terjamin (nasabah) untuk menerima sejumlah dana (premi yang sudah dibayarkan) jika terjadi kerugian.
  • Pengertian Asuransi Jiwa M.N Purwosutjipto
    Asuransi jiwa adalah sebuah perjanjian pertanggungan risiko finansial jika terjamin (nasabah) meninggal dunia. Asuransi jiwa memiliki sifat mengikat antara terjamin (nasabah) dan menjamin (asuransi) selama polis berlangsung.
  • Pengertian Asuransi Jiwa Menurut D.S. Hansell
    D.S Hansell menjelaskan bahwa asuransi dapat didefinisikan sebagai instrumen sosial yang memberikan kompensasi finansial atas risiko kerugian. Dana pembayaran uang pertanggungan berasal dari akumulasi kontribusi pihak yang berpartisipasi dalam skema perjanjian polis.
  • Pengertian Asuransi Jiwa Menurut Robert I. Mehr dan Emerson Cammack
    Pengertian asuransi jiwa menurut ahli Robert I. Mehr dan Emerson Cammack menjelaskan bahwa asuransi berfungsi sebagai pemindahan atau pengalihan risiko finansial (transfer of risk).
Apa saja kelebihan dan kekurangan asuransi jiwa berjangka?

Produk asuransi jiwa berjangka adalah salah satu proteksi yang bisa nasabah pilih ketika ingin mendapatkan perlindungan dalam kurun waktu tertentu. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari asuransi jiwa berjangka selengkapnya.

Kelebihan dan kekurangan asuransi jiwa berjangka:

  • (+) Premi relatif lebih murah dan bebas menentukan besarannya sesuai kemampuan masing-masing.
  • (+) Uang pertanggungan bisa mencapai ratusan miliar rupiah yang artinya cukup besar.
  • (+) Menawarkan UP tinggi dengan premi murah.
  • (+) Menawarkan manfaat tambahan seperti santunan cacat tetap, pembebasan premi, pertanggungan medis, penyakit kritis, hingga jaminan pelunasan kredit.
  • (-) Premi yang sudah kita setorkan akan hangus pada saat masa asuransi berakhir.
Apa kelebihan dan kekurangan asuransi jiwa seumur hidup?

Jika asuransi jiwa berjangka merupakan proteksi dalam kurun waktu tertentu, maka jenis asuransi jiwa seumur hidup berbeda. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari asuransi jiwa seumur hidup:

Kelebihan dan kekurangan asuransi jiwa seumur hidup:

  • (+) Polis ini akan memberikan perlindungan seumur hidup sampai dengan janji pengembalian premi jika tidak ada klaim.
  • (+) Ada saldo nilai tunai yang bisa dicairkan pada saat masa asuransi habis.
  • (+) Jika pada waktu tertentu tidak sanggup membayar premi berkala, bisa menggunakan nilai tunai tersebut.
  • (+) Cocok bagi nasabah yang ingin mempersiapkan masa pensiun bersama pasangan atau punya rencana finansial lainnya.
  • (+) Uang pertanggungan akan cair saat masa asuransi habis.
  • (-) Besaran premi relatif mahal, bisa mencapai dua kali lipat premi term life
Apa saja kelebihan dan kekurangan asuransi jiwa reguler link (asuransi unit link)?

Berbeda dengan jenis asuransi jiwa murni, produk asuransi jiwa reguler link atau unit link memiliki manfaat sekaligus investasi. Berikut kelebihan dan kekurangan dari produk asuransi jiwa reguler link (asuransi unit link) selengkapnya.

  • (+) Tak hanya mendapatkan asuransi jiwa, tapi juga manfaat hasil investasi.
  • (+) Bisa bayar asuransi pakai hasil investasi.
  • (+) Dapat untung tanpa repot mengelola investasi sendiri.
  • (-) Hasil investasi tidak akan begitu terasa karena banyak dipotong biaya asuransi.
  • (-) Ada risiko asuransi merugi sehingga kita harus menambah saldo
Apa saja kelebihan dan kekurangan asuransi dwiguna?

Berbeda dari asuransi jiwa reguler link, produk dwiguna adalah asuransi murni sekaligus tabungan. Jadi, Anda sebagai nasabah akan mendapatkan manfaat sekaligus. Berikut kelebihan dan kekurangan asuransi dwiguna selengkapnya.

  • (+) Bisa mencairkan uang asuransi sebelum masa asuransi berakhir.
  • (+) Jika masih hidup sampai masa asuransi berakhir, kita tetap mendapat seluruh UP.
  • (+) Cocok untuk orang yang memiliki tujuan finansial jangka panjang yang bersifat primer, seperti biaya pendidikan anak atau biaya pensiun.
  • (-) Biaya premi relatif lebih mahal yaitu mencapai jutaan rupiah per bulannya.
Siapa saja yang membutuhkan asuransi jiwa?

Memiliki produk asuransi jiwa penting bagi individu karena bisa membantu Anda sebagai proteksi atas berbagai risiko sekaligus warisan untuk keluarga. Sebab keuntungan asuransi jiwa adalah tidak hanya memberikan rasa aman bagi tertanggung tetapi menjamin kelangsungan hidup keluarga dengan adanya uang santunan.

Lantas siapa yang membutuhkan produk asuransi jiwa? Berikut contoh orang yang mungkin membutuhkan asuransi jiwa.

  • Orang tua dengan anak kecil : Sebab ketika orang tua meninggal tentu akan memberikan efek kesulitan keuangan. Dengan memiliki asuransi jiwa, Anda dapat memastikan anak memiliki sumber penghasilan sampai mereka bisa menghidupi diri sendiri
  • Orang tua dengan anak berkebutuhan khusus : Sebab dengan manfaat asuransi jiwa dapat memastikan kebutuhan mereka tetap terpenuhi. Karena seorang anak berkebutuhan khusus tetap membutuhkan biaya perawatan yang tidak sedikit.
  • Orang yang memiliki aset bersama : Dalam kasus seperti ini contohnya adalah seorang pasangan baru yang merencanakan memiliki rumah tinggal. Dengan adanya fungsi asuransi jiwa ketika salah satu meninggal akan tetap bisa membayar cicilan rumah.
  • Orang tua yang ingin memberikan warisan pada anaknya : Keuntungan asuransi jiwa juga bisa digunakan sebagai warisan kepada anaknya. Sebab asuransi jiwa juga sebagai bukti tanda cinta orang tua kepada anak karena telah mengobarkan waktu untuk merawatnya.
  • Seorang yang memiliki pinjaman atau hutang : Sebab dengan memiliki asuransi jiwa, keluarga yang ditinggalkan tidak lagi memikirkan untuk melunasi hutang Anda. Karena uang santunan yang diberikan perusahaan asuransi bisa digunakan untuk pelunasan pinjaman ataupun hutang.
  • Seorang dengan pekerjaan berisiko tinggi :Terdapat beberapa pekerjaan dengan risiko kecelakaan tinggi, misalnya pilot, tentara, kontraktor, dokter, dan lain-lain. Apabila kita mencari nafkah lewat salah satu profesi tersebut, memiliki asuransi jiwa adalah hal yang paling bijak. Apalagi jika kita adalah tulang punggung keluarga. Dengan risiko kematian tinggi, kelangsungan hidup keluarga menjadi rawan. Kalau punya asuransi jiwa, ahli waris akan mendapatkan sejumlah uang dalam jumlah besar apabila hal buruk benar-benar terjadi.
Jika Anda adalah salah satu orang dengan kriteria yang disebutkan sebelumnya, maka Anda butuh asuransi jiwa. Lifepal akan membantumu untuk mengambil keputusan tepat terkait asuransi. Mari pelajari mengenai asuransi jiwa dan bandingkan di sini!
Bagaimana cara baca polis asuransi jiwa?

Sebelum membeli asuransi jiwa, calon nasabah akan diberikan dokumen polis. Untuk memahami lebih dalam tentang isi dokumen polis, simak cara membaca polis asuransi jiwa berikut ini:

1. Ringkasan polis

Polis asuransi jiwa merupakan sebuah kontrak perjanjian antara pemegang polis (nasabah) dan perusahaan asuransi. Sehingga dalam ringkasan polis akan menunjukkan data-data perjanjian polis sebagai berikut.

Isi Ringkasan polis
  • Nama pemegang polis, nama tertanggung, dan nama yang ditunjuk menerima manfaat atau wakil ahli waris.
  • Macam dan manfaat pertanggungan dan tambahannya jika ada.
  • Rincian premi yang harus dibayar oleh pemegang polis dan biaya-biaya lainnya.
  • Daftar nilai tunai yang dijamin (jika ada).

2. Ketentuan umum dan khusus

Salah satu cara membaca polis asuransi jiwa adalah dengan melihat ketentuan umum dan khusus. Bagian ini tidak boleh Anda lewatkan dalam mempelajari polis. Alasannya, ketentuan umum dan khusus akan menentukan kelancaran proses klaim di masa depan

Isi Ketentuan Umum dan Khusus
  • Tanggal mulai dan akhir berlakunya pertanggungan.
  • Cara pembayaran premi.
  • Tenggang waktu (grace period) pembayaran Premi atau Kontribusi.
  • Manfaat apa saja yang dipertanggungkan.
  • Pengecualian dari manfaat yang dipertanggungkan.
  • Kurs yang digunakan untuk pembayaran premi asuransi jiwa dengan mata uang asing dan manfaat yang dikaitkan dengan mata uang rupiah.
  • Waktu diterimanya pembayaran Premi atau Kontribusi.
  • Kebijakan yang ditetapkan perusahaan apabila pembayaran premi dilakukan melewati tenggang waktu yang disepakati. Misalnya denda atau polis lapse.
  • Periode di mana saat perusahaan tidak dapat meninjau ulang keabsahan kontrak asuransi (incontestable period) pada produk asuransi jangka panjang.
  • Tabel nilai tunai, bagi produk asuransi yang dipasarkan oleh perusahaan asuransi jiwa yang mengandung nilai tunai.
  • Perhitungan dividen polis asuransi atau yang sejenis sesuai dengan jenis produknya.
  • Klausula penghentian pertanggungan, baik dari perusahaan maupun dari pemegang polis, tertanggung, atau peserta, termasuk syarat dan penyebabnya.
  • Syarat dan tata cara pengajuan klaim, termasuk bukti pendukung yang relevan dan diperlukan dalam pengajuan klaim.
  • Tata cara penyelesaian dan pembayaran klaim.
  • Klausula penyelesaian perselisihan yang antara lain memuat mekanisme penyelesaian di dalam pengadilan maupun di luar pengadilan dan pemilihan tempat kedudukan penyelesaian perselisihan

Pada bagian ketentuan khusus, umumnya berbeda-beda setiap perusahaan. Biasanya dapat berupa biaya yang harus dibayar oleh pemegang polis, syarat pengecualian, dan lain-lain.

3. Salinan formulir pendaftaran

Ketika Anda mendaftar asuransi jiwa, tentu kita harus mengisi formulir pendaftaran dulu dan nantinya akan dilampirkan dalam dokumen polis. 

Bagaimana cara kerja asuransi jiwa?

Cara kerja asuransi jiwa sangat sederhana. Jadi, sebagai nasabah akan menyetorkan iuran atau premi secara rutin atau sekaligus kepada penyedia asuransi. Setelah itu perusahaan asuransi memiliki kewajiban untuk menanggung risiko meninggal dunia, di mana apabila nasabah meninggal, perusahaan akan memberikan uang santunan kepada keluarga yang ditinggalkan. Besarnya premi asuransi jiwa meliputi kesepakatan kedua belah pihak yang tertuang di dalam dokumen polis.

Seperti apa hukum asuransi jiwa dalam Islam?

Hukum asuransi jiwa dalam Islam berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) 21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah adalah halal.

MUI berkesimpulan bahwa asuransi, khususnya asuransi syariah, merupakan upaya saling melindungi dan tolong menolong antara sejumlah orang dalam bentuk aset bersama. Tujuan asuransi syariah adalah memberikan bantuan kepada salah satu peserta asuransi yang mengalami risiko keuangan. Asuransi syariah juga dijalankan sesuai dengan akad dan prinsip syariat.

Beberapa pandangan terkait pengertian asuransi jiwa syariah menurut MUI di antaranya:

  • Memiliki prinsip tolong menolong.
  • Mengandung unsur kebaikan karena menyisihkan sebagian dana untuk dihibahkan.
  • Berbagi risiko dan keuntungan antar umat.
  • Bagian dari muamalah atau hubungan antar manusia berdasarkan syariat Islam.

Kesimpulannya, jika asuransi dijalankan sesuai dengan prinsip syariah, maka hukum asuransi jiwa adalah halal sesuai yang difatwakan oleh para ulama MUI. Sehingga tertanggung bisa memilih asuransi jiwa syariah.

Seperti apa hukum asuransi jiwa terkait pajak?

Menurut UU Nomor 42 tahun 2009, pengertian asuransi jiwa tergolong Jasa Tidak Kena Pajak. Uang pertanggungan dan nilai tunai yang kita dapatkan tidak akan dikenakan pajak oleh negara. Bahkan jika  kita mendapat nilai tunai (pengembalian premi) 110 persen dari total setoran premi, tambahan 10 persen tersebut tetap tidak kena pajak.

Uang tersebut tetap harus kita laporkan dalam laporan pajak tahunan, tapi sebagai bagian dari harta yang kita miliki.

Apa Itu Polis Asuransi Jiwa?

Pengertian asuransi jiwa adalah kontrak antara nasabah dan perusahaan asuransi yang berisikan tentang ketentuan-ketentuan dalam menjalankannya. Dokumen polis asuransi jiwa merupakan salah satu pegangan kedua belah pihak apabila terjadi perselisihan di masa depan.

Apa itu Asuransi Jiwa Jasa Rahaja?

Asuransi Jiwa Jasa Rahaya adalah salah satu asuransi jiwa BUMN yang mengelola kecelakaan lalu lintas bagi penumpang, baik angkutan umum, kendaraan pribadi, maupun pejalan kaki berdasarkan UU No. 33 Tahun 1964 dan UU No. 34 Tahun 1964.

Apa saja produk Asuransi Jiwa Prudential?

Asuransi Jiwa Prudential memiliki beberapa produk asuransi yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan nasabah. Produk yang ditawarkan Asuransi Jiwa Prudential antara lain adalah PRUCinta, USave PRUStar (UOB), PRUprotector Plan, dan lain-lain. Atau silakan tab laman Asuransi Jiwa Prudential untuk informasi produk lebih lengkap.

Apa saja produk Asuransi Jiwa AXA?

Produk Asuransi Jiwa AXA Mandiri memiliki pilihan polis asuransi jiwa tradisional dan unit link. Untuk produk Asuransi Jiwa AXA tradisional adalah AXA Mandiri Proteksi Diri dan Asuransi AXA Mandiri Secure Plan. Sementara untuk produk asuransi jiwa sekaligus investasi atau unit link ada pilihan produk Asuransi Mandiri Investasi Prestise, Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera, dan lain-lain. Silakan tab laman Asuransi AXA untuk informasi daftar pilihan polis lengkapnya.

Apa itu Asuransi Jiwa Mandiri?

Asuransi Jiwa Mandiri adalah salah satu perusahaan asuransi jiwa patungan antara PT Bank Mandiri (Perser) Tbk dan National Mutual International Pty. Limited (AXA Group). Perusahaan Asuransi Jiwa Mandiri ini lebih dikenal dengan sebutan AXA Mandiri. Produk asuransi yang ditawarkan antara lain melindungi nasabah dari risiko cacat tetap, meninggal dunia, sampai kecelakaan diri. Untuk bersaran harga premi Asuransi AXA Mandiri sendiri biasanya disesuaikan dengan pilihan polis yang diambil dan profil nasabah.

Apa saja produk Asuransi Jiwa AIA?

Selain Prudential Indonesia dan AXA Mandiri ada berbagai perusahaan lain yang menawarkan polis asuransi jiwa. Salah satunya adalah Asuransi Jiwa AIA. Perusahaan asuransi ini memiliki pilihan produk AIA ProTerm Protection, AIA Proteksi Prima Plus, AIA Powerpro Life dan lain-lain. Silakan tab laman Asuransi Jiwa AIA untuk informasi pilihan polis selengkapnya!

Apa yang bukan merupakan fitur dari polis asuransi jiwa berjangka?

 Yang bukan merupakan fitur dari polis asuransi jiwa berjangka adalah premi yang sudah kita setorkan akan hangus pada saat masa asuransi berakhir. Silakan tab pengertian untuk mengetahui informasi fitur utama polis asuransi jiwa berjangka.

Apa keuntungan dari asuransi jiwa?

Keuntungan asuransi jiwa selain sebagai proteksi dari risiko kematian, mnfaat asuransi jiwa juga sebagai tabungan pensiun atau hari tua. Contohnya, ketika nasabah membeli produk asuransi jiwa dwiguna dan unit link yang dapat membantu pemilik polis dalam mengakumulasi persiapan tabungan pensiun.

Bagaimana cara cek saldo Asuransi BCA Life?

Anda adalah salah satu nasbaah BCA Life, maka ketika ingin melakukan pengecekan saldo bisa dilakukan dengan mudah. Beberapa cara cek saldo Asuransi BCA Life antara lain.

  • Anda bisa melihat surat pemberitahuan bulanan
  • Hubungin layanan call center BCA Life melalui 1500888
  • Cek melalui agen Anda membeli produk BCA Life
  • Manfaat aplikasi BCA Life mobile sevice
  • Atau Anda bisa datang ke alamat BCA Life terdekat
Apa asuransi jiwa yang bagus di Indonesia?

Ada beberapa contoh produk asuransi jiwa yang bagus dan murah di Indonesia, misalnya Cigna, Allianz, AXA Mandiri, Manulife, AIA, Generali, dan Prudential. Asuransi yang bagus adalah perusahaan yang memiliki laporan keuangan yang sehat dan memiliki izin usaha yang masih aktif.

Salah satu syarat asuransi jiwa bagus adalah apabila terdaftar di OJK dan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Berikut adalah daftar lengkapnya.

Apa saja syarat pengajuan asuransi jiwa?

Tidak ada persyaratan khusus untuk mengajukan asuransi jiwa. Syarat asuransi jiwa utama yang diperlukan untuk daftar asuransi jiwa yaitu kelengkapan dokumen seperti:

  • Formulir pengajuan asuransi jiwa
  • Salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Akta keluarga
  • Akta kelahiran
  • Bukti pembayaran premi pertama

Selain itu, umumnya asuransi tradisional atau murni untuk proteksi jiwa memberikan premi yang lebih murah jika kita membelinya pada usia 35 tahun. Pasalnya, tertanggung berusia di bawah 35 tahun dianggap memiliki risiko rendah untuk menderita gangguan kesehatan. 

Terdapat juga ketentuan batas maksimal usia tertanggung untuk asuransi jiwa, yaitu sekitar 55-70 tahun. Pastikan usia orang yang ingin dijamin tidak melebihi batas tersebut.

Apa itu Asuransi Jiwa KPR?

Asuransi Jiwa KPR adalah salah satu polis asuransi yang memiliki manfaat pertanggungan membebaskan membebaskan ahli waris dari segala kewajiban yang ditinggalkan tertanggung ketika meninggal dunia. Polis asuransi ini juga menjadi kepastiaan untuk pihak bank apabila peminjam KPR tertanggung meninggal dunia. Salah satu contohnya adalah Asuransi Jiwa BTN, Asuransi Jiwa BCA dan lain-lain.

Apa saja contoh polis asuransi jiwa?

Agar lebih memahami tentang pengertian asuransi jiwa dan contohnya, pahami dulu isinya. Berikut adalah poin-poin yang dibahas dalam dokumen polis.

Ringkasan polis

Ringkasan polis adalah lembar yang menunjukkan data-data perjanjian polis, yang terdiri dari:

  • Nama pemegang polis, nama tertanggung, dan nama yang ditunjuk menerima manfaat atau wakil ahli waris.
  • Macam dan manfaat pertanggungan dan tambahannya jika ada.
  • Rincian premi yang harus dibayar oleh pemegang polis dan biaya-biaya lainnya.
  • Daftar nilai tunai yang dijamin (jika ada).

Ketentuan umum dan khusus

Meskipun panjang, bagian ini tidak boleh kita lewatkan dalam mempelajari polis. Alasannya, ketentuan umum dan khusus akan menentukan kelancaran proses klaim di masa depan. Isinya:

  • Tanggal mulai dan akhir berlakunya pertanggungan.
  • Cara pembayaran premi.
  • Tenggang waktu (grace period) pembayaran Premi atau Kontribusi.
  • Manfaat apa saja yang dipertanggungkan.
  • Pengecualian dari manfaat yang dipertanggungkan.
  • Kurs yang digunakan untuk pembayaran premi asuransi dengan mata uang asing dan manfaat yang dikaitkan dengan mata uang rupiah.
  • Waktu diterimanya pembayaran Premi atau Kontribusi.
  • Kebijakan yang ditetapkan perusahaan apabila pembayaran premi dilakukan melewati tenggang waktu yang disepakati. Misalnya denda atau polis lapse.
  • Periode di mana saat perusahaan tidak dapat meninjau ulang keabsahan kontrak asuransi (incontestable period) pada produk asuransi jangka panjang.
  • Tabel nilai tunai, bagi produk asuransi yang dipasarkan oleh perusahaan asuransi jiwa yang mengandung nilai tunai.
  • Perhitungan dividen polis asuransi atau yang sejenis sesuai dengan jenis produknya.
  • Klausula penghentian pertanggungan, baik dari perusahaan maupun dari pemegang polis, tertanggung, atau peserta, termasuk syarat dan penyebabnya.
  • Syarat dan tata cara pengajuan klaim, termasuk bukti pendukung yang relevan dan diperlukan dalam pengajuan klaim.
  • Tata cara penyelesaian dan pembayaran klaim.
  • Klausula penyelesaian perselisihan yang antara lain memuat mekanisme penyelesaian di dalam pengadilan maupun di luar pengadilan dan pemilihan tempat kedudukan penyelesaian perselisihan

Untuk bagian ketentuan khusus, umumnya berbeda-beda setiap perusahaan. Biasanya dapat berupa biaya yang harus dibayar oleh pemegang polis, syarat pengecualian, dan lain-lain.

Salinan formulir pendaftaran

Saat mendaftar asuransi jiwa, tentu kita harus mengisi formulir pendaftaran dulu dan nantinya akan dilampirkan dalam dokumen polis.

Untuk apa asuransi jiwa?

Asuransi jiwa sangat dibutuhkan oleh banyak orang sebagai bentuk perlindungan atas timbulnya risiko finansial atau kehilangan pendapatan akibat adanya kematian anggota keluarga (tertanggung) yang tidak terduga. Terlebih tertanggung tersebut menjadi sumber nafkah bagi keluarga. Tentunya dengan adanya asuransi jiwa akan terhidar dari risiko finansial tidak sehat akibat kematian atau kehilangan yang berhubungan dengan jiwa seseorang.

apa saja jenis asuransi jiwa seumur hidup?

Bagi Anda yang ingin membeli produk asuransi jiwa seumur ada beberapa jenis yang bisa jadi pilihannya. Berikut adalah 4 dari5 jenis produk asuransi jiwa seumur hidup selengkapnya.

  • Polis jiwa seumur hidup pembayaran terbatas (limited-payment whole life insurance)
    4 dari 5 jenis produk asuransi jiwa seumur hidup adalah polis dengan pembayaran terbatas.Yang artinya Anda cukup membayar premi asuransi dalam jangka waktu ataupun usia tertentu. Tapi akan mendapatkan proteksi seumur hidup.
  • Polis jiwa seumur hidup langsung (straight life policy)
    Artinya Anda sebagai pemegang polis akan membayar premi asuransi hingga tertanggung meninggal dunia atau hingga berusia 100 tahun. Natinya, selama periode polis tersebut berlangsung nasabah akan mendapatkan jumlah uang pertanggungan dasar sesuai ketentuan.
  • Polis tidak berpartisipasi
    Selanjutnya, adalah asuransi jiwa seumur hidup jenis polis tidak berpartisipasi. Artinya, ketika tertanggung meninggal dunia, ahli waris akan mendapatkan uang pertanggungan dalam julmah yang terbatas. Selain itu, perusahaan asuransi juga tidak menambahkan unsur bonus.
  • Polis berpartisipasi
    Jenis polis asuransi seumur hidup ketika polis berpartisipasi artinya, ketika tertanggung mengeluarkan premi tambahan untuk mendapatkan proteksi maka akan mendapatkan manfaat nilai bonus. Namun besar kecilnya manfaat nilai bonus tidak pasti, sebab tergantung dari perusahaan asuransi terkait.
Berapa biaya Asuransi Allianz?

Biaya Asuransi Allianz sebenarnya bervariasi sesuai dengan polis yang diambil oleh nasabah. Umumnya harga premi Asuransi Allianz ditentukan dari profil nasabah dan polis yang diambil. Tapi untuk kisaran biaya Asuransi Allianz umumnya adalah Rp300 ribu/bulan. Namun, Anda bisa melakukan perhitungan besaran premi Asuransi Allianz untuk berbagai produk hanya dengan mengisi formulir di atas!

Apakah premi asuransi jiwa bisa dikembalikan?

Untuk premi asuransi jiwa murni sebenarnya tidak bisa dikembalikan. Namun ketika pemegang polis (tertanggung) tersebut meninggal, maka bisa dicairkan. Sementara untuk premi asuransi jiwa bisa dikembalikan adalah ketika nasabah memiliki asuransi jiwa ROP (asuransi jiwa pengembalian premi). Asuransi Jiwa ROP adalah produk asuransi yang akan mengembalikan premi nasabah setelah masa pertanggungan berakhir. Tapi sayangnya tidak semua asuransi jiwa menawarkan manfaat ini. Dan ketika ada, premi yang harus dibayarkan cukup mahal.

Apa itu asuransi jiwa dan kesehatan?

Asuransi jiwa dan kesehatan adalalah polis asuransi yang memberikan manfaat pertanggungan sekaligus yaitu santunan meninggal dunia sekaligus biaya perawatan rumah sakit. Contoh polis asuransi jiwa dan kesehatan adalah Asuransi Allianz PASTI.

Apa itu BCA Life Hospin?

BCA Life Hospin adalah salah satu produk Asuransi dari BCA Life. Produk ini merupkan BCA Life Health protection yang merupakan asuransi kesehatan kumpulan. Produk asuransi ini ditujukan untuk perusahaan untuk perlindungan kesehatan bagi karyawan dan keluarganya. Biasanya manfaat pertanggungan yang diberikan meliputi penggatian rawat inap.

Cara menghitung premi asuransi jiwa

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi besaran premi asuransi jiwa individu maupun kelompok. Silakan tab premi untuk mengetahui faktor yang perlu diperhatikan sebelum menetapkan jumlah premi agar mendapatkan produk asuransi jiwa terbaik dan murah.

Apakah asuransi jiwa bisa dicairkan?

Pengembalian premi asuransi tergantung pada jenis produknya. Untuk asuransi jiwa berjangka, uang premi akan hangus kalau tidak ada klaim. Sementara itu, pada produk whole life dan asuransi jiwa dwiguna, premi bisa dicairkan setelah masa asuransi habis.  

Sementara itu, uang pertanggungan pasti bisa dicairkan, yaitu pada saat tertanggung meninggal atau mengalami cacat tetap total.

Kapan manfaat asuransi jiwa dibayarkan?

Manfaat asuransi jiwa umumnya dibayarkan apabila terjadi klaim (tertanggung meninggal dunia) atau masa polis sudah selesai. Ada juga asuransi jiwa yang bisa memberikan manfaat di luar dua waktu tersebut, misalnya asuransi jiwa endowment atau dwiguna. 

Apa saja yang pengecualian dalam asuransi jiwa?

Beberapa perusahaan asuransi memiliki persyaratan tertentu terkait dengan klaim asuransi. Ada penyebab kematian yang bisa membatalkan klaim. Peraturan ini dibuat agar kita lebih berhati-hati. 

Beberapa pengecualian dalam klaim, antara lain karena penyebab bunuh diri, olahraga ekstrem, overdosis narkotika, HIV/AIDS, kecurangan klaim, vonis hukuman mati, dan data tidak sesuai.

Prosedur pembatalan asuransi jiwa

Membatalkan asuransi jiwa perlu persiapan yang matang, terutama soal dokumen-dokumen persyaratannya, di antaranya:

  1. Fotokopi KTP untuk Warga Negara Indonesia (WNI) atau Passport & KITAS untuk Warga Negara Asing (WNA) dari Pemegang Polis yang masih berlaku. 
  2. Fotokopi Buku tabungan jika rekening yang digunakan berbeda dengan rekening pendebetan. Catatan: Jika rekening yang digunakan bukan atas nama Pemegang Polis, maka harus melampirkan dokumen pendukung yang menunjukan hubungan pemilik rekening dengan Pemegang Polis. Contohnya: Fotokopi akte kelahiran atau fotokopi kartu keluarga jika rekening awal bukan atas nama pemegang polis.

Berikut beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk membatalkan polis asuransi jiwa:

  • Menghubungi agen asuransi. Langkah ini khusus bagi nasabah yang membeli lewat agen asuransi. Hubungi agen tersebut dan ajukan permohonan pembatalan asuransi. Nantinya agen tersebut akan menyampaikan pengajuan tersebut kepada perusahaan.
  • Datang ke kantor pusat atau cabang asuransi. Bawa dokumen yang menjadi persyaratan asuransi jiwa dan datanglah ke bagian customer service untuk mengajukan permohonan.
  • Mengirimkan pengajuan lewat surat elektronik (e-mail). Saat ini semua lebih mudah karena semua orang sudah terhubung ke internet. Bahkan dalam mengajukan penutupan asuransi pun kita bisa langsung saja mengirimkan permohonan lewat email ke penyedia asuransi masing-masing.
  • Menghubungi customer service (CS). Apabila ingin lebih praktis, kontak CS perusahaan asuransi dan ajukan permohonan melalui telepon.
Punya banyak polis asuransi, pentingkah?

Memiliki beberapa polis asuransi dalam satu waktu ada kelebihan dan kekurangannya sendiri. Tentu saja hal ini berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan setiap orang. Berikut rangkumannya.

Kelebihan

  • Bisa mendapatkan berbagai jenis manfaat dari berbagai polis yang berbeda. 
  • Bisa mendapatkan perlindungan lebih yang disesuaikan dengan waktu pertanggungan (jangka panjang atau jangka pendek). 
  • Jika membeli beberapa polis dari satu brand biasanya akan mendapatkan diskon premi.

Kekurangan

  • Bagi sebagian orang, memiliki banyak polis cukup membingungkan, karena harus mempelajarinya satu per satu.
  • Harus membayar banyak biaya yang dikenakan dari beragam polis tersebut.
Apakah asuransi jiwa termasuk riba?

Menurut fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) 21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah berkesimpulan bahwa asuransi merupakan upaya saling melindungi dan tolong menolong antara sejumlah orang dalam bentuk aset bersama dengan tujuan memberikan pengembalian kepada salah satu anggota yang mengalami risiko tertentu yang dijalankan sesuai dengan akad dan prinsip syariat. 

Kesimpulannya, jika asuransi dijalankan sesuai dengan prinsip syariah, maka hukumnya halal sesuai yang difatwakan oleh para ulama MUI. Sehingga tertanggung bisa memilih asuransi jiwa syariah.

Apakah asuransi jiwa kena pajak?

Menurut UU Nomor 42 tahun 2009, asuransi tergolong Jasa Tidak Kena Pajak. Uang pertanggungan dan nilai tunai yang kita dapatkan tidak akan dikenakan pajak oleh negara. Bahkan jika  kita mendapat nilai tunai (pengembalian premi) 110 persen dari total setoran premi, tambahan 10 persen tersebut tetap tidak kena pajak. 

Namun, uang tersebut tetap harus kita laporkan dalam laporan pajak tahunan, tapi sebagai bagian dari harta yang kita miliki.

Seperti apa asuransi jiwa yang sehat?

Asuransi jiwa yang sehat dapat dipastikan dengan cara memeriksa laporan keuangan tahunannya. Perhatikan tabel “Rasio Solvabilitas” dan pastikan angka Rasio Pencapaian di atas 120 persen. Sebagai catatan, rasio tersebut biasa disebut dengan Risk Based Capital (RBC) yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi semua kewajiban termasuk membayar klaim.

Bagaimana cara membeli asuransi jiwa online?

Sekarang membeli asuransi jiwa tidak lagi sulit, karena sudah banyak platform yang menyediakan produk asuransi jiwa online terbaik, misalnya Lifepal. Sebagai ecommerce asuransi, Lifepal menyediakan banyak pilihan polis asuransi jiwa terbaik yang ada di Indonesia. 

Tidak hanya mudah, beli asuransi jiwa secara online di Lifepal jauh lebih hemat daripada melalui agen. Pasalnya, Anda bisa membandingkan polis dari berbagai perusahaan asuransi dengan mudah. Selain itu dapatkan juga diskon hingga 10 persen dari Lifepal.

Tidak hanya itu saja, Anda bisa mendapatkan konsultasi gratis dengan tim kami untuk mendapatkan produk asuransi sesuai kebutuhan. Penasaran? Yuk lakukan konsultasi dengan Tim kami dengan cara mengisi formulir di atas!

Apa itu biaya asuransi jiwa?

Biaya asuransi jiwa adalah besaran premi yang harus dibayarkan oleh nasabah setiap bulan ketika membeli polis asuransi jiwa. Untuk besaran biaya asuransi jiwa individu ataupun kelompok antara satu dan yang lain juga berbeda. Hal ini disebabkan faktor penentuan harga premi asuransi jiwa berdasarkan profil nasabah, tipe asuransi dan lain-lain. Agar Anda bisa mengetahui besaran harga premi yang harus dikeluarkan ketika membeli Asuransi Jiwa, silakan tab di sini untuk membandingkan polis.

Istilah dalam Asuransi Jiwa
  • Agen asuransi: Agen asuransi adalah orang yang bekerja sendiri atau bekerja pada badan usaha, yang bertindak untuk dan atas nama Perusahaan Asuransi atau Perusahaan Asuransi Syariah dan memenuhi persyaratan untuk mewakili Perusahaan Asuransi atau Perusahaan Asuransi Syariah memasarkan produk asuransi atau produk asuransi syariah. 
  • Ahli waris: Nama orang yang tercantum dalam polis untuk menerima santunan apabila terjadi kematian pada Tertanggung.
  • Ajudikasi: Tahap penyelesaian dalam konflik asuransi yang bakal menentukan apakah klaim diterima atau ditolak.
  • Aktuaria: Ilmu yang menggunakan matematika, statistika, dan keuangan untuk memperhitungkan risiko yang akan timbul di masa depan.
  • Anuitas: Pembayaran berkala yang dilakukan perusahaan asuransi pada waktu tertentu
  • Bancassurance: Produk asuransi yang dipasarkan melalui bank untuk menyasar konsumen nasabah bank.
  • Batas potong atau ekses: Biaya yang harus dibayar oleh nasabah asuransi apabila biaya rumah sakit melebihi limit yang ditentukan perusahaan asuransi.
  • Biaya administrasi: Biaya yang dibayarkan untuk keperluan administrasi. 
  • Biaya akuisisi: Biaya yang dikeluarkan pada saat penerbitan polis.
  • Biaya top up: Biaya yang dikeluarkan oleh pemegang polis pada saat membayar premi berkala, atau mengisi saldo nilai tunai pada asuransi jiwa whole life dan unit link.
  • Contestable period: Dikenal dengan sebutan masa percobaan, yakni periode (dua tahun) penanggung berhak mempertanyakan atau menyelidiki kebenaran informasi/data yang diberikan Tertanggung atau Pemegang Polis. Dalam surat aplikasi untuk menentukan keputusan selanjutnya atas kontrak polis tersebut.
  • Cuti premi: Fitur yang memungkinkan nasabah asuransi berhenti membayar polis dalam beberapa waktu tertentu.
  • Dana investasi: Dalam unit link, dana investasi adalah premi yang dibayarkan setelah dipotong dengan biaya asuransi dan biaya lainnya.
  • Endowment plan: Produk asuransi yang memiliki dua manfaat, yaitu asuransi dan tabungan. Biasanya ada pada jenis asuransi jiwa.
  • Explanation of benefits: Penjelasan tentang manfaat dari asuransi yang dikirimkan dari perusahaan ke nasabah asuransi.
  • Field underwriting: Proses seleksi akan risiko yang dimiliki oleh nasabah asuransi.
  • Flat rate: Pembayaran premi yang sama rata sejak daftar hingga masa asuransi berakhir.
  • Free-look period: Waktu yang diberikan perusahaan kepada nasabah untuk mempelajari polis, biasanya 14 hari sejak polis terbit. Dalam periode ini, nasabah dapat membatalkan perjanjian dan tidak perlu keluar biaya pembatalan.
  • Grace period: Masa tenggang dalam pembayaran premi asuransi, yaitu 30 hari sejak tanggal jatuh tempo.
  • Harga unit: Hasil yang didapatkan dari investasi ditambah dengan nilai aset.
  • Ilustrasi polis: Perkiraan manfaat yang akan didapatkan oleh nasabah, biasanya menggunakan kasus atau simulasi.
  • Investment-linked plan: Investment-linked plan adalah program asuransi yang dikaitkan dengan investasi. Premi yang dibayarkan untuk membeli manfaat proteksi asuransi jiwa. Plus membeli unit dalam suatu portofolio dana investasi. Harga unit-unit akan tergantung pada kinerja investasi dana.
  • Jaminan perlindungan: Jaminan yang diberikan perusahaan asuransi kepada pemegang polis agar ia bisa membeli asuransi tambahan tanpa melalui proses seleksi lagi.
  • Kedaluwarsa (lapse): Hilangnya manfaat/jaminan perlindungan polis yang disebabkan karena pembayaran premi terhenti. 
  • Klaim: Klaim asuransi adalah pengajuan resmi kepada perusahaan asuransi untuk meminta pembayaran. Selanjutnya perusahaan harus membayarkan nilainya kepada pihak tertanggung. 
  • Klaim akhir kontrak: Pengajuan klaim pada akhir masa asuransi, biasanya klaim yang diajukan berupa pengembalian premi atau nilai tunai.
  • Klaim tertunda: Klaim yang telah diajukan namun belum dapat dipenuhi atau dibayar oleh perusahaan asuransi.
  • Klausul: Pasal dalam dokumen polis yang harus dipatuhi oleh nasabah maupun perusahaan asuransi.
  • Lapse notification: Istilah dalam asuransi yang menunjukkan pemberitahuan secara tertulis dari penanggung kepada pemegang polis jika polis hangus.
  • Masa tenggang: Batas akhir pembayaran premi yang harus dilakukan nasabah asuransi. 
  • Masa tunggu: Masa tidak adanya pembayaran premi karena suatu sebab.
  • Maturity date (tanggal jatuh tempo): Tanggal yang telah disetujui pada saat suatu perusahaan asuransi membayarkan sejumlah tunai uang.
  • Minor: Seseorang yang masih di bawah umur, yaitu di bawah 21 tahun dan belum menikah.
  • Nilai tunai (cash value): Sejumlah uang yang terdapat pada program asuransi yang bisa Anda klaim dalam jangka waktu tentu sesuai kesepakatan.
  • Objek asuransi: Objek asuransi adalah jiwa dan raga, kesehatan manusia, tanggung jawab hukum, benda dan jasa, serta semua kepentingan lainnya yang dapat hilang, rusak, rugi, dan/atau berkurang nilainya.
  • Occupational risk/hazard: Risiko yang berasal dari pekerjaan pemegang polis.
  • Payor: Pihak yang membayar premi, atau pemegang polis.
  • Pemegang polis: Pemegang polis adalah pihak yang mengikatkan diri berdasarkan perjanjian dengan perusahaan asuransi, untuk mendapatkan perlindungan atau pengelolaan atas risiko bagi dirinya, tertanggung, atau peserta lain.
  • Penanggung: pihak yang memberikan jaminan terhadap objek yang diasuransikan, atau perusahaan asuransi.
  • Peserta asuransi: Pihak yang menghadapi risiko sebagaimana diatur dalam perjanjian Asuransi Syariah atau perjanjian reasuransi syariah.
  • Pinjaman Premi Otomatis/Automatic Premium Loan (APL): Pinjaman polis otomatis yang diambil dari Nilai Tunai Polis (selama Nilai Tunai mencukupi), untuk melunasi premi yang belum dibayar sampai akhir masa keleluasaan (tidak berlaku untuk Polis Asuransi Jiwa Unit Link).
  • Policy lapse (polis lewat waktu): Penghentian penanggungan asuransi, sebagai akibat dari tidak dibayarnya premi-premi.
  • Polis asuransi jiwa: Polis asuransi jiwa adalah kontrak tertulis antara perusahaan asuransi dengan nasabah. Isinya adalah pengalihan risiko, jenis risiko yang ditanggung hingga jangka waktu perlindungan diberikan. 
  • Pre-existing condition: Pre-existing condition adalah kondisi di mana calon nasabah asuransi pernah atau sedang menderita penyakit tertentu, sehingga tidak bisa mendaftarkan diri pada asuransi.
  • Premi atau kontribusi: Sejumlah uang yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi atau perusahaan reasuransi dan disetujui oleh pemegang polis. Uang untuk dibayarkan berdasarkan perjanjian asuransi atau perjanjian reasuransi. Atau sejumlah uang yang ditetapkan, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mendasari program asuransi wajib untuk mendapatkan manfaat. 
  • Reasuransi: Produk keuangan di mana perusahaan asuransi mengasuransikan kembali (reasuransi) risiko yang dimilikinya, yaitu klaim nasabah.
  • Regular Premium Policy (Polis Premi Reguler): Suatu polis yang menghendaki pembayaran premi secara berkala, sebagai contoh, bulanan, setiap empat bulan, setiap enam bulan atau tahunan.
  • Rider atau asuransi tambahan: Produk tambahan dari asuransi untuk menambah pertanggungan dari manfaat utama yang sudah ada. Rider juga bisa menanggung pertanggungan yang dikecualikan pada polis utama.
  • Risk Based Capital: Rasio (rasio solvabilitas) untuk mengukur kesehatan dan keamanan finansial perusahaan asuransi. Ukurannya berdasarkan kemampuan modal mereka untuk menutup seluruh kerugian yang ada.
  • Secondary benefit: Manfaat yang didapatkan nasabah asuransi di luar manfaat utama, biasanya berupa layanan ambulans pada asuransi kesehatan atau layanan derek pada asuransi mobil.
  • Single Premium Policy (polis dengan premi sekali bayar): Suatu polis yang hanya menghendaki sekali pembayaran premi yang dilakukan di muka.
  • Sum Assured (jumlah uang pertanggungan): Jumlah uang jaminan yang dipertanggungkan kepada pemegang polis.
  • Surrender: Permintaan tertulis dari pemegang polis untuk membatalkan kerja sama dalam polis.
  • Tertanggung: Pihak yang menghadapi risiko sebagaimana diatur dalam perjanjian Asuransi atau perjanjian reasuransi.
  • Underwriting: Underwriting adalah proses mengidentifikasi dan menyeleksi risiko dan mengelompokkan tingkat risiko dari calon nasabah asuransi. Underwriting dinilai penting sebagai gambaran jumlah premi yang harus dibayarkan.
  • Uang pertanggungan (face amount): Uang pertanggungan yang tercantum pada halaman polis yang akan dibayar apabila terjadi kematian atau penyebab klaim lainnya. Dibayarkan pada saat masa pertanggungan berakhir sesuai dengan jenis asuransi yang diambil. Tidak termasuk jumlah tambahan yang akan dibayarkan untuk ketentuan khusus lainnya.
Dapatkan Promo